- Ilhamsyah Buka Suara di Rakernas Jarnasindo: Indonesia Emas 2045 Harus Berpihak pada Rakyat dan Buruh
- Berikut Panduan Praktis Memulai Usaha bagi Pemula
- Sri Asih, Perempuan Tangguh di Balik Layanan AgenBRILink, Permudah Transaksi Warga Kutoarjo
- KAI Logistik Rampungkan Pengiriman 8 Unit KRL dari Banyuwangi ke Kalimas
- Gods within Her: Generasi Muda Vietnam di Tengah Milan Fashion Week
- Kementerian UMKM dan Barantin Berkolaborasi Permudah Akses Pasar Ekspor UMKM
- Dokter Citra Poerwa: Stres Finansial Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik dan Mental
- Telkom AI Center Dukung AI Hackathon Aceh 2026, Dorong Inovasi Digital Berbasis AI di Kalangan Mahasiswa
- Jakarta Financial Festival 2026 Sukses, 1.000 Rekening Baru Dibuka
- Membawa Kehangatan ke Kota Pahlawan, Scandia Hadir di PRJ Surabaya 2026
IPCC Catat Kenaikan Trafik, Terminal Satelit Perkuat Operasional

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC), sebagai operator terminal kendaraan terbesar di Indonesia di bawah naungan PT Pelindo Multi Terminal, terus memperkuat kinerja operasional melalui transformasi dan pengembangan layanan yang dijalankan Perseroan. Hal tersebut tercermin dari peningkatan trafik operasional secara konsolidasi antara Branch Jakarta dan lima Terminal Satelit IPCC hingga Agustus 2026. Secara konsolidasi, IPCC mencatat 2.595 ship call, meningkat dari 2.250 ship call pada periode yang sama tahun sebelumnya atau tumbuh 15,33% YoY. Peningkatan juga tercermin pada trafik Completely Built Up (CBU) yang mencapai 607.196 unit, dibandingkan 597.871 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya atau tumbuh 1,56% YoY.
Penguatan kinerja juga terlihat pada sejumlah segmen layanan lainnya. Hingga Agustus 2026, trafik alat berat tercatat mencapai 22.648 unit, meningkat 5,76% YoY dibandingkan 21.415 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, segmen Truck/Bus mencapai 213.689 unit, tumbuh 44,29% YoY dari 148.101 unit. Pertumbuhan signifikan turut tercatat pada General Cargo yang mencapai 173.697 packages, meningkat 114,03% YoY dibandingkan 81.154 packages pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Kinerja konsolidasi tersebut terutama ditopang oleh pertumbuhan aktivitas di Terminal Satelit IPCC. Di sisi lain, Terminal Internasional Branch Jakarta masih menghadapi tekanan pada segmen impor. Meski demikian, aktivitas ekspor CBU menunjukkan penguatan di tengah dinamika perdagangan dan geopolitik global. Kondisi tersebut menjadi perhatian Perseroan untuk terus memperkuat strategi peningkatan trafik kargo di Terminal Internasional Branch Jakarta sekaligus mengoptimalkan kontribusi jaringan Terminal Satelit.
Baca Lainnya :
- Indonesia Contact Center Association Sukses Gelar Awards Ceremony TBCCI 20260
- Cacco Menjalin Kemitraan Bisnis dengan Perusahaan AI Commerce Indonesia, bitbybit Studio0
- TPS 3R Menteng Atas Terbukti Aman Berdasarkan Uji Lab, Mahasiswa Transparansi Kami Dukung0
- PBA Labs Buka Pendaftaran Certified Blockchain Developer Course0
- Kasus TBC di Garut Tembus 7.582, Masyarakat Diminta Waspadai Gejala0
Penguatan kinerja IPCC juga berlangsung sejalan dengan perkembangan industri otomotif nasional. Berdasarkan data GAIKINDO, total produksi CBU nasional pada Januari sampai dengan Agustus 2026 mencapai 859.256 unit, tumbuh 13,44% YoY. Pada periode yang sama, trafik CBU yang dilayani IPCC mencapai 607.196 unit atau meningkat 1,56% YoY.
“Pertumbuhan trafik di berbagai wilayah operasional menunjukkan semakin pentingnya integrasi antara Branch Jakarta dan Terminal Satelit dalam mendukung rantai logistik kendaraan nasional. Kami akan terus memperkuat kualitas layanan, kapabilitas operasional, serta sinergi antarterminal untuk merespons kebutuhan pelanggan dan perkembangan industri otomotif secara lebih adaptif,” ujar Wing Megantoro, Direktur Utama IPCC.
Wing menambahkan ke depan, IPCC akan terus melanjutkan transformasi operasional dan bisnis melalui penguatan sumber daya, peningkatan kualitas pelayanan, digitalisasi, serta optimalisasi jaringan terminal. Langkah ini menjadi bagian dari upaya kami dalam menghadirkan layanan terminal kendaraan yang semakin terintegrasi, efisien, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi IPCC untuk Menjadi Ekosistem Terminal Kendaraan Berkelas Dunia.
_-_Copy.png)









_(1).png)
