- Perkuat Inovasi dan Layanan Digital, Bank Raya Perluas Percepatan Inklusi Keuangan Digital di Indonesia
- Ilhamsyah Buka Suara di Rakernas Jarnasindo: Indonesia Emas 2045 Harus Berpihak pada Rakyat dan Buruh
- Berikut Panduan Praktis Memulai Usaha bagi Pemula
- Sri Asih, Perempuan Tangguh di Balik Layanan AgenBRILink, Permudah Transaksi Warga Kutoarjo
- KAI Logistik Rampungkan Pengiriman 8 Unit KRL dari Banyuwangi ke Kalimas
- Gods within Her: Generasi Muda Vietnam di Tengah Milan Fashion Week
- Kementerian UMKM dan Barantin Berkolaborasi Permudah Akses Pasar Ekspor UMKM
- Dokter Citra Poerwa: Stres Finansial Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik dan Mental
- Telkom AI Center Dukung AI Hackathon Aceh 2026, Dorong Inovasi Digital Berbasis AI di Kalangan Mahasiswa
- Jakarta Financial Festival 2026 Sukses, 1.000 Rekening Baru Dibuka
Bukan Horor Biasa, Ghost Buzzer Sajikan Misteri, Komedi, dan Persahabatan untuk Anak-anak
.jpg)
Keterangan Gambar : Ruben Onsu dan Quinn Salman Sambut Kehadiran “Ghost Buzzer”.
BERNUSA.COM, Bogor – Industri film anak Indonesia kembali menghadirkan tontonan segar melalui film Ghost Buzzer, sebuah karya bergenre horor, komedi, dan fantasi yang akan tayang serentak di jaringan bioskop XXI mulai 16 Juli 2026.
Penayangan film produksi M8 Pictures tersebut sengaja dijadwalkan menjelang peringatan Hari Anak Nasional yang diperingati setiap 23 Juli. Selain hadir di layar lebar, Ghost Buzzer juga akan menyapa penonton melalui platform streaming Netflix.
Kehadiran film ini mendapat dukungan dari sejumlah figur publik, di antaranya Ruben Onsu dan Quinn Salman. Keduanya menilai Ghost Buzzer menjadi alternatif hiburan keluarga yang menarik di tengah dominasi film horor yang lebih banyak ditujukan untuk penonton dewasa.
Baca Lainnya :
"Ini adalah film anak-anak yang dibalut unsur horor dan komedi, dan akan tayang di XXI mulai 16 Juli 2026. Jadi, ayo datang dan saksikan film Ghost Buzzer," ujar Ruben Onsu saat menghadiri peluncuran film yang dirangkaikan dengan perayaan ulang tahun ke-40 Sanggar Ananda Kawula Muda di The Jungle Waterpark Bogor.
Senada dengan Ruben, Quinn Salman menilai film tersebut menawarkan kombinasi horor ringan, fantasi, komedi, dan edukasi yang sangat sesuai untuk anak-anak.
"Meski bergenre horor, Ghost Buzzer memiliki unsur fantasi, komedi, dan edukasi yang sangat cocok untuk anak-anak. Film ini menjadi alternatif hiburan yang baik bagi anak-anak dan keluarga. Apalagi saat ini produksi film anak masih terbilang minim," kata Quinn.
Sementara itu, Produser sekaligus pimpinan M8 Pictures, Ko Amirullah, mengaku bersyukur karena Ghost Buzzer mendapatkan kesempatan tayang di jaringan bioskop nasional XXI.
Ia menargetkan film tersebut mampu menarik sedikitnya 300 ribu penonton selama masa penayangannya.
"Saya berharap Ghost Buzzer dapat meraih sedikitnya 300 ribu penonton selama masa penayangan di XXI. Untuk mendukung target tersebut, kami menghadirkan promo Buy 1 Get 1 tiket Ghost Buzzer melalui aplikasi M-Tix mulai 10 Juli 2026 dan berlaku selama masa penayangan film," ujarnya.
Sebagai bagian dari strategi promosi, M8 Pictures juga menjalin kerja sama dengan The Jungle Waterpark Bogor. Melalui program tersebut, penonton yang membeli tiket Ghost Buzzer berkesempatan memperoleh akses gratis ke wahana wisata air tersebut dengan menunjukkan tiket film yang telah dibeli.
Selain tayang di bioskop, Ghost Buzzer juga akan hadir di Netflix guna menjangkau audiens yang lebih luas, khususnya keluarga Indonesia yang semakin akrab dengan layanan streaming digital.
Menurut Ko Amirullah, Ghost Buzzer menawarkan konsep berbeda dibandingkan film horor pada umumnya.
"Ghost Buzzer adalah film horor yang ramah anak dan berbeda dari kebanyakan film horor pada umumnya. Kami tidak mengandalkan adegan jump scare yang berlebihan. Film ini lebih menonjolkan unsur petualangan, fantasi, dan misteri yang seru sehingga aman ditonton anak-anak dan tetap menarik bagi seluruh anggota keluarga," jelasnya.
Dalam proses produksinya, M8 Pictures berkolaborasi dengan Sanggar Ananda Kawula Muda yang dipimpin Aditya Gumay, sosok yang dikenal sebagai sutradara, produser, penulis naskah, sekaligus pembina talenta muda di industri hiburan Indonesia.
Tahun ini, Sanggar Ananda Kawula Muda genap berusia 40 tahun. Dari sanggar tersebut lahir banyak figur ternama seperti almarhum Olga Syahputra, Ruben Onsu, Okky Lukman, hingga Dude Harlino.
Aditya Gumay menyambut baik kerja sama yang terjalin dalam produksi Ghost Buzzer dan berharap kolaborasi tersebut dapat berlanjut pada proyek-proyek berikutnya.
Petualangan Empat Sahabat Mengungkap Misteri Dunia Gaib
Ghost Buzzer mengangkat kisah mistis dari sudut pandang anak-anak. Cerita berpusat pada empat sahabat yang memiliki ketertarikan besar terhadap fenomena dunia gaib dan gemar membuktikan keberadaan makhluk astral menggunakan peralatan sederhana hasil kreativitas mereka sendiri.
Perjalanan mereka membawa ke berbagai petualangan tak terduga, termasuk bertemu dengan sejumlah hantu yang memiliki karakter unik, lucu, dan menggemaskan.
Konflik mulai memuncak ketika mereka bertemu arwah seorang anak yang terjebak di alam gaib dan meminta bantuan untuk diselamatkan. Permintaan tersebut membawa keempat sahabat itu menjalani misi penuh misteri, ketegangan, tawa, serta pelajaran berharga tentang persahabatan, keberanian, dan kepedulian terhadap sesama.
Dengan perpaduan horor ringan, fantasi, komedi segar, dan pesan edukatif, Ghost Buzzer diharapkan menjadi salah satu pilihan tontonan keluarga Indonesia pada musim liburan sekolah 2026.(AS/BN).
_-_Copy.png)









_(1).png)
