- Angkat Jejak Sejarah Jalan Pos dan KAA, Bandung Siapkan Forum Kota Pusaka Indonesia 2027
- Meneladani Akhlak Nabi untuk Jakarta yang Beradab dan Indonesia yang Bersatu
- Analisa KOMRAD 98, 27 Agustus 2026: Menanti Gelombang Besar Perlawanan Masyarakat.
- Teh Java Preanger Dilirik Investor Belanda di KKI 2026
- Wali Kota Munjirin Tinjau Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati, Dorong Penataan Kawasan
- Mengenal Joe Thunder, Sang \"Seribu Wajah\" Yang Menjadi Mentor Di Balik Layar Magis Indonesia
- Gus Ipul Pastikan Kemensos Tangani Korban Kebakaran Kampung Adat Sade
- Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 91 Orang, Ancaman Penyakit Mulai Mengintai Pengungs
- 1.660 Warga Ramaikan Fun Run HUT RI di Jakarta Barat
- Bangkit dari Mati Suri, Karang Taruna RW 09 Kalibata Gelar Pesta Kemerdekaan Meriah pada 29 Agustus 2026
Tabrakan Kereta Di Stasiun Bekasi Timur
Commuter Line Dihantam Kereta Esekutif Dari Belakang

Keterangan Gambar : Ilustrasi Tabrakan Kereta Dan Kesedihan Korban
BEKASI— Malam yang semula berjalan biasa di lintasan timur berubah menjadi kabar duka.
Insiden kecelakaan terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. Sebuah KRL CommuterLine yang sedang berhenti di jalur 1 arah Cikarang mendadak ditabrak dari belakang oleh Kereta Rel Diesel (KRD) jarak jauh yang datang dari arah barat dan masuk ke jalur yang sama.
Benturan tak terhindarkan. Bagian belakang CommuterLine hancur, menyisakan kepanikan di dalam gerbong. Penumpang yang sebelumnya hanya ingin pulang, mendadak harus berhadapan dengan situasi darurat.
Baca Lainnya :
- Buka Puasa Alumnus PRD Jabodetabek0
- Mobil MBG Seruduk Siswa SDN 01 Cilincing, Belasan Anak Luka-Luka0
“Kami semua langsung dievakuasi oleh petugas,” ujar Heri, salah satu penumpang selamat, menggambarkan detik-detik setelah kejadian.
Hingga pukul 21.50 WIB, proses evakuasi masih berlangsung. Petugas bersama warga bahu-membahu mengevakuasi penumpang. Sejumlah korban mengalami luka-luka, bahkan ada yang ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Untuk penanganan lebih lanjut, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melalui Kantor SAR Jakarta dan Unit Siaga SAR Bekasi telah mengerahkan personel ke lokasi. “Kami belum ada data korban. Tim masih dalam perjalanan menuju lokasi untuk membantu evakuasi dan pencarian,” kata Humas SAR Jakarta, Ramli Prasetio. Pengerahan tim khusus juga masih dimungkinkan sesuai kebutuhan di lapangan.
Malam itu, rel bukan sekadar jalur perjalanan. Ia menjadi ruang darurat, tempat kepanikan, harapan, dan upaya penyelamatan berjalan bersamaan. Sementara itu, jumlah korban dan penyebab pasti kejadian masih menunggu pendataan lebih lanjut.
_-_Copy.png)









_(1).png)
