- Infrastruktur Terus Dikebut, TMMD Depok Optimistis Selesai Tepat Waktu
- RSUD Tarakan Menuju 39 Tahun: Menguat di Tengah Lonjakan Layanan Kesehatan Ibu Kota
- Makalah Sedekah dan Hibah Tugas Kampus Alhikmah Jakarta
- Menhan Sjafrie Menerima Kunjungan Pejabat Baru dari Kedubes Palestina, Perkuat Kerja Sama
- Kado Bulan K3, Menaker Gratiskan Pembinaan Ahli K3 Umum
- Kemnaker Siapkan Penguatan Hubungan Industrial 2026: Kerja Tenang, Usaha Pasti
- Belum Genap 2 Bulan, Jalan Aspal BKKD Rp1,8 Miliar di Desa Ngampal Sumberrejo Bojonegoro Sudah Tambal Sulam
- Menkop: Ekspor Manggis Oleh Koperasi Produsen Upland Subang Farm Bukti Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi Desa
- August PSI Kritik Langkah Pramono Impor 3.100 Sapi Dari Australia
- Relawan ILS Berencana Menambal Jalan Berlubang di Kemasan Krian
PLN UID Jakarta Raya Perluas Akses Pasar UMKM Lewat Kerja Sama Internasional di Korea Selatan

Keterangan Gambar : Pemilik UMKM Ghawean Dewe, Dewi Astuti, menampilkan berbagai produk craft seperti boneka, outer, dan mukena di booth Hub UMK Jakarta Raya binaan PLN UID Jakarta Raya pada ajang _Migran Arirang Multicultural Festival_ (MAMF) 24 - 26 Oktober 2025 di Changwon, Korea Selatan.
Bernusa.com, JAKARTA — PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya melalui Hub UMK Jakarta Raya sukses membawa lima pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaannya tampil di ajang internasional Migran Arirang Multicultural Festival (MAMF) 2025 yang digelar di Kota Changwon, Korea Selatan, pada 24–26 Oktober 2025.

Baca Lainnya :
- Menteri UMKM Apresiasi NTT Mart untuk Perluasan Pasar Produk Lokal0
- Entrepreneur Hub Lampung 2025: Lahirkan Generasi Pengusaha Muda Berbasis Teknologi0
- Lazada–PWI Dorong Wartawan Angkat Isu Kepercayaan dan Inovasi Digital Lewat Lomba Nasional 20250
Poto: Pengunjung asal Korea Selatan bersama anak-anaknya antusias melihat dan memilih produk craft boneka batik karya UMKM binaan PLN UID Jakarta Raya di ajang Migran Arirang Multicultural Festival_ (MAMF) 24 - 26 Oktober 2025 di Changwon, Korea Selatan.
Festival multikultural tahunan yang diikuti oleh 13 negara ini menjadi panggung penting bagi Indonesia untuk memperkenalkan produk kreatif dan wastra Nusantara kepada masyarakat global. Acara berlangsung setiap hari dari pukul 10.00 hingga 20.00 waktu setempat dan menarik ribuan pengunjung dari berbagai negara.
UMKM Binaan PLN Pamerkan Keindahan Karya Anak Bangsa
Dalam kesempatan ini, PLN UID Jakarta Raya menampilkan lima UMKM unggulan yang membawa produk khas Indonesia, yaitu:
1. Ghawean Dewe (Dewi Astuti) – produk kriya seperti boneka, outer, dan mukena
2. Rumah Batik Palbatu (Budi Dwi Hariyanto) – busana batik dan vest batik
3. La Suntu Tastio (Indari) – tas etnik berbahan tenun dan batik
4. Hijasmita (Asmita) – scarf, outer, dan pouch
5. Ichinogami (Putri Ayu Pratami) – papercraft bertema budaya Indonesia
Kelima UMKM ini menjadi bagian dari paviliun Indonesia yang menonjolkan keindahan budaya, kearifan lokal, dan kreativitas tangan-tangan terampil anak bangsa.
PLN: Tak Hanya Menyalakan Listrik, Tapi Juga Semangat Ekonomi
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menyampaikan bahwa keikutsertaan UMKM binaan PLN di ajang MAMF 2025 adalah bentuk nyata dukungan PLN terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kami berkomitmen tidak hanya menyediakan listrik andal untuk masyarakat, tetapi juga menyalakan semangat kemandirian ekonomi melalui pengembangan UMKM. Kehadiran lima UMKM binaan PLN UID Jakarta Raya di Korea Selatan ini menjadi bukti bahwa produk lokal mampu bersaing dan diminati di pasar internasional,” ujar Andy Adcha dalam keterangan tertulisnya, Jumat (31/10/2025).
Antusiasme Pengunjung dan Peluang Kerja Sama Global
Selama festival, animo pengunjung terhadap produk Indonesia sangat tinggi. Boneka, scarf, dan outer buatan tangan khas Indonesia menjadi favorit karena dinilai unik, artistik, dan sarat nilai budaya.
Selain menarik minat pembeli, ajang ini juga membuka peluang kolaborasi bisnis antara pelaku UMKM Indonesia dan mitra internasional. Salah satu hasil konkret adalah kerja sama antara Hub UMK Jakarta Raya dan Toko Wastra Indonesia di Gimhae, Busan. Melalui kerja sama ini, produk UMKM binaan PLN akan dipasarkan di Korea Selatan selama satu tahun ke depan.
Testimoni Pelaku UMKM: Bangga Produk Lokal Dihargai Dunia
Pemilik Ghawean Dewe, Dewi Astuti, mengaku bangga dapat membawa hasil karyanya hingga ke Korea Selatan dan mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat.
“Saya sangat terharu melihat respon pengunjung Korea yang antusias terhadap produk kami. Banyak yang tertarik dengan boneka dan outer buatan tangan khas Indonesia. Kesempatan ini membuka peluang besar bagi kami untuk memperluas pasar, dan semua ini tidak lepas dari dukungan PLN UID Jakarta Raya,” ujar Dewi.
PLN Konsisten Dukung UMKM Naik Kelas
Partisipasi UMKM binaan PLN UID Jakarta Raya dalam MAMF 2025 menjadi bukti nyata komitmen PLN dalam menggerakkan roda ekonomi masyarakat melalui kolaborasi dan pembinaan berkelanjutan.
Langkah ini juga sejalan dengan semangat “PLN Peduli” untuk menyalakan energi keberlanjutan, memperluas akses ekonomi, dan memperkenalkan kre
ativitas Indonesia ke panggung dunia. (***).
_-_Copy.png)






_(1).png)

.jpg)

