- Perkuat Inovasi dan Layanan Digital, Bank Raya Perluas Percepatan Inklusi Keuangan Digital di Indonesia
- Ilhamsyah Buka Suara di Rakernas Jarnasindo: Indonesia Emas 2045 Harus Berpihak pada Rakyat dan Buruh
- Berikut Panduan Praktis Memulai Usaha bagi Pemula
- Sri Asih, Perempuan Tangguh di Balik Layanan AgenBRILink, Permudah Transaksi Warga Kutoarjo
- KAI Logistik Rampungkan Pengiriman 8 Unit KRL dari Banyuwangi ke Kalimas
- Gods within Her: Generasi Muda Vietnam di Tengah Milan Fashion Week
- Kementerian UMKM dan Barantin Berkolaborasi Permudah Akses Pasar Ekspor UMKM
- Dokter Citra Poerwa: Stres Finansial Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik dan Mental
- Telkom AI Center Dukung AI Hackathon Aceh 2026, Dorong Inovasi Digital Berbasis AI di Kalangan Mahasiswa
- Jakarta Financial Festival 2026 Sukses, 1.000 Rekening Baru Dibuka
SP TPK-KOJA Resmi Bergabung dengan FBTPI–KPBI, Ilhamsyah: Persatuan Buruh Pelabuhan Semakin Kuat

Keterangan Gambar : SP TPK-KOJA Resmi Bergabung dengan FBTPI–KPBI
Bernusa.com. JAKARTA — Kabar baik datang bagi gerakan buruh pelabuhan di Indonesia. Setelah melalui rapat pengurus internal, Serikat Pekerja Terminal Peti Kemas Koja (SP TPK-KOJA) secara resmi memutuskan bergabung dengan Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (FBTPI) yang bernaung di bawah Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI).
Bergabungnya SP TPK-KOJA dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat konsolidasi gerakan buruh pelabuhan di tengah berbagai tantangan dunia kerja yang terus berubah. Mulai dari sistem kerja fleksibel, tekanan efisiensi industri, hingga persoalan perlindungan hak-hak pekerja yang semakin kompleks.
Ketua Umum Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia, Ilhamsyah, menyambut positif keputusan tersebut dan menyebutnya sebagai momentum penting bagi penguatan organisasi buruh sektor pelabuhan.
Baca Lainnya :
- Pemagangan Nasional dan Ketidakpastian Kerja0
- Buruh Tidak Memakai Dolar, Tetapi Menanggung Seluruh Dampaknya0
- Bahas Aspirasi Pekerja hingga Peran Kampus, Ratas Kabinet Merah Putih Perkuat Kebijakan Pro-Rakyat0
- Dinamika May Day dan Tantangan Penguatan Gerakan Buruh di Indonesia0
- 28 Tahun di Jalan Perjuangan: Suara Buruh Tak Pernah Padam0
“Bergabungnya SP TPK-KOJA bukan hanya soal bertambahnya anggota organisasi, tetapi bertambahnya kekuatan perjuangan. Ini adalah langkah maju untuk memperkuat solidaritas dan persatuan buruh pelabuhan dalam menghadapi tantangan industri yang semakin berat,” ujar Ilhamsyah dalam keterangannya.
Menurutnya, persatuan menjadi syarat utama agar kaum buruh memiliki posisi tawar yang lebih kuat dalam memperjuangkan kesejahteraan, perlindungan kerja, dan masa depan pekerja beserta keluarganya.
“Kaum buruh tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Ketika serikat-serikat bersatu dalam satu barisan perjuangan, maka suara buruh akan semakin kuat dan sulit diabaikan. Kami percaya, bergabungnya SP TPK-KOJA akan memberi energi baru bagi perjuangan buruh pelabuhan di Indonesia,” lanjutnya.
FBTPI–KPBI sendiri selama ini dikenal aktif mengadvokasi berbagai isu ketenagakerjaan di sektor transportasi dan pelabuhan, termasuk persoalan upah, keselamatan kerja, jaminan sosial, hingga penolakan terhadap praktik kerja yang merugikan buruh.
Dengan bergabungnya SP TPK-KOJA, konsolidasi gerakan buruh pelabuhan diharapkan semakin solid dalam menghadapi dinamika industri logistik dan kepelabuhanan nasional yang terus berkembang.
“Selamat datang kawan-kawan SP TPK-KOJA di keluarga besar FBTPI–KPBI. Satu langkah maju untuk organisasi, satu kekuatan baru untuk perjuangan. Karena hanya dengan bersatu, buruh akan semakin kuat,” tutup Ilhamsyah.
_-_Copy.png)









_(1).png)
