- Ilhamsyah Buka Suara di Rakernas Jarnasindo: Indonesia Emas 2045 Harus Berpihak pada Rakyat dan Buruh
- Berikut Panduan Praktis Memulai Usaha bagi Pemula
- Sri Asih, Perempuan Tangguh di Balik Layanan AgenBRILink, Permudah Transaksi Warga Kutoarjo
- KAI Logistik Rampungkan Pengiriman 8 Unit KRL dari Banyuwangi ke Kalimas
- Gods within Her: Generasi Muda Vietnam di Tengah Milan Fashion Week
- Kementerian UMKM dan Barantin Berkolaborasi Permudah Akses Pasar Ekspor UMKM
- Dokter Citra Poerwa: Stres Finansial Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik dan Mental
- Telkom AI Center Dukung AI Hackathon Aceh 2026, Dorong Inovasi Digital Berbasis AI di Kalangan Mahasiswa
- Jakarta Financial Festival 2026 Sukses, 1.000 Rekening Baru Dibuka
- Membawa Kehangatan ke Kota Pahlawan, Scandia Hadir di PRJ Surabaya 2026
Menkop Tegaskan KDKMP Mesin Baru Penggerak Ekonomi Desa
.jpg)
Keterangan Gambar : Kursus Pemantapan Pemerintah Daerah Ketua DPRD di Magelang, Jawa Tengah, Sabtu Malam (18/4/2026).
BERNUSA.COM, Magelang, – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengajak para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di provinsi, kota, kabupaten seluruh Indonesia bergandeng tangan untuk mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Menkop menegaskan 83 ribu lebih KDKMP akan siap menjadi mesin baru produksi dan distribusi desa.
Hal tersebut dikatakan Menkop Ferry Juliantono saat menjadi narasumber dalam Kursus Pemantapan Pemerintah Daerah Ketua DPRD di Magelang, Jawa Tengah, Sabtu Malam (18/4/2026).
Dalam acara tersebut Menkop menyampaikan terima kasih atas dukungan para Ketua DPRD Kabupaten/Kota Se-Indonesia karena sudah turut bekerja keras dalam merealisasikan Program Prioritas Presiden Prabowo Subianto khususnya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Baca Lainnya :
- Menkop: Dekopinwil Jateng Berperan Strategis Kembangkan Produk Lokal melalui KDKMP0
- Menkop Bersama Menko PM Bahas Penguatan Kopdes Merah Putih Menjadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat0
- Langkah Nyata Pemerintah: Koperasi Desa Merah Putih Resmi Beroperasi di Mimika0
- Wamenkop Tekankan Kolaborasi Koperasi Eksisting Jadi Kakak Asuh Kopdes Dalam Pembiayaan Mikro0
- Menkop Terima Audiensi Menteri PPPA, Bahas Penguatan Peran Perempuan pada Kopdes Merah Putih0
Menkop berharap sinergitas antar pemerintah pusat dan daerah dapat terus terjaga sehingga memberikan dampak yang positif kepada masyarakat Indonesia.
Menkop menegaskan setelah pembentukan 83 ribu lebih kelembagaan KDKMP, kini memasuki fase operasionalisasi.
“Per hari ini pembangunan yang sudah selesai 100% sudah 5.500 titik. Ini tidak lepas juga dari dukungan dari teman-teman dari daerah, provinsi, kabupaten, kota yang ada,” papar Menkop.
Menkop menjelaskan KDKMP memiliki tiga fungsi, pertama menjual dan menyalurkan barang-barang kebutuhan, barang-barang subsidi, barang-barang kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari. Barang-barang bersubsidi termasuk gas LPG 3 kilogram, pupuk bersubsidi, beras SPHP, gula akan disalurkan melalui KDKMP. Fungsi yang kedua adalah menjadi off-taker, menampung dan menyerap hasil produk masyarakat di desa dan kelurahan.
Adapun fungsi yang ketiga adalah menjadi instrumen terbawah dari program-program pemerintah pusat termasuk bantuan-bantuan dari pemerintah pusat kepada para penerima manfaat.
Menkop mengatakan kegiatan-kegiatan KDKMP akan menjadi instrumen baru bagi masyarakat desa dan kelurahan karena masyarakat desa itu tidak lagi hanya sekadar sebagai penerima manfaat, tapi mereka juga akan diubah menjadi pelaku atau subjek ekonomi.
’’Ini akan mengubah betul-betul mindset ekonomi Indonesia dan diharapkan secara bertahap sistem ekonomi kita akan kembali berbasis kepada kebersamaan, kekeluargaan, dan kegotong royongan. Karena nanti misalkan di gerai-gerai sembako yang dijual di setiap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih itu adalah barang-barang yang juga diisi oleh produk-produk UMKM lokal,” ujar Menkop Ferry.
Menkop menjelaskan bahwa masyarakat ternyata mampu sebenarnya untuk memproduksi sendiri barang-barang yang paling sederhana. Karena itu, ke depan memberikan kesempatan ini juga bisa menjadi sarana bagi bapak dan ibu semua pimpinan DPRD provinsi, kabupaten, kota untuk mendorong produk UMKM di daerahnya masing-masing untuk kita sama-sama dampingi, kita inkubasi, bahkan kalau perlu dibiayai agar produk-produk UMKM lokal itu bisa mengisi gerai-gerai yang ada di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih itu.
“Jangan takut produknya enggak laku, karena kami akan prioritaskan produk-produk UMKM lokal yang akan mengisi rak-rak di Kopdes Merah Putih. Tapi ini perlu didorong bersama-sama, karena memang harapannya adalah produk-produk itu bisa diisi oleh kita sendiri,” ucap Menkop Ferry.(AS/BN).
_-_Copy.png)









_(1).png)
