Menkop Ferry: Koperasi Merah Putih Ubah Arah Ekonomi Nasional, Yahukimo Jadi Prioritas

By Achmad Soleh 06 Agu 2026, 19:03:10 WIB Bisnis
Menkop Ferry: Koperasi Merah Putih Ubah Arah Ekonomi Nasional, Yahukimo Jadi Prioritas

Keterangan Gambar : Ferry saat melakukan peletakan batu pertama


BERNUSA.COM, Yahukimo, Papua Pegunungan – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan bahwa kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menjadi tonggak penting perubahan arah ekonomi nasional dari pola liberal kapitalistik menuju sistem ekonomi yang berlandaskan kekeluargaan, kebersamaan, dan gotong royong.

Pernyataan tersebut disampaikan Ferry saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan KDKMP Dekai di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (6/8/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Yahukimo Didimus Yahuli, Wakil Bupati Yahukimo Esau Miram, jajaran Pemerintah Kabupaten Yahukimo, Staf Khusus Menteri Bidang Harmonisasi dan Kolaborasi Ekosistem Koperasi Wahyono, Anggota Komite Percepatan Otonomi Khusus Papua Ari Sihasale, Anggota Komite Percepatan Otonomi Khusus Papua Vanya Zulkarnaen, serta Ketua DPRD Son Bahabol.

Baca Lainnya :

    Ferry mengapresiasi inisiatif Pemerintah Kabupaten Yahukimo yang memulai pembangunan KDKMP Dekai sebagai bagian dari upaya pemerataan ekonomi di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).

    “Langkah ini menjadi bukti nyata pemerataan ekonomi yang menjangkau wilayah terluar sekaligus perwujudan semangat gotong royong di daerah 3T,” ujar Ferry.

    Ia memastikan Kabupaten Yahukimo menjadi salah satu prioritas percepatan pembangunan dan pendampingan operasional KDKMP. Menurutnya, koperasi tersebut merupakan wujud nyata cita-cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam membangun pusat-pusat penggerak ekonomi masyarakat di seluruh Indonesia.

    “Harapannya, manfaat ekonomi benar-benar dirasakan hingga ke pelosok Papua Pegunungan,” katanya.

    Ferry juga menyoroti besarnya potensi sumber daya alam Yahukimo yang dapat dioptimalkan melalui koperasi. Wilayah Dekai, Sumo, dan sekitarnya telah mulai mengembangkan persawahan padi, sayuran dataran tinggi seperti kubis, wortel, bawang, tomat, serta berbagai tanaman umbi-umbian.

    Selain itu, Yahukimo memiliki komoditas perkebunan seperti kopi dan sagu, hasil hutan khas berupa buah merah dan kelapa hutan (woromo), serta potensi peternakan babi, kambing, ayam, sapi, dan perikanan air tawar.

    “Koperasi diharapkan menjadi wadah yang menghimpun, mengelola, dan memberikan nilai tambah bagi seluruh hasil bumi masyarakat setempat agar tidak hanya dijual dalam bentuk mentah,” jelasnya.

    Ferry menambahkan, KDKMP Dekai ditargetkan menjadi pemasok utama bahan baku Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kebutuhan beras, sayur-mayur, telur, hingga protein hewani diharapkan dapat dipenuhi langsung dari hasil pertanian dan peternakan masyarakat Yahukimo.

    “Ini bukan sekadar menggerakkan ekonomi kampung, melainkan memberikan kepastian pasar bagi petani dan peternak sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” tegasnya.

    Sementara itu, Bupati Yahukimo Didimus Yahuli menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Koperasi atas dukungan pembangunan KDKMP di wilayahnya.

    Menurutnya, KDKMP Dekai menjadi langkah strategis untuk memperkuat perekonomian masyarakat dan mengoptimalkan potensi sumber daya alam daerah.

    “Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Menteri Koperasi atas perhatian dan komitmennya terhadap Kabupaten Yahukimo. Kehadiran KDKMP Dekai menjadi harapan baru bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi pertanian, perkebunan, peternakan, dan komoditas lokal agar memiliki nilai tambah dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Didimus.

    Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Yahukimo siap mendukung penuh pembangunan hingga operasional koperasi agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

    “Peletakan batu pertama KDKMP ini menjadi tonggak kemajuan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat sehingga seluruh program Asta Cita Presiden dapat berjalan seirama,” pungkasnya.(AS/BN).