- Disegel Tetapi Pembangunan Terus Berjalan, Kevin Wu Desak Usut Lapangan Padel di Aset Pemprov DKI
- Politisi Muda Partai Ummat Ridho Rahmadi Menantu Amien Rais Dikabarkan Mundur Dari Jabatan Ketua Umum DPP Partai Ummat
- AI Mulai Masuk Industri Film, Jeremias Nyangoen: Kita Tak Bisa Menolak Perkembangan Teknologi
- Robot Humanoid Mornine Kantongi Sertifikasi CE Uni Eropa, Bidik Pasar Global
- Ketua Harian DPP Partai Ummat Heikal Safar Menggelar Diskusi Bulanan Perdana Dan Temu Media Dalam Rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
- Angkat Jejak Sejarah Jalan Pos dan KAA, Bandung Siapkan Forum Kota Pusaka Indonesia 2027
- Meneladani Akhlak Nabi untuk Jakarta yang Beradab dan Indonesia yang Bersatu
- Analisa KOMRAD 98, 27 Agustus 2026: Menanti Gelombang Besar Perlawanan Masyarakat.
- Teh Java Preanger Dilirik Investor Belanda di KKI 2026
- Wali Kota Munjirin Tinjau Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati, Dorong Penataan Kawasan
Terbaring Berbulan-bulan, Warga Koja Dievakuasi Rekan Indonesia ke RSUD Koja

Keterangan Gambar : Pendampingan Rekan Indonesia Jakarta Utara
JAKARTA– Rekan Indonesia KPD Jakarta Utara bergerak cepat mengevakuasi seorang warga Koja, Jakarta Utara, yang telah terbaring sakit selama sekitar lima bulan dan tidak mampu mengakses layanan kesehatan secara mandiri. Berkat pendampingan tim advokasi, pasien kini telah menjalani perawatan di RSUD Koja.
Pasien bernama Nurhayani (44), warga Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, dievakuasi pada 20 Juli 2026 setelah anaknya, Fadilah, menghubungi Rekan Indonesia untuk meminta bantuan.
Baca Lainnya :
- Heikal Safar Nyatakan Partai Ummat Dukung Presiden Prabowo Lawan Kedzaliman Untuk Tegakkan Keadilan Di Seluruh Indonesia0
- UIB Buka KKM 2026/2027 di Pamijahan, Fokus pada Pemberdayaan Desa0
- Sejumlah Ormas dan Lembaga Layangkan Nota Keberatan atas Inpres KDMP.0
- SRBI, Likuiditas Berlimpah, tapi Daya Beli Mandeg0
- Menkes Budi Gunadi Dorong Bedah Robotik dan AI, Indonesia Bidik Jadi Pusat Teknologi Kesehatan0
Berdasarkan keterangan keluarga, Nurhayani diduga mengalami saraf terjepit sejak Februari 2026. Selama beberapa bulan terakhir, kondisinya terus memburuk hingga hanya bisa terbaring di tempat tidur. Saat laporan diterima, pasien mengalami sesak napas, nyeri hebat, serta luka di bagian punggung akibat terlalu lama berbaring.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Advokasi Rekan Indonesia KPD Jakarta Utara segera berkoordinasi dengan layanan Ambulans PK3D untuk melakukan evakuasi menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Koja.
Setelah menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan medis di IGD, pasien kemudian dinyatakan memerlukan perawatan lanjutan dan berhasil mendapatkan ruang rawat inap.
Ketua Bidang Advokasi Rekan Indonesia KPD Jakarta Utara, Santa, mengatakan kecepatan respons menjadi faktor penting dalam penyelamatan pasien yang mengalami keterbatasan mobilitas.
"Setelah menerima laporan dari pihak keluarga, kami langsung melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan Ambulans PK3D agar pasien dapat segera dibawa ke rumah sakit. Alhamdulillah proses evakuasi berjalan lancar dan pasien kini telah mendapatkan perawatan yang dibutuhkan di RSUD Koja," kata Santa hari ini di Jakarta Utara (29/7).
Menurutnya, masih banyak masyarakat yang menghadapi kendala dalam mengakses layanan kesehatan karena keterbatasan kondisi fisik, minimnya informasi, maupun keterbatasan pendampingan.
"Rekan Indonesia hadir untuk memastikan masyarakat tidak menghadapi persoalan kesehatan sendirian. Kami siap memberikan advokasi, pendampingan, dan membantu menjembatani masyarakat dengan fasilitas pelayanan kesehatan agar setiap warga memperoleh haknya atas layanan kesehatan yang layak," ujarnya.
Santa juga mengimbau masyarakat agar tidak menunda melaporkan anggota keluarga yang mengalami kondisi darurat atau kesulitan mengakses layanan kesehatan.
"Kami mengajak masyarakat untuk segera menghubungi Rekan Indonesia apabila menemukan warga yang membutuhkan pendampingan kesehatan. Semakin cepat ditangani, semakin besar peluang pasien memperoleh penanganan medis yang optimal," tuturnya.
Rekan Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat layanan advokasi kesehatan di Jakarta Utara sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan pendampingan dalam memperoleh akses pelayanan kesehatan.
_-_Copy.png)









_(1).png)
