- Tabrakan Kereta Di Stasiun Bekasi Timur
- Ratusan Tokoh Hadiri Halal Bihalal Lintas Agama di Kebon Jeruk, Semangat Kebhinekaan Menguat
- Lima Tuntutan Ojol: Negara Absen, Platform Panen
- RDF Rorotan dan Ilusi Keseriusan Jakarta Mengurus Sampah
- SPPI KB DPC Cikarang Gelar Sosialisasi PKB PT Pos Indonesia 2025-2027 di Cisarua Bogor, Pererat Soliditas Pengurus
- Ketua Umum Gerakan Dapur Indonesia Nofalia Heikal Safar Lakukan Ekspansi Bisnis Berkunjung Ke China
- Menkop Dorong KSP TLM Indonesia Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Dengan KDKMP
- Kebijakan Adv Kominfo Sidoarjo Disorot, Media Lokal Pertanyakan Transparansi Seleksi
- Rekan Indonesia Apresiasi Ketegasan Pemkot Jakpus Mencegah Pangan Berbahaya dari Sungai Kota
- Bank Jakarta Salurkan Bantuan bagi Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Tabrakan Kereta Di Stasiun Bekasi Timur
Commuter Line Dihantam Kereta Esekutif Dari Belakang

Keterangan Gambar : Ilustrasi Tabrakan Kereta Dan Kesedihan Korban
BEKASI— Malam yang semula berjalan biasa di lintasan timur berubah menjadi kabar duka.
Insiden kecelakaan terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. Sebuah KRL CommuterLine yang sedang berhenti di jalur 1 arah Cikarang mendadak ditabrak dari belakang oleh Kereta Rel Diesel (KRD) jarak jauh yang datang dari arah barat dan masuk ke jalur yang sama.
Benturan tak terhindarkan. Bagian belakang CommuterLine hancur, menyisakan kepanikan di dalam gerbong. Penumpang yang sebelumnya hanya ingin pulang, mendadak harus berhadapan dengan situasi darurat.
Baca Lainnya :
- Buka Puasa Alumnus PRD Jabodetabek0
- Mobil MBG Seruduk Siswa SDN 01 Cilincing, Belasan Anak Luka-Luka0
“Kami semua langsung dievakuasi oleh petugas,” ujar Heri, salah satu penumpang selamat, menggambarkan detik-detik setelah kejadian.
Hingga pukul 21.50 WIB, proses evakuasi masih berlangsung. Petugas bersama warga bahu-membahu mengevakuasi penumpang. Sejumlah korban mengalami luka-luka, bahkan ada yang ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Untuk penanganan lebih lanjut, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melalui Kantor SAR Jakarta dan Unit Siaga SAR Bekasi telah mengerahkan personel ke lokasi. “Kami belum ada data korban. Tim masih dalam perjalanan menuju lokasi untuk membantu evakuasi dan pencarian,” kata Humas SAR Jakarta, Ramli Prasetio. Pengerahan tim khusus juga masih dimungkinkan sesuai kebutuhan di lapangan.
Malam itu, rel bukan sekadar jalur perjalanan. Ia menjadi ruang darurat, tempat kepanikan, harapan, dan upaya penyelamatan berjalan bersamaan. Sementara itu, jumlah korban dan penyebab pasti kejadian masih menunggu pendataan lebih lanjut.
_-_Copy.png)





_(1).png)



