- Ketergantungan Impor Picu Krisis Plastik, Pemerintah Dorong Bioplastik Lokal
- Langkah Nyata Pemerintah: Koperasi Desa Merah Putih Resmi Beroperasi di Mimika
- Perang Timur Tengah dan Perebutan Energi Dunia
- Kowapta Soroti Kinerja Jakpro: Ambisi Besar Dinilai Tak Sejalan dengan Akuntabilitas
- Indonesia Menuju Era Demokrasi Baru: Membaca Regresi Militerisme dengan Data, Teori, dan Fakta Mutakhir.
- PRSI Kembangkan CNC Serbaguna, Perkuat Industri dan Siapkan Generasi Robotika
- Dukung Ketegasan Munjirin, Jangan Biarkan Birokrasi Jadi Panggung Sandiwara
- Audensi di Kantor Kementerian PB.Formula Berharap Yusril Ihza Mahendra Mendukung Kegiatan Majis Ilmu dan Majlis Dzikir
- Ketua KJJT Ade Maulana Wafat, VJB Takziah ke Rumah Duka di Surabaya
- Megah di Mata, Berat di Anggaran: Membaca Ulang JIS
Ketua KJJT Ade Maulana Wafat, VJB Takziah ke Rumah Duka di Surabaya

Keterangan Gambar : Keluarga Besar Vanguard Jurnalis Bersatu (VJB)
BERNUSA.COM: Surabaya, – Keluarga Besar Vanguard Jurnalis Bersatu (VJB) kembali menunjukkan solidaritas. Kali ini, VJB mengunjungi rumah duka Almarhum Ade Maulana di Jalan Sawunggaling, Surabaya, Selasa (07/04/2026).
Ade Maulana wafat pada Minggu dini hari (05/04/2026). Ia merupakan wartawan senior sekaligus Ketua Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT). Selain itu, ia meninggalkan seorang istri dan dua anak.
Sejumlah jurnalis hadir untuk memberikan penghormatan. Di antaranya Kukuh Setya yang akrab disapa Panglima Tua. Kemudian, hadir pula wartawan senior Glewoh dan Bledex. Kehadiran mereka menunjukkan rasa hormat atas dedikasi Almarhum di dunia jurnalistik.
Baca Lainnya :
Kukuh Setya mengenang Ade Maulana sebagai sosok panutan. Ia menilai Almarhum berjiwa besar dan ringan membantu sesama. Oleh sebab itu, banyak jurnalis menjadikannya tempat belajar dan berdiskusi.
“Beliau sahabat sekaligus guru. Saya belajar menulis dari Mas Ade. Selain itu, beliau membantu saya saat terkena Covid-19. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi-Nya,” ujar Kukuh.
Sementara itu, Glewoh menyampaikan kesan mendalam. Ia menyebut Ade Maulana sebagai pribadi lugas dan profesional. Bahkan, Almarhum sering memberi semangat serta wawasan kepada rekan jurnalis.
Di sisi lain, pihak keluarga menyampaikan terima kasih atas kehadiran para pelayat. Mereka juga memohon maaf apabila semasa hidup Almarhum pernah berbuat salah.
“Kami mewakili keluarga mengucapkan terima kasih. Selain itu, kami memohon maaf apabila semasa hidup Almarhum pernah berbuat salah,” ucap perwakilan keluarga.
Selanjutnya, VJB menyerahkan santunan solidaritas kepada keluarga. Setelah itu, seluruh peserta memanjatkan doa bersama. Kegiatan kemudian berlanjut dengan ramah tamah dan foto bersama di depan karangan bunga.
“Selamat jalan kawan. Kami bersaksi engkau orang baik. Semoga surga menjadi tempat terindah untukmu,” pungkas Kukuh.
(Redho)
_-_Copy.png)






_(1).png)

.jpg)

