- Tekan Angka Kecelakaan, Polda Jabar Gencarkan Operasi Patuh Lodaya 2026
- Membangun Kepercayaan di Tengah Pertumbuhan Ekonomi AI Indonesia
- Pertamina Foundation Hadirkan Daycare Bumi Patra Simprug, Wujudkan Lingkungan Kerja Ramah Keluarga
- BRI BO Yogyakarta Cik Ditiro Hadirkan BRICafe, Layanan Perbankan dan Kafe dalam Satu Ruang
- Perkuat Inovasi dan Layanan Digital, Bank Raya Perluas Percepatan Inklusi Keuangan Digital di Indonesia
- Ilhamsyah Buka Suara di Rakernas Jarnasindo: Indonesia Emas 2045 Harus Berpihak pada Rakyat dan Buruh
- Berikut Panduan Praktis Memulai Usaha bagi Pemula
- Sri Asih, Perempuan Tangguh di Balik Layanan AgenBRILink, Permudah Transaksi Warga Kutoarjo
- KAI Logistik Rampungkan Pengiriman 8 Unit KRL dari Banyuwangi ke Kalimas
- Gods within Her: Generasi Muda Vietnam di Tengah Milan Fashion Week
Ketua KJJT Ade Maulana Wafat, VJB Takziah ke Rumah Duka di Surabaya

Keterangan Gambar : Keluarga Besar Vanguard Jurnalis Bersatu (VJB)
BERNUSA.COM: Surabaya, – Keluarga Besar Vanguard Jurnalis Bersatu (VJB) kembali menunjukkan solidaritas. Kali ini, VJB mengunjungi rumah duka Almarhum Ade Maulana di Jalan Sawunggaling, Surabaya, Selasa (07/04/2026).
Ade Maulana wafat pada Minggu dini hari (05/04/2026). Ia merupakan wartawan senior sekaligus Ketua Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT). Selain itu, ia meninggalkan seorang istri dan dua anak.
Sejumlah jurnalis hadir untuk memberikan penghormatan. Di antaranya Kukuh Setya yang akrab disapa Panglima Tua. Kemudian, hadir pula wartawan senior Glewoh dan Bledex. Kehadiran mereka menunjukkan rasa hormat atas dedikasi Almarhum di dunia jurnalistik.
Baca Lainnya :
Kukuh Setya mengenang Ade Maulana sebagai sosok panutan. Ia menilai Almarhum berjiwa besar dan ringan membantu sesama. Oleh sebab itu, banyak jurnalis menjadikannya tempat belajar dan berdiskusi.
“Beliau sahabat sekaligus guru. Saya belajar menulis dari Mas Ade. Selain itu, beliau membantu saya saat terkena Covid-19. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi-Nya,” ujar Kukuh.
Sementara itu, Glewoh menyampaikan kesan mendalam. Ia menyebut Ade Maulana sebagai pribadi lugas dan profesional. Bahkan, Almarhum sering memberi semangat serta wawasan kepada rekan jurnalis.
Di sisi lain, pihak keluarga menyampaikan terima kasih atas kehadiran para pelayat. Mereka juga memohon maaf apabila semasa hidup Almarhum pernah berbuat salah.
“Kami mewakili keluarga mengucapkan terima kasih. Selain itu, kami memohon maaf apabila semasa hidup Almarhum pernah berbuat salah,” ucap perwakilan keluarga.
Selanjutnya, VJB menyerahkan santunan solidaritas kepada keluarga. Setelah itu, seluruh peserta memanjatkan doa bersama. Kegiatan kemudian berlanjut dengan ramah tamah dan foto bersama di depan karangan bunga.
“Selamat jalan kawan. Kami bersaksi engkau orang baik. Semoga surga menjadi tempat terindah untukmu,” pungkas Kukuh.
(Redho)
_-_Copy.png)









_(1).png)
