- Infrastruktur Terus Dikebut, TMMD Depok Optimistis Selesai Tepat Waktu
- RSUD Tarakan Menuju 39 Tahun: Menguat di Tengah Lonjakan Layanan Kesehatan Ibu Kota
- Makalah Sedekah dan Hibah Tugas Kampus Alhikmah Jakarta
- Menhan Sjafrie Menerima Kunjungan Pejabat Baru dari Kedubes Palestina, Perkuat Kerja Sama
- Kado Bulan K3, Menaker Gratiskan Pembinaan Ahli K3 Umum
- Kemnaker Siapkan Penguatan Hubungan Industrial 2026: Kerja Tenang, Usaha Pasti
- Belum Genap 2 Bulan, Jalan Aspal BKKD Rp1,8 Miliar di Desa Ngampal Sumberrejo Bojonegoro Sudah Tambal Sulam
- Menkop: Ekspor Manggis Oleh Koperasi Produsen Upland Subang Farm Bukti Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi Desa
- August PSI Kritik Langkah Pramono Impor 3.100 Sapi Dari Australia
- Relawan ILS Berencana Menambal Jalan Berlubang di Kemasan Krian
Ketum PRSI Wahyu Hidayat Gagas Kolaborasi Strategis PRSI dan KADIN untuk Indonesia Emas 2045

Jakarta, — Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI) melakukan audiensi bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia dalam rangka memperkuat silaturahmi kelembagaan dan membahas langkah strategis untuk mendorong terciptanya industri robotik nasional sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemandirian teknologi menuju Indonesia Emas 2045. (28/10)
Pertemuan yang berlangsung di Menara Kadin tersebut dihadiri oleh Widiyanto Saputro selaku Wakil Ketua Umum Bidang Keanggotaan, Rizani Imaniar Sutjipto (Wakil Ketua Komite Tetap Komunikasi Keanggotaan Biasa dan Luar Biasa), Johannes Samsi (Wakil Ketua Komite Tetap Sarana, Perhubungan, dan Logistik), dan Geugeu Julaeha (Wakil Ketua Komite Tetap Pengembangan Sinergitas Anggota).
Sementara dari PRSI dihadiri oleh jajaran pengurus PRSI, antara lain Wahyu Hidayat selaku Ketua Umum, Dwiant Ramady (Kepala Departemen Riset dan Pengembangan), serta Almer Barra (Bidang Kesekretariatan).
Baca Lainnya :
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak berdiskusi mengenai pentingnya membangun ekosistem robotika nasional yang kuat, terukur, dan berdaya saing global.
Ketua Umum PRSI, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa robotika bukan hanya sekadar teknologi masa depan, melainkan juga penggerak utama ekonomi masa kini.
“Robotik bukan hanya teknologi masa depan, namun ia adalah motor penggerak ekonomi masa kini. Oleh karena itu, kami dari PRSI berkomitmen untuk mendorong terciptanya industri robotik sebagai langkah yang tepat untuk mewujudkan kemandirian teknologi dan pertumbuhan ekonomi sebagaimana yang sudah ditargetkan 8% oleh pemerintah,” ujar Wahyu.
Sementara itu, Widiyanto Saputro, Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bidang Keanggotaan, menyambut positif langkah strategis yang diambil oleh PRSI.
“Kami akan mendukung langkah strategis PRSI untuk mewujudkan industri robotik sebagai upaya kontribusi nyata dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Kami juga siap berkolaborasi bersama PRSI dalam menyusun peta jalan atau roadmap industri robotik nasional, sehingga pengembangannya dapat berjalan dengan baik, terukur, sistematis dan berdaya saing global,” tutur Widiyanto.
Kolaborasi antara PRSI dan KADIN ini diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi antara dunia industri, riset, dan kebijakan publik — sesuai dengan semangat triple helix — untuk membangun industri robotik yang mandiri dan berkelanjutan di Indonesia.
Dengan adanya dukungan lintas sektor ini, diharapkan industri robotika dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru dan berperan strategis dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang berdaulat dalam teknologi dan berdaya saing global.
_-_Copy.png)






_(1).png)

.jpg)

