- Angkat Jejak Sejarah Jalan Pos dan KAA, Bandung Siapkan Forum Kota Pusaka Indonesia 2027
- Meneladani Akhlak Nabi untuk Jakarta yang Beradab dan Indonesia yang Bersatu
- Analisa KOMRAD 98, 27 Agustus 2026: Menanti Gelombang Besar Perlawanan Masyarakat.
- Teh Java Preanger Dilirik Investor Belanda di KKI 2026
- Wali Kota Munjirin Tinjau Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati, Dorong Penataan Kawasan
- Mengenal Joe Thunder, Sang \"Seribu Wajah\" Yang Menjadi Mentor Di Balik Layar Magis Indonesia
- Gus Ipul Pastikan Kemensos Tangani Korban Kebakaran Kampung Adat Sade
- Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 91 Orang, Ancaman Penyakit Mulai Mengintai Pengungs
- 1.660 Warga Ramaikan Fun Run HUT RI di Jakarta Barat
- Bangkit dari Mati Suri, Karang Taruna RW 09 Kalibata Gelar Pesta Kemerdekaan Meriah pada 29 Agustus 2026
Gus Ipul Pastikan Kemensos Tangani Korban Kebakaran Kampung Adat Sade
.jpg)
Keterangan Gambar : Foto Istimewa
BERNUSA.COM, Lombok— Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak kebakaran di Kampung Adat Wisata Sade, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Bantuan tersebut diberikan untuk memastikan kebutuhan dasar para penyintas terpenuhi dengan cepat selama berada di lokasi pengungsian.
Sejumlah bantuan logistik yang disalurkan Kemensos meliputi 320 paket sembako, 180 paket family kit, 184 lembar kasur, 233 lembar tenda gulung, serta dua unit tenda serbaguna.
Baca Lainnya :
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, pemerintah pusat terus memantau perkembangan penanganan kebakaran di lapangan. Pemerintah juga tengah menyiapkan langkah lanjutan untuk membantu warga yang rumahnya terdampak.
"Bantuan telah disalurkan dan saat ini kami melalui Direktorat PSKB menunggu hasil asesmen dari Dinas Sosial setempat untuk usulan perbaikan rumah," kata Gus Ipul melalui keterangannya, dikutip Senin (24/8/2026).
Kebakaran melanda kawasan permukiman Kampung Adat Wisata Sade pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Berdasarkan laporan resmi kejadian, sebanyak 250 unit rumah warga hangus terbakar beserta seluruh isinya.
Meski menghanguskan ratusan rumah, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Sementara itu, penyebab kebakaran hingga kini masih dalam proses penyelidikan.
Saat ini, warga yang terdampak telah dievakuasi. Sebagian penyintas mengungsi di rumah kerabat, sementara lainnya menempati posko pengungsian sementara yang telah disiapkan.
Dalam penanganan masa tanggap darurat, Kemensos berkolaborasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Lombok Tengah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, TNI-Polri, Taruna Siaga Bencana (Tagana), perangkat desa, serta para relawan.
Kolaborasi lintas sektor tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi sekaligus mendukung proses penanganan pascakebakaran.
Kemensos juga menunggu hasil asesmen dari pemerintah daerah sebagai dasar untuk menentukan langkah bantuan berikutnya, termasuk usulan perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan akibat kebakaran.
Pemerintah berharap proses penanganan dapat berjalan cepat dan terkoordinasi sehingga warga terdampak dapat segera memperoleh kepastian mengenai pemulihan tempat tinggal dan kehidupan mereka setelah bencana.(AS/BN).
_-_Copy.png)









_(1).png)
