- Reza Rahadian, Wanda Hamidah, dan Zaskia Adya Mecca Hadir di Aksi Bundaran HI
- Dari Depot Yamie Ayam Anugerah, Ibu Lili Rasakan Kemudahan QRIS BRI
- Tekuk Panama 5-3, Timnas Indonesia U-15 Melaju ke Perempat Final
- Pramono Anung Teratas di Mata Anak Muda, Integritas Jadi Ujian Utama
- Bitcoin Terancam Merah Dua Bulan Beruntun, Peluang Rebound Masih Terbuka?
- Jumat, 30 Oktober 2026 BIMA, Bahas Strategi dan Peran Pemuda Menuju Indonesia Emas
- BRI Region 6 Berpartisipasi dalam Kick Off Sportartcular, Semarakkan Peringatan HUT ke-31 BRI
- Ketua Harian DPP Partai Ummat Heikal Safar Panen Raya Sekaligus Makan Siang Gratis Bersama Ratusan Petani Guna Ketahanan Pangan Nasional
- Netanyahu Terancam Kehilangan Mayoritas di Parlemen Israel
- Generasi Muda Vietnam Melangkah ke Panggung Global di Milan
Lionel Scaloni : Spanyol Tampil Lebih Baik

Keterangan Gambar : Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Bernusa.com— Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, mengaku kecewa usai timnya harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 0-1 pada final Piala Dunia 2026. Meski gagal membawa pulang trofi, Scaloni tetap menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada para pemain yang telah berjuang hingga peluit akhir.
"Saya merasa sedih, tetapi juga tahu bahwa kami telah memberikan segalanya. Ada banyak hal yang bisa saya sampaikan tentang perjalanan kami hingga mencapai titik ini, tetapi itu tidak lagi penting. Saya hanya ingin berterima kasih kepada para pemain karena telah membawa Argentina kembali ke final Piala Dunia dan berjuang tanpa menyerah hingga akhir," ujar Scaloni.
Pelatih berusia muda itu juga mengakui bahwa Spanyol tampil lebih baik sepanjang pertandingan. Menurutnya, dominasi penguasaan bola dan kualitas permainan La Roja menjadi faktor utama yang membuat Argentina harus mengakui kekalahan.
Baca Lainnya :
- Final Piala Dunia 2026: Spanyol Juara Kedua Kali Setelah Kalahkan Argentina 1-00
- Ragnarok di MetLife: Haaland Mengantar Brasil Pulang, Norwegia Menulis Sejarah!0
"Spanyol memang tampil lebih baik, itu adalah kenyataannya. Namun, saya akan selalu menyimpan kenangan indah tentang apa yang telah diperlihatkan tim ini. Mencapai final Piala Dunia bukanlah hal yang mudah dan membutuhkan perjuangan yang luar biasa. Karena itu, perjalanan ini tetap layak untuk dihargai," katanya.
Scaloni menegaskan, kekalahan di partai puncak tidak akan menghapus seluruh pencapaian Argentina selama turnamen. Ia justru menilai laga tersebut menjadi pelajaran berharga tentang bagaimana menerima hasil dengan sikap sportif.
"Kami selalu mampu bersikap baik saat meraih kemenangan, dan hari ini kami juga harus mampu bersikap baik dalam kekalahan. Kami kalah dalam pertandingan ini dan kami menerimanya. Namun, kekalahan ini tidak akan membuat kami melupakan semua kerja keras dan perjuangan yang telah membawa kami hingga ke final," tutup Scaloni.
_-_Copy.png)









_(1).png)
