- Ilhamsyah Buka Suara di Rakernas Jarnasindo: Indonesia Emas 2045 Harus Berpihak pada Rakyat dan Buruh
- Berikut Panduan Praktis Memulai Usaha bagi Pemula
- Sri Asih, Perempuan Tangguh di Balik Layanan AgenBRILink, Permudah Transaksi Warga Kutoarjo
- KAI Logistik Rampungkan Pengiriman 8 Unit KRL dari Banyuwangi ke Kalimas
- Gods within Her: Generasi Muda Vietnam di Tengah Milan Fashion Week
- Kementerian UMKM dan Barantin Berkolaborasi Permudah Akses Pasar Ekspor UMKM
- Dokter Citra Poerwa: Stres Finansial Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik dan Mental
- Telkom AI Center Dukung AI Hackathon Aceh 2026, Dorong Inovasi Digital Berbasis AI di Kalangan Mahasiswa
- Jakarta Financial Festival 2026 Sukses, 1.000 Rekening Baru Dibuka
- Membawa Kehangatan ke Kota Pahlawan, Scandia Hadir di PRJ Surabaya 2026
Gelar RUPSLB, Wakabid Pendidikan PWI Jaya Diangkat Jadi Komisaris Utama PT Waskita Beton Precast Tbk

Keterangan Gambar : RUPSLB yang digelar pada Jumat (13/3), PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) menetapkan perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi
BERNUSA.COM, Jakarta – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi DKI Jakarta (PWI Jaya), Kesit B Handoyo, menyampaikan ucapan selamat atas pengangkatan Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Jaya periode 2024–2029, Indra Utama, sebagai Komisaris Utama PT Waskita Beton Precast Tbk.
Kesit meyakini Indra Utama mampu menjalankan amanah dan sukses dalam tugas barunya di perusahaan anak usaha PT Waskita Karya (Persero) Tbk tersebut.
“Selamat atas pengangkatan Indra Utama, Wakabid Pendidikan PWI Jaya 2024–2029, sebagai Komisaris Utama Waskita Beton Precast. InsyaAllah terus amanah dan sukses,” ujar Kesit B Handoyo, Sabtu (14/3/2026).
Baca Lainnya :
Pada saat kegiatan PWI Jaya Berbagi yang digelar Jumat (13/3) di Sekretariat PWI Jaya, Indra Utama berhalangan hadir karena tengah mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Waskita Beton Precast Tbk.
Indra Utama diketahui juga merupakan pimpinan Journalist Media Network (JMN) serta pemilik media My Home dan Property & Bank.
Perubahan Susunan Komisaris dan Direksi
Dalam RUPSLB yang digelar pada Jumat (13/3), PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) menetapkan perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi sebagai bagian dari strategi memperkuat tata kelola perusahaan dan menyesuaikan arah bisnis di tengah dinamika industri konstruksi nasional.
Melalui keputusan tersebut, Indra Utama dialihkan dari posisi sebelumnya sebagai Komisaris Independen menjadi Komisaris Utama untuk melanjutkan sisa masa jabatan sesuai keputusan RUPS sebelumnya.
Restrukturisasi ini mencakup pengukuhan, pemberhentian, hingga pengangkatan sejumlah anggota manajemen baru di lingkungan perusahaan.
Beberapa perubahan yang diusulkan antara lain pemberhentian Raden Mas Aris Santosa dari jabatan Komisaris Utama efektif sejak 1 Desember 2025. Selain itu, Fathul Anwar diberhentikan dari posisi Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan Legal efektif sejak 11 Maret 2026.
Manajemen juga mengusulkan pemberhentian Itung Prasaja dari jabatan Direktur Operasi perusahaan.
Penyesuaian Struktur Direksi
Seiring restrukturisasi tersebut, perusahaan turut melakukan penyesuaian nomenklatur jabatan direksi. Posisi Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan Legal diubah menjadi Direktur Keuangan, Human Capital Management (HCM), dan Manajemen Risiko.
Perubahan ini dilakukan untuk menyelaraskan fungsi manajemen dengan kebutuhan operasional dan strategi bisnis perusahaan.
Dalam susunan manajemen baru, Heri Sebayang ditunjuk sebagai Komisaris Independen menggantikan posisi yang sebelumnya diisi Indra Utama. Sementara Kunto Wahyudiat diangkat sebagai Direktur Keuangan, HCM, dan Manajemen Risiko.
Manajemen menegaskan bahwa anggota Dewan Komisaris maupun Direksi yang masih merangkap jabatan yang tidak diperbolehkan berdasarkan peraturan perundang-undangan wajib mengundurkan diri sebelum efektif menjalankan jabatan barunya.
Ketentuan tersebut merupakan bagian dari penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) di lingkungan BUMN dan anak usaha.
Siap Dukung Program Strategis Nasional
Menanggapi penunjukan tersebut, Indra Utama menyatakan komitmen perusahaan untuk berperan aktif mendukung berbagai program strategis nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Beberapa program tersebut antara lain Program 3 Juta Rumah, Rusunami, Kampung Nelayan, Sekolah Rakyat, hingga proyek Giant Sea Wall.
“Komitmen ini selaras dengan visi perusahaan sebagai mitra terpercaya di sektor beton terintegrasi, konstruksi, dan teknologi modular,” ujar Indra.
Ia menambahkan, kebijakan besar pemerintah di sektor perumahan membuka peluang strategis bagi industri beton pracetak nasional.
Menurutnya, pembangunan rumah bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga ketepatan, ketahanan, dan efisiensi.
“Dengan teknologi precast, setiap hunian dirancang lebih presisi, kokoh, tahan lama, serta ramah lingkungan, sehingga siap ditempati lebih cepat dengan kualitas terbaik,” jelasnya.
Restrukturisasi manajemen ini diharapkan mampu memperkuat fungsi pengawasan strategis perusahaan sekaligus meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan di tengah persaingan industri konstruksi yang semakin kompetitif.(AS/BN).
_-_Copy.png)









_(1).png)
