- FLOQ dan Telkomsel Jajaki Perluasan Akses Aset Digital
- Kementerian PU Bersama PTPP Tangani 31 Titik Longsoran di Sumatera Utara, Progres Lampaui Target
- BRI Region 6 Gelar Pengajian Jumat Rutin, Perkuat Keimanan dan Silaturahmi Pekerja
- Kredit BNI Tembus Rp992,5 Triliun, Pengguna wondr by BNI Capai 16,6 Juta
- BRI BO Wonosari Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan bagi Nasabah Pensiunan
- Presscon Tomohon Jazz Festival 2026
- BRI BO Yogyakarta Cik Ditiro Dorong Digitalisasi UMKM Pasar Kranggan Melalui QRIS, Transaksi Belanja Makin Praktis
- Rizky Ridho Kritik Rumput JIS: Sulit Kejar Target Juara
- Rekan Indonesia: Isu BPJS Diganti Klinik Kopdes Tidak Benar
- BRI Region 11 Yogyakarta Hadirkan Promo Tiket K24 Run 2026 melalui BRImo
Angkat Jejak Sejarah Jalan Pos dan KAA, Bandung Siapkan Forum Kota Pusaka Indonesia 2027

Keterangan Gambar : Wali Kota Bandung Muhammad Farhan
BERNUSA.COM, Bandung — Pemerintah Kota Bandung mulai menyiapkan penyelenggaraan Forum Kota Pusaka Indonesia 2027. Forum tersebut akan menjadi momentum bagi Bandung untuk memperkenalkan kekayaan sejarah dan berbagai peninggalan penting kepada peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan kesiapan tersebut setelah mengikuti Forum Kota Pusaka di Kota Ternate, Maluku Utara, pada 26–30 Agustus 2026.
"Sebagai anggota Forum Kota Pusaka, kami pun akan menjadi tuan rumahnya tahun 2027," ujar Muhammad Farhan di Balai Kota Bandung, 24 Agustus 2026.
Baca Lainnya :
- Meneladani Akhlak Nabi untuk Jakarta yang Beradab dan Indonesia yang Bersatu0
- Teh Java Preanger Dilirik Investor Belanda di KKI 20260
- 1.660 Warga Ramaikan Fun Run HUT RI di Jakarta Barat0
- Bank Jakarta-ITB Teken MoU, Dorong Pendidikan dan SDM Adaptif Hadapi Masa Depan0
- GMNI DKI Jakarta Soroti Integrasi Koperasi Desa Merah Putih dengan Skema OMSP0
Menurut Farhan, Pemkot Bandung akan mulai menyusun berbagai program dan persiapan penyelenggaraan setelah rangkaian Forum Kota Pusaka di Ternate selesai dilaksanakan.
Forum Kota Pusaka Indonesia mempertemukan kabupaten dan kota yang memiliki kekayaan sejarah serta peninggalan penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Keberadaan forum ini menjadi wadah untuk memperkuat pelestarian sekaligus memperkenalkan warisan sejarah di masing-masing daerah.
Angkat Dua Momentum Sejarah Bandung
Farhan mengatakan Kota Bandung memiliki sejumlah jejak sejarah yang kuat dan dapat menjadi daya tarik dalam penyelenggaraan forum tingkat nasional tersebut.
Menurutnya, terdapat dua momentum penting yang membentuk identitas Bandung sebagai kota dengan sejarah yang memiliki pengaruh besar terhadap perjalanan Indonesia.
"Kalau Kota Bandung, jejak sejarah terkuatnya itu ada di dua momen, yaitu momen ketika dibangunnya Jalan Pos tahun 1801 dan momen saat kita mulai menjadi pusat diplomasi internasional tahun 1955," tuturnya.
Pembangunan Jalan Raya Pos pada awal abad ke-19 dan penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika (KAA) pada 1955 menjadi bagian penting dari sejarah Kota Bandung.
Kedua momentum tersebut nantinya dapat dikembangkan menjadi materi pengenalan sejarah dan identitas Kota Bandung dalam rangkaian Forum Kota Pusaka Indonesia 2027.
Pemkot Bandung juga memiliki modal berupa dokumentasi sejarah dan data mengenai berbagai peninggalan kota yang telah dihimpun oleh perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
Data tersebut akan menjadi bahan untuk menyusun materi yang informatif, sekaligus memperkenalkan karakter dan identitas Bandung kepada para peserta forum.
Jaringan Kota Pusaka
Farhan menyebut jaringan Kota Pusaka Indonesia saat ini mencatat sekitar 27 kabupaten dan kota. Namun, jumlah tersebut masih akan dilakukan verifikasi.
Penyelenggaraan Forum Kota Pusaka Indonesia 2027 di Bandung diharapkan tidak hanya menjadi agenda pertemuan antardaerah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen pelestarian sejarah dan warisan budaya.
Dengan kekayaan sejarah yang dimiliki, Bandung memiliki peluang untuk menjadikan forum tersebut sebagai sarana memperkenalkan perjalanan kota, mulai dari era pembangunan Jalan Raya Pos hingga perannya sebagai pusat diplomasi internasional melalui Konferensi Asia Afrika.(AS/BN).
_-_Copy.png)









_(1).png)
