- Perkuat Inovasi dan Layanan Digital, Bank Raya Perluas Percepatan Inklusi Keuangan Digital di Indonesia
- Ilhamsyah Buka Suara di Rakernas Jarnasindo: Indonesia Emas 2045 Harus Berpihak pada Rakyat dan Buruh
- Berikut Panduan Praktis Memulai Usaha bagi Pemula
- Sri Asih, Perempuan Tangguh di Balik Layanan AgenBRILink, Permudah Transaksi Warga Kutoarjo
- KAI Logistik Rampungkan Pengiriman 8 Unit KRL dari Banyuwangi ke Kalimas
- Gods within Her: Generasi Muda Vietnam di Tengah Milan Fashion Week
- Kementerian UMKM dan Barantin Berkolaborasi Permudah Akses Pasar Ekspor UMKM
- Dokter Citra Poerwa: Stres Finansial Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik dan Mental
- Telkom AI Center Dukung AI Hackathon Aceh 2026, Dorong Inovasi Digital Berbasis AI di Kalangan Mahasiswa
- Jakarta Financial Festival 2026 Sukses, 1.000 Rekening Baru Dibuka
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Tol Japek Padat Merayap

Keterangan Gambar : lonjakan arus kendaraan di ruas Tol Jakarta–Cikampek (Japek).
BERNUSA.COM, Karawang- Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus memicu lonjakan arus kendaraan di ruas Tol Jakarta–Cikampek (Japek), Kamis, 14 Mei 2026. Dalam waktu tiga jam, lebih dari 5.000 kendaraan per jam tercatat melintas menuju arah Cikampek dan Jawa Tengah.
Untuk mengurai kepadatan lalu lintas, Satlantas Polres Karawang bersama Korlantas Polri menerapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow mulai KM 47 hingga KM 65 sejak Kamis pagi.
Baca Lainnya :
Berdasarkan data kepolisian, volume kendaraan dari arah Jakarta mencapai sekitar 5.230 hingga 5.500 kendaraan per jam. Rekayasa lalu lintas contraflow masih diberlakukan hingga Kamis siang dan akan dihentikan apabila jumlah kendaraan turun di bawah 5.000 kendaraan per jam.
Kasatlantas Polres Karawang, AKP Sudirianto, mengatakan kondisi arus lalu lintas di Tol Japek masih relatif terkendali meski terjadi peningkatan volume kendaraan selama libur panjang.
“Alhamdulillah masih cukup terkendali walaupun meriah,” ujarnya, Kamis, 14 Mei 2026.
Sebanyak 66 personel gabungan diterjunkan untuk mengatur lalu lintas di jalur tol, jalur arteri, pos pelayanan, hingga rest area. Petugas juga terus memantau kapasitas rest area yang saat ini terisi sekitar 60 persen.
Kepolisian menegaskan, penutupan sementara rest area akan dilakukan secara situasional apabila terjadi lonjakan kendaraan guna mencegah antrean dan penumpukan kendaraan di area peristirahatan.(**)
_-_Copy.png)









_(1).png)
