- FSPMKI dukung pemogokan dokter Spesialis di Belu NTT : Bupati Belu jangan Baper !
- Mendag Busan Resmikan Pasar Tematik Industri Sidayu di Gresik: Perkuat Ekonomi Rakyat Berbasis Wisata dan Budaya
- PRSI Audiensi dengan BRIN, Perkuat Arah dan Kolaborasi Nasional
- Robotika untuk Negeri Hadir di Padang, Cetak Generasi Inovator dari MAN 1 Kota Padang
- Pengamat Sebut Posisi AS dan Israel Terdesak, Iran Pegang Kendali di Selat Hormuz.
- Terungkap! Kisah Perselingkuhan Suami dalam, Dalam Sujudku, Istri Pilih Bersujud di Tengah Luka
- Ketergantungan Impor Picu Krisis Plastik, Pemerintah Dorong Bioplastik Lokal
- Langkah Nyata Pemerintah: Koperasi Desa Merah Putih Resmi Beroperasi di Mimika
- Perang Timur Tengah dan Perebutan Energi Dunia
- Kowapta Soroti Kinerja Jakpro: Ambisi Besar Dinilai Tak Sejalan dengan Akuntabilitas
Pencarian Korban Longsor Cibeunying Hari Ke-4: Bantuan Unit K-9 Percepat Penemuan Korban, Total 13 Orang Ditemukan

Keterangan Gambar : Proses operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban bencana tanah longsor di Desa Cibeunying
BERNUSA.COM, Cilacap,– Proses operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban bencana tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, telah memasuki hari keempat.
Upaya pencarian hari ini mendapatkan dukungan signifikan dari Unit K-9 (anjing pelacak), yang berhasil mempercepat penemuan sejumlah korban di lokasi terdampak.
Sejak pagi hari, tim gabungan SAR yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dan relawan, telah mengerahkan sembilan (9) ekor anjing pelacak dari berbagai instansi. Unit K-9 ini fokus menelusuri area yang tertimbun material lumpur tebal dan reruntuhan bangunan, yang menjadi tantangan utama bagi tim di lapangan.
Baca Lainnya :
Berkat kemampuan penciuman Unit K-9, tim SAR berhasil mengidentifikasi dan menemukan tambahan:
Dua (2) orang korban meninggal dunia yang teridentifikasi.
Dua (2) bagian tubuh yang belum teridentifikasi.
Dengan penemuan ini, total korban yang berhasil ditemukan hingga hari keempat operasi mencapai 13 orang.
Meskipun demikian, Kepala Posko SAR Gabungan lapangan menyatakan bahwa tim masih berjuang di tengah kondisi medan yang sulit dan cuaca yang belum sepenuhnya stabil.
"Kami bersyukur atas bantuan Unit K-9. Kehadiran mereka terbukti sangat krusial dan mempercepat proses di tengah medan yang berat. Meskipun demikian, kami masih terus berupaya keras karena sepuluh (10) korban lainnya masih dalam proses pencarian," ujarnya.
Operasi SAR akan terus dilakukan secara intensif dengan memprioritaskan keselamatan seluruh tim di lapangan serta memberikan harapan terbaik bagi keluarga korban yang menanti kabar dari sanak saudara mereka.(AS/BNI).
_-_Copy.png)






_(1).png)


.jpg)