- Gus Nuril Serahkan Tongkat Nagasari kepada Gus Radit, Simbol Estafet Kepemimpinan PBM
- FLOQ dan Telkomsel Jajaki Perluasan Akses Aset Digital
- Kementerian PU Bersama PTPP Tangani 31 Titik Longsoran di Sumatera Utara, Progres Lampaui Target
- BRI Region 6 Gelar Pengajian Jumat Rutin, Perkuat Keimanan dan Silaturahmi Pekerja
- Kredit BNI Tembus Rp992,5 Triliun, Pengguna wondr by BNI Capai 16,6 Juta
- BRI BO Wonosari Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan bagi Nasabah Pensiunan
- Presscon Tomohon Jazz Festival 2026
- BRI BO Yogyakarta Cik Ditiro Dorong Digitalisasi UMKM Pasar Kranggan Melalui QRIS, Transaksi Belanja Makin Praktis
- Rizky Ridho Kritik Rumput JIS: Sulit Kejar Target Juara
- Rekan Indonesia: Isu BPJS Diganti Klinik Kopdes Tidak Benar
Tabrakan Kereta Di Stasiun Bekasi Timur
Commuter Line Dihantam Kereta Esekutif Dari Belakang

Keterangan Gambar : Ilustrasi Tabrakan Kereta Dan Kesedihan Korban
BEKASI— Malam yang semula berjalan biasa di lintasan timur berubah menjadi kabar duka.
Insiden kecelakaan terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. Sebuah KRL CommuterLine yang sedang berhenti di jalur 1 arah Cikarang mendadak ditabrak dari belakang oleh Kereta Rel Diesel (KRD) jarak jauh yang datang dari arah barat dan masuk ke jalur yang sama.
Benturan tak terhindarkan. Bagian belakang CommuterLine hancur, menyisakan kepanikan di dalam gerbong. Penumpang yang sebelumnya hanya ingin pulang, mendadak harus berhadapan dengan situasi darurat.
Baca Lainnya :
- Buka Puasa Alumnus PRD Jabodetabek0
- Mobil MBG Seruduk Siswa SDN 01 Cilincing, Belasan Anak Luka-Luka0
“Kami semua langsung dievakuasi oleh petugas,” ujar Heri, salah satu penumpang selamat, menggambarkan detik-detik setelah kejadian.
Hingga pukul 21.50 WIB, proses evakuasi masih berlangsung. Petugas bersama warga bahu-membahu mengevakuasi penumpang. Sejumlah korban mengalami luka-luka, bahkan ada yang ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Untuk penanganan lebih lanjut, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melalui Kantor SAR Jakarta dan Unit Siaga SAR Bekasi telah mengerahkan personel ke lokasi. “Kami belum ada data korban. Tim masih dalam perjalanan menuju lokasi untuk membantu evakuasi dan pencarian,” kata Humas SAR Jakarta, Ramli Prasetio. Pengerahan tim khusus juga masih dimungkinkan sesuai kebutuhan di lapangan.
Malam itu, rel bukan sekadar jalur perjalanan. Ia menjadi ruang darurat, tempat kepanikan, harapan, dan upaya penyelamatan berjalan bersamaan. Sementara itu, jumlah korban dan penyebab pasti kejadian masih menunggu pendataan lebih lanjut.
_-_Copy.png)









_(1).png)
