KPBI Terus Dorong Penyelesaian Kasus 133 Anggota FSBPI di PT Amos

By Goenk1975 17 Jun 2026, 08:09:34 WIB DKI Jakarta
KPBI Terus Dorong Penyelesaian Kasus 133 Anggota FSBPI di PT Amos

Keterangan Gambar : Said Iqbal, Penasehat Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Saat Menemui PT. Amos


Bernusa.com. Jakarta – Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) terus mengintensifkan upaya penyelesaian kasus yang menimpa 133 anggota Federasi Serikat Buruh Persatuan Indonesia (FSBPI)-KPBI di PT Amos. Berbagai langkah advokasi dilakukan untuk memastikan hak-hak para pekerja yang hingga kini belum terpenuhi dapat segera diselesaikan.

Ketua Umum Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia, Ilhamsyah, menyampaikan bahwa pada Rabu (17/6), Penasehat Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, bersama Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan melakukan kunjungan langsung ke PT Amos untuk mendorong percepatan penyelesaian persoalan yang telah berlangsung berlarut-larut.

“Kehadiran Penasehat Presiden dan Dirjen PHI di perusahaan merupakan langkah penting untuk memastikan negara hadir dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi para pekerja. Kami berharap kunjungan tersebut dapat membuka jalan bagi penyelesaian yang adil dan bermartabat bagi seluruh anggota kami,” ujar Ilhamsyah.

Baca Lainnya :

Ia menambahkan, KPBI tidak akan berhenti pada langkah tersebut. Pada Kamis (18/6), KPBI kembali akan mendorong Wakil Menteri Ketenagakerjaan serta Desk Ketenagakerjaan Mabes Polri untuk turun langsung melakukan pemeriksaan terhadap perusahaan dan manajemen PT Amos.

“Besok kami akan kembali mendorong agar Wakil Menteri Ketenagakerjaan dan Desk Ketenagakerjaan Mabes Polri turun langsung memeriksa kondisi perusahaan dan manajemen. Kami berharap langkah ini dapat mempercepat penyelesaian kasus yang sudah berlangsung lebih dari empat bulan,” katanya.

Menurut Ilhamsyah, selama lebih dari empat bulan para pekerja menghadapi tekanan ekonomi yang sangat berat. Selain tidak menerima upah, kepesertaan BPJS mereka juga terputus, sementara kebutuhan hidup keluarga tetap harus dipenuhi setiap hari.

“Situasi yang dialami kawan-kawan pekerja sangat berat. Mereka kehilangan sumber pendapatan, BPJS tidak aktif, tetapi kebutuhan keluarga tidak pernah berhenti. Meski demikian, mereka tetap menunjukkan keteguhan dan semangat perjuangan yang luar biasa,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa ketahanan para pekerja dalam menghadapi situasi tersebut tidak terlepas dari dukungan dan solidaritas yang diberikan berbagai organisasi, serikat buruh, serta sahabat-sahabat perjuangan dari berbagai daerah.

“Atas nama KPBI dan para pekerja yang sedang berjuang, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh organisasi, serikat buruh, jaringan solidaritas, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan moral maupun material. Solidaritas itulah yang membuat perjuangan ini tetap bertahan hingga hari ini,” tutur Ilhamsyah.

KPBI menegaskan akan terus mengawal kasus tersebut hingga seluruh hak pekerja dipenuhi dan keadilan ditegakkan.

“Perjuangan ini belum selesai. Kami akan terus bergerak bersama para pekerja sampai hak-hak mereka dipenuhi dan keadilan benar-benar ditegakkan,” tegas Ilhamsyah.