- Lebaran Kukusan Bidik Rekor MURI 2027, Pawai Rantangan Jadi Andalan
- RDF: Ilusi Teknologi di Tengah Krisis Sampah
- Menkop Bersama Menko PM Bahas Penguatan Kopdes Merah Putih Menjadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat
- FSPMKI dukung pemogokan dokter Spesialis di Belu NTT : Bupati Belu jangan Baper !
- Mendag Busan Resmikan Pasar Tematik Industri Sidayu di Gresik: Perkuat Ekonomi Rakyat Berbasis Wisata dan Budaya
- PRSI Audiensi dengan BRIN, Perkuat Arah dan Kolaborasi Nasional
- Robotika untuk Negeri Hadir di Padang, Cetak Generasi Inovator dari MAN 1 Kota Padang
- Pengamat Sebut Posisi AS dan Israel Terdesak, Iran Pegang Kendali di Selat Hormuz.
- Terungkap! Kisah Perselingkuhan Suami dalam, Dalam Sujudku, Istri Pilih Bersujud di Tengah Luka
- Ketergantungan Impor Picu Krisis Plastik, Pemerintah Dorong Bioplastik Lokal
Dua Tim Robotik SD Wakili Merah Putih di All Japan Robot Sumo Tournament 2025
INDONESIA GOES TO TOKYO 6-7 DESEMBER 2025
_(1).png)
Keterangan Gambar : Tim Robotik SD Wakili Merah Putih di All Japan Robot Sumo Tournament 2025
BERNUSA.COM: Jakarta - Di bawah koordinasi Dandy Cahyo Purnomo, M.Eng., Coordinator of Indonesian Robotics Team sekaligus peneliti dan pengajar di bidang robotika, Indonesia kembali menapaki panggung robotik dunia. Dua tim robotik pelajar sekolah dasar akan mewakili Merah Putih pada All Japan Robot Sumo Tournament 2025 yang digelar di arena legendaris Ryōgoku Kokugikan, Tokyo, Jepang. Mereka adalah Tim Pudak WS47 dari SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik dan Tim T-REX dari SD Islam Al Azhar 35 Surabaya, masing-masing turun di kategori Autonomous dan Remote Control kelas 500 gram.
Berdasarkan sertifikat resmi panitia, Pudak_WS47 tercatat sebagai country representative untuk kategori Autonomous 500 gram dengan robot bernama “Supri”. Robot ini dioperasikan oleh Ahmad Abbyan Nabil Kurniawan, dengan Abdul Lathif sebagai pendamping yang mengawal persiapan teknis, administrasi, dan kebutuhan harian siswa selama berada di Tokyo. Dandy menjelaskan bahwa tim ini melalui proses pembinaan berjenjang, mulai dari pengenalan dasar robotika hingga pengujian berulang sebelum dinyatakan siap tampil di level internasional.

Baca Lainnya :
- Serayu Group Pendamping PT HAI CHENG.S.B Mitra Investor China Akan Tanam Dan Dirikan Pabrik Blok Bahan Baku Kayu Balsa Di Lampung Terbesar Di Dunia.0
- Kementan Fokus Modernisasi SDM, Penelitian UNM Ungkap Kelemahan Evaluasi Pelatihan Teknis0
- Pemberitaan Tempo Sejalan dengan Kepentingan Mafia Pangan, Sekutukah?0
- Pencarian Korban Longsor Cibeunying Hari Ke-4: Bantuan Unit K-9 Percepat Penemuan Korban, Total 13 Orang Ditemukan0
- Pengamat pangan Debi Syahputra: Putusan PN Jaksel Fakta Fitnah Tempo Soal Pembungkaman Pers Tidak Terbukti0
Di kategori Remote Control 500 gram, Indonesia diwakili Tim T-REX. Tim ini didaulat sebagai country representative dengan robot “RAPTOR” yang dikendalikan oleh Ahmad Bustan Al Raihan Syaiful Aziz. Ia didampingi Muchammad Syaiful Aziz yang berperan memastikan kesiapan mental, fokus bertanding, serta dukungan logistik di arena. Menurut Dandy, kombinasi penguasaan teknis dan pendampingan yang kuat di lapangan menjadi faktor penting agar tim mampu tampil stabil sepanjang kompetisi.
Skala dan reputasi All Japan Robot Sumo Tournament membuat keikutsertaan dua tim sekolah dasar ini terasa sangat istimewa. Pada gelaran Grand Final 2024, panitia mencatat peserta dari lebih dari dua puluh negara dengan ratusan tim yang datang dari berbagai belahan dunia. Lebih dari empat ratus robot turun berlaga di sejumlah kelas, termasuk kelas baru 500 gram, yang terseleksi dari puluhan turnamen resmi dan berbagai kualifikasi domestik. Para finalis yang menembus babak puncak berhak menyandang gelar kehormatan Yokozuna, gelar yang hanya diberikan kepada tim dengan konsistensi dan kualitas teknik di level tertinggi. Dandy menilai atmosfer seperti ini akan menjadi “laboratorium nyata” bagi para siswa untuk belajar sains dan teknologi secara langsung.

Untuk edisi 2025, rangkaian kegiatan dijadwalkan dimulai pada 4 Desember dengan kedatangan dan registrasi tim, disusul sesi uji coba robot serta resepsi penyambutan pada 5 Desember. Pertandingan resmi digelar pada 6 Desember, ketika enam belas tim terbaik mulai beradu strategi, kecepatan, dan kekuatan robot di arena. Puncaknya adalah Grand Final pada 7 Desember 2025 yang akan menentukan juara All Japan Robot Sumo Tournament tahun ini. Sejak jauh hari, Dandy telah menyiapkan program latihan, simulasi pertandingan, dan evaluasi rutin agar dua tim Indonesia terbiasa dengan ritme kompetisi yang padat.
Sebagai koordinator, Dandy Cahyo Purnomo, M.Eng. menekankan bahwa keberangkatan Tim Pudak WS47 dan Tim T-REX bukan sekadar upaya mengejar trofi. Ia memandang program ini sebagai bagian dari pembinaan jangka panjang untuk menunjukkan bahwa siswa sekolah dasar Indonesia mampu bersaing sejajar dengan negara-negara maju dalam bidang teknologi dan rekayasa. Melalui pengalaman ini, para peserta diharapkan membawa pulang tidak hanya hasil pertandingan, tetapi juga pelajaran tentang kedisiplinan, ketelitian, kerja sama tim, dan keberanian mengambil keputusan di bawah tekanan.
Dandy berharap kiprah dua tim ini di Tokyo dapat menjadi pemicu bagi semakin banyak sekolah di Indonesia untuk mengembangkan kegiatan robotika, sains, dan teknologi secara lebih serius. Dengan dukungan sekolah, orang tua, komunitas robotika, dan masyarakat luas, Tim Pudak WS47 dan Tim T-REX diharapkan dapat tampil percaya diri, menunjukkan performa terbaik, dan pulang membawa kabar membanggakan bagi Indonesia.
_-_Copy.png)








.jpg)