- Angkat Jejak Sejarah Jalan Pos dan KAA, Bandung Siapkan Forum Kota Pusaka Indonesia 2027
- Meneladani Akhlak Nabi untuk Jakarta yang Beradab dan Indonesia yang Bersatu
- Analisa KOMRAD 98, 27 Agustus 2026: Menanti Gelombang Besar Perlawanan Masyarakat.
- Teh Java Preanger Dilirik Investor Belanda di KKI 2026
- Wali Kota Munjirin Tinjau Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati, Dorong Penataan Kawasan
- Mengenal Joe Thunder, Sang \"Seribu Wajah\" Yang Menjadi Mentor Di Balik Layar Magis Indonesia
- Gus Ipul Pastikan Kemensos Tangani Korban Kebakaran Kampung Adat Sade
- Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 91 Orang, Ancaman Penyakit Mulai Mengintai Pengungs
- 1.660 Warga Ramaikan Fun Run HUT RI di Jakarta Barat
- Bangkit dari Mati Suri, Karang Taruna RW 09 Kalibata Gelar Pesta Kemerdekaan Meriah pada 29 Agustus 2026
Lionel Scaloni : Spanyol Tampil Lebih Baik

Keterangan Gambar : Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Bernusa.com— Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, mengaku kecewa usai timnya harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 0-1 pada final Piala Dunia 2026. Meski gagal membawa pulang trofi, Scaloni tetap menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada para pemain yang telah berjuang hingga peluit akhir.
"Saya merasa sedih, tetapi juga tahu bahwa kami telah memberikan segalanya. Ada banyak hal yang bisa saya sampaikan tentang perjalanan kami hingga mencapai titik ini, tetapi itu tidak lagi penting. Saya hanya ingin berterima kasih kepada para pemain karena telah membawa Argentina kembali ke final Piala Dunia dan berjuang tanpa menyerah hingga akhir," ujar Scaloni.
Pelatih berusia muda itu juga mengakui bahwa Spanyol tampil lebih baik sepanjang pertandingan. Menurutnya, dominasi penguasaan bola dan kualitas permainan La Roja menjadi faktor utama yang membuat Argentina harus mengakui kekalahan.
Baca Lainnya :
- Final Piala Dunia 2026: Spanyol Juara Kedua Kali Setelah Kalahkan Argentina 1-00
- Ragnarok di MetLife: Haaland Mengantar Brasil Pulang, Norwegia Menulis Sejarah!0
"Spanyol memang tampil lebih baik, itu adalah kenyataannya. Namun, saya akan selalu menyimpan kenangan indah tentang apa yang telah diperlihatkan tim ini. Mencapai final Piala Dunia bukanlah hal yang mudah dan membutuhkan perjuangan yang luar biasa. Karena itu, perjalanan ini tetap layak untuk dihargai," katanya.
Scaloni menegaskan, kekalahan di partai puncak tidak akan menghapus seluruh pencapaian Argentina selama turnamen. Ia justru menilai laga tersebut menjadi pelajaran berharga tentang bagaimana menerima hasil dengan sikap sportif.
"Kami selalu mampu bersikap baik saat meraih kemenangan, dan hari ini kami juga harus mampu bersikap baik dalam kekalahan. Kami kalah dalam pertandingan ini dan kami menerimanya. Namun, kekalahan ini tidak akan membuat kami melupakan semua kerja keras dan perjuangan yang telah membawa kami hingga ke final," tutup Scaloni.
_-_Copy.png)









_(1).png)
