- Angkat Jejak Sejarah Jalan Pos dan KAA, Bandung Siapkan Forum Kota Pusaka Indonesia 2027
- Meneladani Akhlak Nabi untuk Jakarta yang Beradab dan Indonesia yang Bersatu
- Analisa KOMRAD 98, 27 Agustus 2026: Menanti Gelombang Besar Perlawanan Masyarakat.
- Teh Java Preanger Dilirik Investor Belanda di KKI 2026
- Wali Kota Munjirin Tinjau Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati, Dorong Penataan Kawasan
- Mengenal Joe Thunder, Sang \"Seribu Wajah\" Yang Menjadi Mentor Di Balik Layar Magis Indonesia
- Gus Ipul Pastikan Kemensos Tangani Korban Kebakaran Kampung Adat Sade
- Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 91 Orang, Ancaman Penyakit Mulai Mengintai Pengungs
- 1.660 Warga Ramaikan Fun Run HUT RI di Jakarta Barat
- Bangkit dari Mati Suri, Karang Taruna RW 09 Kalibata Gelar Pesta Kemerdekaan Meriah pada 29 Agustus 2026
Relawan Kesehatan Indonesia Dampingi Pasien Asam Lambung ke IGD RS Polri

Keterangan Gambar : Warga Penderita Asam Lambung Akut Yang Didampingi Rekan Indonesia
Bernusa.com. JAKARTA – Komitmen Relawan Kesehatan (Rekan) Indonesia dalam membantu masyarakat kembali ditunjukkan oleh Koordinator Pelaksana Daerah (KPD) Jakarta Timur. Pada Jumat (26/6/2026), seorang warga bernama Harsanto mendapat pendampingan kesehatan hingga ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Polri, Jakarta Timur.
Pasien yang diketahui berdomisili di Jalan Damai RT 06/RW 02, Desa Toboali, Kecamatan Toboali, Bangka Belitung tersebut mengalami keluhan asam lambung dan membutuhkan penanganan medis segera.
Advokator KPD Jakarta Timur Rekan Indonesia, Siti Rohmah, yang akrab disapa Youma, mengatakan bahwa pihak keluarga mendatangi kediamannya untuk meminta bantuan membawa pasien ke rumah sakit karena merasa kebingungan terkait proses pelayanan kesehatan.
Baca Lainnya :
- Rekan Indonesia Bongkar 6 Kelemahan RUU HAM, Ini Usulan Lengkapnya0
- 10 Ribu Warga Jakpus Sampaikan Aspirasi untuk MBG0
- Dukung Ketegasan Munjirin, Jangan Biarkan Birokrasi Jadi Panggung Sandiwara0
- Ketua KPD REKAN Jakbar Kritik Keras Layanan BPJS di RS Hermina Daan Mogot0
- Nuzulul Quran dan Mencari Cahaya Lailatul Qadr.0
"Pada tanggal 26 Juni 2026 sekitar pukul 19.30 WIB, keluarga pasien datang ke rumah saya untuk meminta bantuan membawa saudaranya ke rumah sakit terdekat. Karena keluarga belum memahami prosedur pelayanan di rumah sakit, saya kemudian mendampingi pasien hingga ke IGD RS Polri," ujar Youma.
Menurut Youma, pendampingan dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus memastikan pasien mendapatkan akses layanan kesehatan yang cepat dan tepat.
"Kami hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang belum memahami alur pelayanan kesehatan. Harapannya, pasien bisa segera mendapatkan penanganan medis yang optimal," tambahnya.
Saat ini, pasien masih berada di IGD RS Polri untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut oleh tim medis.
Rekan Indonesia terus berkomitmen memberikan pendampingan dan advokasi kesehatan bagi masyarakat, khususnya bagi warga yang mengalami kendala dalam mengakses layanan kesehatan.
_-_Copy.png)









_(1).png)
