- FLOQ dan Telkomsel Jajaki Perluasan Akses Aset Digital
- Kementerian PU Bersama PTPP Tangani 31 Titik Longsoran di Sumatera Utara, Progres Lampaui Target
- BRI Region 6 Gelar Pengajian Jumat Rutin, Perkuat Keimanan dan Silaturahmi Pekerja
- Kredit BNI Tembus Rp992,5 Triliun, Pengguna wondr by BNI Capai 16,6 Juta
- BRI BO Wonosari Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan bagi Nasabah Pensiunan
- Presscon Tomohon Jazz Festival 2026
- BRI BO Yogyakarta Cik Ditiro Dorong Digitalisasi UMKM Pasar Kranggan Melalui QRIS, Transaksi Belanja Makin Praktis
- Rizky Ridho Kritik Rumput JIS: Sulit Kejar Target Juara
- Rekan Indonesia: Isu BPJS Diganti Klinik Kopdes Tidak Benar
- BRI Region 11 Yogyakarta Hadirkan Promo Tiket K24 Run 2026 melalui BRImo
Munjirin: Penanganan Sampah Jakarta Timur Capai 729,72 Ton hingga Juli 2026

Keterangan Gambar : Munjirin, saat memimpin Rapat Monitoring dan Evaluasi Lanjutan Penanganan Sampah
BERNUSA.COM, Jakarta, – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur mencatatkan capaian signifikan dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan dengan berhasil menangani sebanyak 729,72 ton timbulan sampah sepanjang periode Mei hingga 10 Juli 2026. Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mempercepat pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir melalui gerakan pemilahan sampah di sumber serta pengolahan sampah berbasis masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, saat memimpin Rapat Monitoring dan Evaluasi Lanjutan Penanganan Sampah di Ruang Sri Gunting, Lantai 2 Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Selasa (14/7/2026).
Dari total 729,72 ton sampah yang berhasil ditangani, terdiri atas 399.874,54 kilogram sampah anorganik dan 329.842,29 kilogram sampah organik.
Baca Lainnya :
- Walikota Munjirin Resmikan Bank Sampah Pintar Kemilau, Perkuat Gerakan Pilah Sampah di Pulo Gadung0
- Baznas Bazis Jakarta Timur Serahkan Rumah Layak Huni bagi Keluarga Penerima Manfaat di Makasar0
- Permudah Akses Warga Ciracas-Rambutan, Jembatan Pule Ciracas Kembali Beroperasi0
- Pramono: Pengelolaan Sampah Harus Dimulai dari Rumah Tangga, Biopori Jumbo Jadi Solusi Jakarta0
- Wali Kota Munjirin Buka Seleksi Abang None Jakarta Timur 2026, Diikuti 362 Peserta0
Selain itu, upaya pengurangan sampah organik juga terus diperkuat melalui pembangunan lubang biopori jumbo. Dari total 711 RW di 10 kecamatan, hingga saat ini telah terbangun 1.787 lubang biopori jumbo.
"Data ini akan terus bertambah karena hingga saat ini proses pembuatan lubang biopori di seluruh wilayah masih terus berjalan, baik di sekolah, tempat ibadah, kantor kelurahan maupun kantor kecamatan," ujar Munjirin.
Rapat monitoring tersebut turut dihadiri Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Timur Eka Darmawan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Fauzi, serta Asisten Pemerintahan Bambang Pangestu. Kegiatan juga diikuti oleh 85 peserta, yang terdiri atas perwakilan 10 kecamatan, 65 kelurahan, 10 Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Suku Dinas Lingkungan Hidup, serta jajaran bagian dan perangkat daerah terkait.
Dalam kesempatan itu, Munjirin menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah wilayah, khususnya para camat, lurah, dan petugas lapangan yang terus aktif mengedukasi masyarakat serta menggerakkan pemilahan sampah dari sumber.
Ia menegaskan bahwa penanganan sampah harus menjadi perhatian setiap hari dan tidak boleh bersifat reaktif. Seluruh jajaran wilayah diminta melakukan pemantauan secara rutin agar setiap persoalan dapat ditangani lebih cepat sebelum berkembang menjadi keluhan masyarakat.
"Saya tekankan kepada seluruh lurah agar melakukan monitoring setiap hari di wilayahnya terkait penanganan sampah dan tidak menunggu pemberitaan yang viral terlebih dahulu," tegas Munjirin.
Melalui evaluasi berkala ini, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur berharap pengelolaan sampah semakin optimal, partisipasi masyarakat terus meningkat, serta target mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan dapat tercapai.(AS/BN).
_-_Copy.png)









_(1).png)
