- Infrastruktur Terus Dikebut, TMMD Depok Optimistis Selesai Tepat Waktu
- RSUD Tarakan Menuju 39 Tahun: Menguat di Tengah Lonjakan Layanan Kesehatan Ibu Kota
- Makalah Sedekah dan Hibah Tugas Kampus Alhikmah Jakarta
- Menhan Sjafrie Menerima Kunjungan Pejabat Baru dari Kedubes Palestina, Perkuat Kerja Sama
- Kado Bulan K3, Menaker Gratiskan Pembinaan Ahli K3 Umum
- Kemnaker Siapkan Penguatan Hubungan Industrial 2026: Kerja Tenang, Usaha Pasti
- Belum Genap 2 Bulan, Jalan Aspal BKKD Rp1,8 Miliar di Desa Ngampal Sumberrejo Bojonegoro Sudah Tambal Sulam
- Menkop: Ekspor Manggis Oleh Koperasi Produsen Upland Subang Farm Bukti Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi Desa
- August PSI Kritik Langkah Pramono Impor 3.100 Sapi Dari Australia
- Relawan ILS Berencana Menambal Jalan Berlubang di Kemasan Krian
Menteri Maman Abdurrahman: Musik Koplo dan UMKM Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Kreatif Nasional

Keterangan Gambar : Menteri UMKM Maman Abdurrahman di acara Festival Musik Koplo Keliling (KOPLING) 2025 di Gambir Expo, Jakarta, Sabtu (8/11/2025).
BERNUSA.COM, Jakarta, — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya sinergi antara pelaku UMKM dan musisi sebagai bagian dari kekuatan ekonomi kreatif nasional. Hal itu disampaikan Maman saat membuka Festival Musik Koplo Keliling (KOPLING) 2025 di Gambir Expo, Jakarta, Sabtu (8/11/2025).
“Anak-anak bangsa, teman-teman UMKM, dan pegiat seni menginisiasi KOPLING 2025 untuk menunjukkan bahwa musik koplo identik dengan semangat UMKM kreatif, inklusif, dan berdampak luas bagi masyarakat,” ujar Maman.
Dengan mengusung tema “Goyang Ambyar UMKM Bersinar,” KOPLING 2025 menjadi wadah kolaborasi antara pengusaha UMKM, seniman, dan mitra industri seperti Gajah Muda Entertainment, BRI, dan sejumlah mitra lainnya.
Baca Lainnya :
Maman menilai, kegiatan ini menciptakan ekosistem baru yang mempertemukan para pengusaha UMKM dengan pelaku industri kreatif secara sinergis.
“Acara seperti ini membangun ekosistem baru. Kita berharap KOPLING dapat digelar setiap tahun di berbagai daerah, menjadi ruang kreatif bersama teman-teman UMKM,” katanya.
Kolaborasi UMKM dan Musisi, Ekonomi Kreatif Terangkat
Festival KOPLING 2025 yang berlangsung dua hari, 8–9 November 2025, menampilkan 192 tenant UMKM serta lebih dari 30 musisi nasional.
Sejumlah nama besar seperti Maliq & D’Essentials, Danilla, Warga Koplo, The Changcuters, Della Monica, For Revenge, Guyon Waton, hingga NDX AKA tampil memeriahkan panggung Ambyar dan Bersinar Stage.
Sementara di Ngobrol Stage, pengunjung dapat menyimak diskusi inspiratif bersama CNN Indonesia, Rio Adiwardhana, dan Randa Oktovandy.
Menurut Maman, keberadaan musisi dan seniman, termasuk musisi koplo, merupakan bagian integral dari UMKM sektor ekonomi kreatif yang berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
“Musik tidak hanya karya seni dan hiburan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi tinggi. Ia membuka lapangan kerja, memperluas jaringan usaha, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Dampak Ekonomi dan Budaya
Festival ini turut menggerakkan berbagai sektor pendukung, mulai dari kru panggung, penata suara, perajin alat musik, penjual merchandise, hingga transportasi lokal, sehingga menciptakan efek berganda bagi perekonomian.
Selain memperkuat rantai ekonomi kreatif, KOPLING 2025 juga membuka akses pasar yang lebih luas bagi musisi dan pelaku UMKM serta memperkuat identitas budaya lokal sebagai kekayaan bangsa.
“KOPLING diharapkan menumbuhkan kebanggaan publik terhadap produk lokal, memperluas akses pasar UMKM, dan mengangkat budaya Indonesia melalui musik yang dekat dengan rakyat,” tambah Maman.
Rangkaian Kedua di Bogor
Penyelenggaraan perdana ini menjadi momentum penting untuk perbaikan ke depan.

“Acara pertama tentu tidak langsung sempurna, tapi akan terus dievaluasi. Prinsipnya, KOPLING berikutnya akan menggabungkan lebih banyak pegiat UMKM dan musisi di seluruh Indonesia,” ujar Maman.
Rangkaian kedua KOPLING 2025 dijadwalkan berlangsung pada 22–23 November 2025 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, dengan deretan penampil seperti Maliq & D’Essentials, The Changcuters, Drive, Batas Senja, Ndarboy Genk, Aftershine, Om Abidin, dan Aldi Taher.
Tiket dapat diperoleh melalui platform Goers, dengan harga mulai Rp85.000 (Festival) dan Rp130.000 (VIP).(AS/BN).
_-_Copy.png)






_(1).png)

.jpg)

