Lazada–PWI Dorong Wartawan Angkat Isu Kepercayaan dan Inovasi Digital Lewat Lomba Nasional 2025

By Achmad Soleh 30 Okt 2025, 23:22:59 WIB Bisnis
Lazada–PWI Dorong Wartawan Angkat Isu Kepercayaan dan Inovasi Digital Lewat Lomba Nasional 2025

Keterangan Gambar : Lazada Indonesia bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) berkolaborasi gelar lomba menulis


Bernusa.com, JAKARTA – Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital, Lazada Indonesia bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) berkolaborasi mengajak para wartawan di seluruh Tanah Air untuk ikut menulis tentang masa depan ekosistem digital Indonesia.

Melalui Kompetisi Menulis Media Nasional 2025, kolaborasi ini mengusung tema besar:

“Membangun Ekosistem Ekonomi Digital Indonesia: Sinergi Kepercayaan, Inovasi, dan Pemberdayaan.”

Baca Lainnya :

Ajang ini digelar pada 3–28 November 2025, dan terbuka untuk wartawan media cetak maupun online di seluruh Indonesia. Pemenang akan diumumkan 15 Desember 2025, dengan total hadiah puluhan juta rupiah serta e-sertifikat resmi dari Lazada Indonesia.

Kepercayaan Jadi Pilar Utama Ekonomi Digital

Dalam dunia eCommerce yang semakin kompetitif, konsumen kini tidak hanya mencari produk berkualitas, tetapi juga rasa aman dan jaminan keaslian.

Lazada menghadirkan LazMall, kanal belanja terpercaya dengan empat pilar utama:

Jaminan 100% orisinal,

Kemudahan pengembalian barang,

Pengiriman tepat waktu, dan

Ketersediaan stok yang pasti.

“Kepercayaan adalah mata uang utama dalam ekonomi digital. Ketika konsumen merasa aman, mereka bukan hanya membeli produk, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem yang berkelanjutan,” tulis Lazada dalam panduan kompetisi tersebut.

AI dan Inovasi Jadi Penggerak Ekosistem eCommerce

Selain kepercayaan, inovasi menjadi pilar kedua dalam membangun masa depan digital.

Lazada berkomitmen mengintegrasikan Artificial Intelligence (AI) ke berbagai lini operasional dan pengalaman pengguna.

Melalui teknologi AI Lazzie, Lazada mampu menganalisis perilaku konsumen, memberi panduan kepada penjual, serta menyusun buku panduan berbasis data untuk meningkatkan performa toko online.

“AI bukan lagi sekadar alat, tapi mitra yang membentuk masa depan industri ritel digital,” tulis Lazada dalam keterangannya.

Dengan dukungan AI, ekosistem eCommerce menjadi lebih personal, efisien, dan berkelanjutan—tiga nilai penting dalam mendukung pertumbuhan merek lokal di Indonesia.

Dorong Pemberdayaan UMKM dan Wartawan Daerah

Menurut Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang, didampingi perwakilan PWI Sumatera Utara Austin Tumengkol, kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang kreatif, tetapi juga gerakan membangun narasi besar tentang pemberdayaan digital.

 “Kami berharap karya para wartawan mampu menyoroti cerita-cerita inspiratif tentang inovasi dan keberanian para pelaku UMKM dalam bertransformasi digital,” ujar Zulmansyah, Kamis (30/10).

Platform seperti Lazada terbukti membantu UMKM di berbagai daerah memperluas pasar tanpa batas geografis. Dengan dukungan LazMall dan fitur AI Lazzie, pelaku usaha dapat meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperkuat brand lokal di pasar nasional maupun internasional.

Hadiah Puluhan Juta Rupiah dan Kesempatan Emas untuk Wartawan

Panitia menyiapkan hadiah menarik bagi para pemenang:

Juara I: Rp8,5 juta

Juara II: Rp7 juta

Juara III: Rp6 juta

Tiga Juara Harapan: masing-masing Rp2 juta

Peserta wajib merupakan wartawan aktif di media cetak atau online. Artikel harus orisinal, dipublikasikan antara 3–28 November 2025, dan memuat unsur Lazada seperti LazMall, AI Lazzie, LazAffiliate, atau Pesan+.

Karya dapat dikirim ke lazadapr.id@ogilvy.com, sementara informasi lengkap tersedia di tautan resmi: https://bit.ly/LombaNulisPWI

Bangun Narasi Digital yang Inklusif dan Berkelanjutan

Kompetisi ini menjadi momentum bagi wartawan untuk berkontribusi dalam wacana nasional transformasi digital Indonesia—sekaligus menunjukkan bahwa media memiliki peran strategis dalam membangun ekonomi digital yang inklusif, aman, dan berkelanjutan.

Melalui sinergi kepercayaan, inovasi, dan pemberdayaan, Lazada dan PWI berharap lahir karya jurnalistik yang tidak hanya informatif, tetapi juga menginspirasi perubahan positif di tengah masyarakat digital Indonesia.(AS/B).