- Ketua Harian DPP Partai Ummat Heikal Safar Menggelar Diskusi Bulanan Perdana Dan Temu Media Dalam Rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
- Angkat Jejak Sejarah Jalan Pos dan KAA, Bandung Siapkan Forum Kota Pusaka Indonesia 2027
- Meneladani Akhlak Nabi untuk Jakarta yang Beradab dan Indonesia yang Bersatu
- Analisa KOMRAD 98, 27 Agustus 2026: Menanti Gelombang Besar Perlawanan Masyarakat.
- Teh Java Preanger Dilirik Investor Belanda di KKI 2026
- Wali Kota Munjirin Tinjau Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati, Dorong Penataan Kawasan
- Mengenal Joe Thunder, Sang \"Seribu Wajah\" Yang Menjadi Mentor Di Balik Layar Magis Indonesia
- Gus Ipul Pastikan Kemensos Tangani Korban Kebakaran Kampung Adat Sade
- Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 91 Orang, Ancaman Penyakit Mulai Mengintai Pengungs
- 1.660 Warga Ramaikan Fun Run HUT RI di Jakarta Barat
Tarif TransBandara Blok M–Soetta Naik Mulai 1 September, Tetap Jadi Moda Termurah ke Bandara

Keterangan Gambar : Ilustrasi Kenaikan Tarif TJ ke Bandara
Bernusa.com. JAKARTA – Penumpang TransBandara rute Blok M–Bandara Internasional Soekarno-Hatta harus bersiap membayar tarif baru mulai 1 September 2026. Setelah beberapa bulan menikmati tarif promosi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menetapkan ongkos layanan tersebut menjadi Rp15.000 untuk sekali perjalanan.
Meski mengalami penyesuaian, tarif tersebut masih menjadi salah satu pilihan transportasi publik paling ekonomis menuju Bandara Soekarno-Hatta. Dibandingkan layanan bus bandara, taksi maupun transportasi berbasis aplikasi, biaya perjalanan dengan TransBandara tetap jauh lebih terjangkau.
Penetapan tarif baru dilakukan seiring berakhirnya masa promosi yang diberlakukan sejak layanan ini diluncurkan. Kebijakan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan operasional layanan, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Baca Lainnya :
Sejak mulai beroperasi, rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta mendapat respons positif dari masyarakat. Kehadiran layanan ini dinilai mampu menjawab kebutuhan mobilitas warga yang menginginkan akses langsung ke bandara dengan biaya murah tanpa harus berganti moda transportasi beberapa kali.
Layanan TransBandara juga menjadi bagian dari pengembangan jaringan Transjabodetabek yang diarahkan untuk memperkuat konektivitas transportasi publik di kawasan metropolitan. Pemerintah berharap semakin banyak masyarakat beralih dari kendaraan pribadi menuju angkutan umum sehingga dapat membantu mengurangi kemacetan sekaligus menekan emisi kendaraan.
Dengan pemberlakuan tarif baru mulai awal September, masyarakat diimbau menyesuaikan saldo kartu uang elektronik maupun aplikasi pembayaran sebelum menggunakan layanan tersebut. Pemerintah optimistis tarif Rp15.000 tetap kompetitif dan tidak akan mengurangi minat masyarakat menggunakan TransBandara sebagai pilihan utama menuju Bandara Soekarno-Hatta.
_-_Copy.png)









_(1).png)
