- Gus Nuril Serahkan Tongkat Nagasari kepada Gus Radit, Simbol Estafet Kepemimpinan PBM
- FLOQ dan Telkomsel Jajaki Perluasan Akses Aset Digital
- Kementerian PU Bersama PTPP Tangani 31 Titik Longsoran di Sumatera Utara, Progres Lampaui Target
- BRI Region 6 Gelar Pengajian Jumat Rutin, Perkuat Keimanan dan Silaturahmi Pekerja
- Kredit BNI Tembus Rp992,5 Triliun, Pengguna wondr by BNI Capai 16,6 Juta
- BRI BO Wonosari Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan bagi Nasabah Pensiunan
- Presscon Tomohon Jazz Festival 2026
- BRI BO Yogyakarta Cik Ditiro Dorong Digitalisasi UMKM Pasar Kranggan Melalui QRIS, Transaksi Belanja Makin Praktis
- Rizky Ridho Kritik Rumput JIS: Sulit Kejar Target Juara
- Rekan Indonesia: Isu BPJS Diganti Klinik Kopdes Tidak Benar
KAPMI Ingatkan Pimpinan Baru BGN: Berdayakan UMKM Daerah, Wujudkan Ekonomi Kerakyatan

Keterangan Gambar : Wakil Ketua Umum BPP KAPMI Muh. Rojak
BERNUSA.COM: Jakarta – Badan Pimpinan Pusat Kamar Dagang Pengusaha Muda Indonesia (BPP KAPMI) kembali mengingatkan pimpinan baru Badan Gizi Nasional (MBG) agar menjadikan program Makan Bergizi Gratis sebagai instrumen penggerak ekonomi UMKM di daerah-daerah.
Wakil Ketua Umum BPP KAPMI Muh. Rojak menegaskan, MBG adalah program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Keberhasilannya tidak hanya diukur dari terpenuhinya gizi anak, tetapi juga dari dampaknya terhadap ekonomi kerakyatan.
"Jangan sampai MBG hanya menjadi proyek pengadaan yang dimonopoli korporasi besar. Rantai pasoknya wajib melibatkan UMKM, koperasi, petani, nelayan, dan peternak di setiap daerah. Ini baru sesuai nafas Prabowo: membangun dari desa dan memberantas kemiskinan," tegasnya.
Baca Lainnya :
Menurut KAPMI, dengan melibatkan pelaku usaha lokal akan tercipta 3 manfaat sekaligus: pemenuhan gizi, perputaran uang di daerah, dan penciptaan lapangan kerja baru.
"Kami mendesak pimpinan baru MBG memangkas birokrasi dan kartel yang selama ini mempersulit UMKM masuk sebagai supplier. Beri ruang dan pembinaan agar UMKM siap memenuhi standar*," ujarnya.
BPP KAPMI menyatakan siap menjadi mitra strategis MBG untuk mendata dan membina UMKM di 38 provinsi agar siap menjadi bagian dari rantai pasok MBG.
"Mari pastikan MBG benar-benar untuk rakyat, oleh rakyat, dan menguatkan rakyat. KAPMI siap mengawal*," pungkasnya
_-_Copy.png)









_(1).png)
