- Disegel Tetapi Pembangunan Terus Berjalan, Kevin Wu Desak Usut Lapangan Padel di Aset Pemprov DKI
- Politisi Muda Partai Ummat Ridho Rahmadi Menantu Amien Rais Dikabarkan Mundur Dari Jabatan Ketua Umum DPP Partai Ummat
- AI Mulai Masuk Industri Film, Jeremias Nyangoen: Kita Tak Bisa Menolak Perkembangan Teknologi
- Robot Humanoid Mornine Kantongi Sertifikasi CE Uni Eropa, Bidik Pasar Global
- Ketua Harian DPP Partai Ummat Heikal Safar Menggelar Diskusi Bulanan Perdana Dan Temu Media Dalam Rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
- Angkat Jejak Sejarah Jalan Pos dan KAA, Bandung Siapkan Forum Kota Pusaka Indonesia 2027
- Meneladani Akhlak Nabi untuk Jakarta yang Beradab dan Indonesia yang Bersatu
- Analisa KOMRAD 98, 27 Agustus 2026: Menanti Gelombang Besar Perlawanan Masyarakat.
- Teh Java Preanger Dilirik Investor Belanda di KKI 2026
- Wali Kota Munjirin Tinjau Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati, Dorong Penataan Kawasan
Dari Series ke Layar Lebar, Zona Merah, Siap Hadir di Bioskop, Lebih Brutal dan Sinematik

Keterangan Gambar : Poster film " Zona Merah".
BERNUSA COM,Jakarta, — Setelah sukses mencuri perhatian publik lewat versi series, Zona Merah kini resmi melangkah ke layar lebar dengan skala yang jauh lebih besar. Screenplay Films mengumumkan bahwa proses syuting film ini akan dimulai pada April hingga Mei 2026, menghadirkan pengalaman visual yang lebih sinematik serta cerita yang lebih intens dan mendalam.
Film Zona Merah akan disutradarai oleh Sidharta Tata bersama Fajar Martha Santosa, dua sineas yang dikenal memiliki rekam jejak kuat di genre action dan horor.
Sidharta Tata juga kembali dipercaya sebagai penulis skenario, sementara Fajar Martha Santosa memimpin keseluruhan proses pengembangan untuk memastikan transisi dari series ke film berjalan dengan visi yang lebih matang dan solid.
Baca Lainnya :
- Saat Ibu Mulai Lupa: Kisah Emosional dalam Film, Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan0
- Film Meja Tanpa Laci, Sentil Krisis Integritas Penegakan Hukum di Indonesia0
- Meriam Bellina Tampil Mengharukan di Final Poster Film Titip Bunda di Surga-Mu0
- Film \"DALAM SUJUDKU\" Cinta & Kesetiaan menjadi Drama Ujian Rumahtangga0
- Horor Romantis Berlatar Korea, Film Tolong Saya(Dowajuseyo) Angkat Kisah Arwah Pencari Keadilan0
Dari jajaran pemain, film ini menghadirkan kombinasi karakter lama yang sudah dikenal penonton serta sejumlah wajah baru yang siap memperluas semesta cerita. Aghniny Haque, Andri Mashadi, Maria Theodore, Devano, dan Lukman Sardi kembali melanjutkan peran mereka.
Sementara itu, Luna Maya, Bryan Domani, Shindy Huang, Myesha Lin, dan Derby Romero resmi bergabung, membawa dinamika baru yang menjanjikan.
Menariknya, Luna Maya tidak hanya tampil di depan layar, tetapi juga mengambil peran penting sebagai Eksekutif Produser. Keterlibatannya menandai kontribusi kreatif yang lebih dalam dalam pengembangan proyek ini.
Versi layar lebar Zona Merah akan membawa penonton ke dunia yang lebih luas, gelap, dan brutal. Konflik yang dihadirkan disebut akan semakin kompleks, dengan pendalaman karakter yang lebih kuat serta atmosfer chaos yang lebih intens, terutama saat manusia harus bertahan hidup di tengah ancaman para mayat hidup.
Sidharta Tata menyampaikan bahwa film ini akan membawa pengalaman berbeda dibanding versi series.
“Zona Merah memiliki fondasi dunia dan cerita yang sangat kuat sejak versi series. Di film ini, kami ingin membawa semuanya ke level berikutnya—lebih emosional, lebih besar, dan lebih intens. Kami ingin penonton merasa tidak aman di kursi bioskop,” ujarnya.
Sementara itu, Luna Maya menilai proyek ini memiliki potensi besar untuk mengangkat karya lokal ke level yang lebih tinggi.
“Ini adalah langkah penting untuk membawa IP lokal berkembang, baik dari sisi produksi maupun jangkauan audiens,” ungkapnya.
Dengan ambisi produksi yang lebih besar dan pendekatan storytelling yang lebih berani, Zona Merah diprediksi akan menjadi salah satu film genre paling dinantikan di tahun 2026.(AS/BN).
_-_Copy.png)









_(1).png)
