- Lebaran Kukusan Bidik Rekor MURI 2027, Pawai Rantangan Jadi Andalan
- RDF: Ilusi Teknologi di Tengah Krisis Sampah
- Menkop Bersama Menko PM Bahas Penguatan Kopdes Merah Putih Menjadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat
- FSPMKI dukung pemogokan dokter Spesialis di Belu NTT : Bupati Belu jangan Baper !
- Mendag Busan Resmikan Pasar Tematik Industri Sidayu di Gresik: Perkuat Ekonomi Rakyat Berbasis Wisata dan Budaya
- PRSI Audiensi dengan BRIN, Perkuat Arah dan Kolaborasi Nasional
- Robotika untuk Negeri Hadir di Padang, Cetak Generasi Inovator dari MAN 1 Kota Padang
- Pengamat Sebut Posisi AS dan Israel Terdesak, Iran Pegang Kendali di Selat Hormuz.
- Terungkap! Kisah Perselingkuhan Suami dalam, Dalam Sujudku, Istri Pilih Bersujud di Tengah Luka
- Ketergantungan Impor Picu Krisis Plastik, Pemerintah Dorong Bioplastik Lokal
Menteri Bahlil Tunjukkan Kepedulian Tinggi terhadap Kaum Disabilitas, Bela Tambang Milik Bambang Susilo

Jakarta — Kepedulian Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia terhadap kaum disabilitas kembali terlihat dari tindakannya yang tegas dalam membela hak usaha milik penyandang disabilitas. Salah satunya saat ia memberikan pembelaan terhadap tambang milik Bambang Susilo, atau yang akrab disapa Bamsoes, seorang pengusaha tambang dari kalangan disabilitas.
Peristiwa itu terjadi ketika tambang milik Bamsoes sempat mendapat gangguan dari sejumlah pihak di masyarakat sekitar, meskipun secara administrasi tambang tersebut telah mengantongi izin resmi dan dinyatakan sah secara hukum.
Beberapa pihak diketahui menolak keberadaan tambang tersebut tanpa dasar yang kuat. Namun, ketika isu itu mencuat, Bahlil Lahadalia — yang pada saat itu masih menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) — langsung turun tangan untuk memastikan keberlangsungan usaha yang dijalankan oleh Bamsoes.
Baca Lainnya :
- Sinergi DWP Kemenkop Bersama Kepul Wujudkan Program Sampah Jadi Rupiah0
- KI DKI Jakarta Ajak Mahasiswa Manfaatkan Hak Akses Informasi Publik Melalui UU KIP0
- Aga Khan: Pekat IB Harus Jadi Tempat Berlindung Masyarakat Indonesia 0
- Pentingnya Inovasi Menu Bergizi Lokal dengan Rasa yang Disukai Anak-anak Penerima Manfaat SPPG Plawa Polda Bali0
- Lazada–PWI Dorong Wartawan Angkat Isu Kepercayaan dan Inovasi Digital Lewat Lomba Nasional 20250
Langkah cepat Bahlil mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, terutama komunitas disabilitas, karena dinilai sebagai wujud nyata keberpihakan pemerintah terhadap kelompok rentan yang berjuang di sektor ekonomi produktif.
“Pak Bahlil menunjukkan sikap tegas bahwa penyandang disabilitas juga memiliki hak yang sama untuk berusaha dan berkembang di dunia usaha, termasuk sektor pertambangan,” ujar salah satu aktivis disabilitas yang mengetahui kasus tersebut.
Sikap ini dinilai sejalan dengan semangat inklusivitas dan pemerataan ekonomi yang selama ini menjadi fokus kebijakan Bahlil. Ia kerap menegaskan bahwa investasi dan pembangunan nasional harus berpihak kepada seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali kaum disabilitas.
Dengan pembelaannya terhadap Bambang Susilo, Bahlil tidak hanya menjaga kepastian hukum di sektor pertambangan, tetapi juga memberikan inspirasi bagi pelaku usaha disabilitas lainnya untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi pembangunan nasional.
_-_Copy.png)






_(1).png)


.jpg)