- Bank Jakarta Borong Tiga Penghargaan Infobank-MRI 2026, Bukti Layanan Nasabah Makin Prima
- Relawan Kesehatan Indonesia Dampingi Pasien Asam Lambung ke IGD RS Polri
- Gempa Kembar Guncang Venezuela, 188 Orang Tewas dan 1.520 Terluka
- SBAI-FBTPI-KPBI Serukan Mobilisasi Besar, Kecam Dugaan Union Busting
- Rekan Indonesia Bongkar 6 Kelemahan RUU HAM, Ini Usulan Lengkapnya
- Rekan Indonesia Dukung RUU HAM, Dorong Penguatan Hak Atas Kesehatan
- Bom Waktu Ekonomi 2026: Ancaman Nyata Badai PHK Massal
- Resmikan Ribuan Kilometer Jalan Daerah, Prabowo Siapkan Dukungan Infrastruktur Sampai Desa
- Era AI dan Krisis Kepercayaan Jadi Sorotan Utama SILAT APIK PTMA 2026 di Jakarta
- Kapan Kita Pergi Umroh, Nek? Derita Korban Penipuan Biro Perjalanan Umroh.
Relawan Kesehatan Indonesia Dampingi Pasien Asam Lambung ke IGD RS Polri

Keterangan Gambar : Warga Penderita Asam Lambung Akut Yang Didampingi Rekan Indonesia
Bernusa.com. JAKARTA – Komitmen Relawan Kesehatan (Rekan) Indonesia dalam membantu masyarakat kembali ditunjukkan oleh Koordinator Pelaksana Daerah (KPD) Jakarta Timur. Pada Jumat (26/6/2026), seorang warga bernama Harsanto mendapat pendampingan kesehatan hingga ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Polri, Jakarta Timur.
Pasien yang diketahui berdomisili di Jalan Damai RT 06/RW 02, Desa Toboali, Kecamatan Toboali, Bangka Belitung tersebut mengalami keluhan asam lambung dan membutuhkan penanganan medis segera.
Advokator KPD Jakarta Timur Rekan Indonesia, Siti Rohmah, yang akrab disapa Youma, mengatakan bahwa pihak keluarga mendatangi kediamannya untuk meminta bantuan membawa pasien ke rumah sakit karena merasa kebingungan terkait proses pelayanan kesehatan.
Baca Lainnya :
- Rekan Indonesia Bongkar 6 Kelemahan RUU HAM, Ini Usulan Lengkapnya0
- 10 Ribu Warga Jakpus Sampaikan Aspirasi untuk MBG0
- Dukung Ketegasan Munjirin, Jangan Biarkan Birokrasi Jadi Panggung Sandiwara0
- Ketua KPD REKAN Jakbar Kritik Keras Layanan BPJS di RS Hermina Daan Mogot0
- Nuzulul Quran dan Mencari Cahaya Lailatul Qadr.0
"Pada tanggal 26 Juni 2026 sekitar pukul 19.30 WIB, keluarga pasien datang ke rumah saya untuk meminta bantuan membawa saudaranya ke rumah sakit terdekat. Karena keluarga belum memahami prosedur pelayanan di rumah sakit, saya kemudian mendampingi pasien hingga ke IGD RS Polri," ujar Youma.
Menurut Youma, pendampingan dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus memastikan pasien mendapatkan akses layanan kesehatan yang cepat dan tepat.
"Kami hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang belum memahami alur pelayanan kesehatan. Harapannya, pasien bisa segera mendapatkan penanganan medis yang optimal," tambahnya.
Saat ini, pasien masih berada di IGD RS Polri untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut oleh tim medis.
Rekan Indonesia terus berkomitmen memberikan pendampingan dan advokasi kesehatan bagi masyarakat, khususnya bagi warga yang mengalami kendala dalam mengakses layanan kesehatan.
_-_Copy.png)







_(1).png)

