- Ilhamsyah Buka Suara di Rakernas Jarnasindo: Indonesia Emas 2045 Harus Berpihak pada Rakyat dan Buruh
- Berikut Panduan Praktis Memulai Usaha bagi Pemula
- Sri Asih, Perempuan Tangguh di Balik Layanan AgenBRILink, Permudah Transaksi Warga Kutoarjo
- KAI Logistik Rampungkan Pengiriman 8 Unit KRL dari Banyuwangi ke Kalimas
- Gods within Her: Generasi Muda Vietnam di Tengah Milan Fashion Week
- Kementerian UMKM dan Barantin Berkolaborasi Permudah Akses Pasar Ekspor UMKM
- Dokter Citra Poerwa: Stres Finansial Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik dan Mental
- Telkom AI Center Dukung AI Hackathon Aceh 2026, Dorong Inovasi Digital Berbasis AI di Kalangan Mahasiswa
- Jakarta Financial Festival 2026 Sukses, 1.000 Rekening Baru Dibuka
- Membawa Kehangatan ke Kota Pahlawan, Scandia Hadir di PRJ Surabaya 2026
Bank Jakarta Disiapkan Makin Kuat, Pemprov DKI Usulkan Peningkatan Modal Dasar
.jpg)
Keterangan Gambar : Bank Jakarta.(Dok pribadi).
BERNUSA.COM, Jakarta– Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat kelembagaan dan permodalan Bank Jakarta. Salah satunya melalui usulan peningkatan modal dasar dari Rp11,5 triliun menjadi Rp26 triliun.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan rencana tersebut saat mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pembentukan Dana Cadangan Daerah di Gedung DPRD DKI Jakarta.
Pramono menjelaskan, transformasi Bank DKI menjadi Bank Jakarta disertai penyesuaian bentuk badan hukum menjadi PT Bank Jakarta Perseroda. Langkah ini dilakukan untuk memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan sekaligus memperkuat identitas bank milik daerah tersebut.
Baca Lainnya :
- Dukung MotoGP Mandalika 2026, BNI Perluas Kemudahan Transaksi dan Promo Nasabah0
- BNI Tingkatkan Layanan Digital, Nasabah Emerald dan Private Kini Makin Mudah Akses Benefit0
- Biodigester Rorotan Diusulkan Jadi Prototype CSR untuk Atasi Sampah Organik di Jakarta0
- Bank Jakarta Bangun Biodigester di Rorotan, Sampah Diolah Jadi Biogas dan Pupuk0
- BRILiaN Culture Festival BO Mangga Dua, Eratkan Kebersamaan dan Hidupkan Budaya Kerja0
“Bank DKI (kini Bank Jakarta) merupakan pionir Bank Pembangunan Daerah di Indonesia yang telah beroperasi sejak 11 April 1961,” ujar Pramono.
Ia menambahkan, meskipun berkedudukan di Jakarta, Bank Jakarta memiliki ruang lingkup usaha yang memungkinkan pembukaan kantor layanan di dalam maupun di luar wilayah Indonesia, sesuai ketentuan yang berlaku.
Dari sisi permodalan, Pemprov DKI mengusulkan peningkatan modal dasar menjadi Rp26 triliun, dari sebelumnya Rp11,5 triliun. Sementara itu, modal disetor Bank Jakarta tercatat sebesar Rp6,578 triliun.
Menurut Pramono, penguatan permodalan diperlukan untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus mendukung pengembangan bisnis bank daerah tersebut.
Dengan penguatan kelembagaan dan modal, Bank Jakarta diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar, mengoptimalkan penyaluran kredit, serta meningkatkan kontribusinya terhadap aktivitas ekonomi daerah.
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan melalui penguatan peran badan usaha milik daerah di sektor perbankan.(AS/BN).
_-_Copy.png)









_(1).png)
