- Infrastruktur Terus Dikebut, TMMD Depok Optimistis Selesai Tepat Waktu
- RSUD Tarakan Menuju 39 Tahun: Menguat di Tengah Lonjakan Layanan Kesehatan Ibu Kota
- Makalah Sedekah dan Hibah Tugas Kampus Alhikmah Jakarta
- Menhan Sjafrie Menerima Kunjungan Pejabat Baru dari Kedubes Palestina, Perkuat Kerja Sama
- Kado Bulan K3, Menaker Gratiskan Pembinaan Ahli K3 Umum
- Kemnaker Siapkan Penguatan Hubungan Industrial 2026: Kerja Tenang, Usaha Pasti
- Belum Genap 2 Bulan, Jalan Aspal BKKD Rp1,8 Miliar di Desa Ngampal Sumberrejo Bojonegoro Sudah Tambal Sulam
- Menkop: Ekspor Manggis Oleh Koperasi Produsen Upland Subang Farm Bukti Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi Desa
- August PSI Kritik Langkah Pramono Impor 3.100 Sapi Dari Australia
- Relawan ILS Berencana Menambal Jalan Berlubang di Kemasan Krian
Golkar Depok Panaskan Mesin Politik, Farabi: Kami Mitra Kritis, Bukan Oposisi

Keterangan Gambar : Ketua DPD Partai Golkar Kota Depok, Dr. dr. Farabi Arafiq
Bernusa.com, DEPOK, — Ketua DPD Partai Golkar Kota Depok, Dr. dr. Farabi Arafiq, optimistis partainya mampu meraih 11 kursi DPRD pada Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang. Target tersebut diharapkan dapat menghadirkan satu wakil rakyat dari Golkar di setiap kecamatan di Kota Depok.
Hal ini disampaikan Farabi saat bersilaturahmi ke Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Depok, Kamis (30/10/2024), bersama seluruh anggota Fraksi Golkar DPRD Depok, yakni Tajuddin Tabri, Supriatni, Samuel Bonardo, Fani Fatwati, Juanah Sarmili, Nurdin Al, serta Dindin Safruddin sebagai anggota PAW.

Baca Lainnya :
“Ketua umum berpesan, suara rakyat adalah suara Golkar, dan itu memang paradigma kita,” ujar Farabi dalam pertemuan tersebut.
Farabi menegaskan, Partai Golkar tidak boleh berjarak dengan rakyat. Ia mengingatkan seluruh kader agar turun langsung ke masyarakat, bukan hanya tampil dengan atribut partai dan jas rapi di atas panggung politik.
“Kita harus turun ke bawah, lihat masyarakat maunya apa. Seperti kemarin kita bikin pasar murah dan bagi sembako gratis. Itu cara kita mendekat ke rakyat agar tidak ada jarak,” terang Farabi.
Menurutnya, Golkar Depok merupakan salah satu mesin politik yang kuat dan solid. Dengan semangat kolektif, Farabi yakin perolehan suara akan meningkat signifikan pada Pileg mendatang.
“Yang tadinya 7 kursi mudah-mudahan naik lagi. Target kita, minimal ada satu wakil Golkar di setiap kecamatan. Jadi total 11 kursi,” ujarnya optimistis.
Selain fokus pada penguatan struktur partai, Golkar Depok saat ini juga tengah menggelar bimbingan teknis (Bimtek) untuk para kader dan calon legislatif. Program tersebut bertujuan membekali mereka dengan pemahaman dan kemampuan menjadi wakil rakyat yang amanah dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin wakil rakyat dari Golkar benar-benar memahami tugasnya. Karena suara rakyat adalah suara Golkar,” tegas Farabi.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajuddin Tabri, turut menyoroti adanya pemangkasan tunjangan perumahan dewan.
“Di Jabar turun Rp10 juta, Depok ikut turun Rp5–6 juta. Bahkan tidak ada perjalanan dinas sampai akhir tahun,” ungkap Tajuddin.
Meski demikian, Farabi menegaskan bahwa Golkar Depok akan mendukung seluruh kebijakan Pemerintah Kota Depok selama berpihak kepada masyarakat.
“Kami bukan oposisi, tapi mitra kritis. Suara rakyat adalah suara Golkar,” tandasnya.
Menutup pertemuan, Farabi kembali mengingatkan pesan Ketua Umum Partai Golkar kepada seluruh kader agar tidak hidup berlebihan dan tetap peka terhadap kesulitan rakyat.
“Rakyat lagi susah, kita harus prihatin. Tidak boleh flexing, pamer, meskipun itu hasil kerja pribadi. Kita harus lebih peka terhadap masyarakat,” pungkasnya.(AS/BN).
_-_Copy.png)






_(1).png)

.jpg)

