Anggaran Operasional Tersendat, Sejumlah Dapur Makan Bergizi Gratis di Cirebon Tutup Sementara

By Achmad Soleh 09 Jun 2026, 20:00:11 WIB Daerah
Anggaran Operasional Tersendat, Sejumlah Dapur Makan Bergizi Gratis di Cirebon Tutup Sementara

Keterangan Gambar : SPPG Cirebon tutup sementara.


BERNUSA.COM, Cirebon – Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Cirebon, Jawa Barat, menghentikan sementara operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak Selasa (9/6/2026). Penghentian layanan dilakukan karena anggaran operasional dari pemerintah belum dicairkan.


Salah satu dapur yang terdampak adalah SPPG Pegambiran 01. Dapur yang biasanya aktif menyiapkan dan mendistribusikan makanan bergizi bagi ribuan penerima manfaat tersebut kini tidak lagi beroperasi untuk sementara waktu.

Baca Lainnya :


    Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah dapur MBG lainnya di Kota Cirebon. Keterlambatan pencairan dana membuat pengelola mengalami kendala dalam menjalankan operasional harian, termasuk pengadaan bahan pangan dan kebutuhan pendukung lainnya.


    Koordinator SPPG Kecamatan Kejaksan, Igo Prasetya, mengatakan sedikitnya empat dapur MBG di wilayahnya menghentikan aktivitas sejak hari ini.


    “Untuk wilayah Kecamatan Kejaksan ada empat dapur yang tidak beroperasi mulai hari ini karena keterlambatan pencairan anggaran dari pemerintah,” ujarnya.


    Menurut Igo, keterlambatan tersebut diduga berkaitan dengan dinamika teknis di tingkat pusat, termasuk kemungkinan adanya penyesuaian sistem maupun administrasi pelaporan.


    “Ini mungkin karena dinamika di pusat, bisa juga ada pembaruan sistem atau faktor administrasi lainnya,” katanya.


    Ia menambahkan, saat ini pihak SPPG hanya dapat menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat terkait keberlanjutan operasional program MBG.


    “SPPG saat ini hanya bisa menunggu arahan dari pusat untuk bisa kembali beroperasi,” tambahnya.


    Sementara itu, Pengawas Keuangan SPPG Pegambiran 01, Salikun, membenarkan bahwa penghentian operasional telah dilakukan sejak Senin dan akan berlangsung hingga waktu yang belum ditentukan karena dana operasional belum diterima.


    “Betul, sejak hari Senin kami berhenti beroperasi sampai waktu yang belum ditentukan karena dana belum cair. Ini baru pertama kali terjadi keterlambatan,” ungkap Salikun.


    Ia menjelaskan, selama ini pencairan dana operasional dilakukan secara rutin setiap pekan melalui virtual account guna memenuhi kebutuhan dapur untuk satu minggu ke depan.


    “Biasanya pencairan dilakukan seminggu sekali melalui virtual account untuk operasional satu minggu ke depan,” jelasnya.


    Penghentian sementara operasional SPPG Pegambiran 01 berdampak langsung terhadap 2.239 penerima manfaat, yang terdiri atas peserta didik tingkat TK, SD, SMP, SMA hingga peserta posyandu.


    Para pengelola berharap pemerintah segera mencairkan anggaran operasional agar program Makan Bergizi Gratis dapat kembali berjalan normal dan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, tetap terpenuhi.(AS/BN).