- FSPMKI dukung pemogokan dokter Spesialis di Belu NTT : Bupati Belu jangan Baper !
- Mendag Busan Resmikan Pasar Tematik Industri Sidayu di Gresik: Perkuat Ekonomi Rakyat Berbasis Wisata dan Budaya
- PRSI Audiensi dengan BRIN, Perkuat Arah dan Kolaborasi Nasional
- Robotika untuk Negeri Hadir di Padang, Cetak Generasi Inovator dari MAN 1 Kota Padang
- Pengamat Sebut Posisi AS dan Israel Terdesak, Iran Pegang Kendali di Selat Hormuz.
- Terungkap! Kisah Perselingkuhan Suami dalam, Dalam Sujudku, Istri Pilih Bersujud di Tengah Luka
- Ketergantungan Impor Picu Krisis Plastik, Pemerintah Dorong Bioplastik Lokal
- Langkah Nyata Pemerintah: Koperasi Desa Merah Putih Resmi Beroperasi di Mimika
- Perang Timur Tengah dan Perebutan Energi Dunia
- Kowapta Soroti Kinerja Jakpro: Ambisi Besar Dinilai Tak Sejalan dengan Akuntabilitas
Kedudukan

Keterangan Gambar : Abi Riwan/Kyai Gaul
BERNUSA.COM: Betapa seringnya kita berpikir dan berjuang keras untuk mendapat penilaian manusia dan mencari kedudukan di hati manusia, terkadang kitaIngin diakui, ingin dipuji, ingin dihargai, ingin dikagumi, ingin dicintai. Begitu penuhnya harapan kepada manusia, sehingga melupakan kedudukan Allah di hatinya, padahal hati orang sepenuhnya dalam genggaman Allah,
kita sama sekali tak kuasa membolak baliknya, kalaupun manusia dibuat suka dan kagum bahkan cinta, semua itu tiada arti bila Allah SWT sendiri tak menyukai kita. Kedudukan di sisi Allah lah yang menjadi jaminan kebahagiaan dan kemuliaan dunia akherat, selainnya tiada arti tanpa izin Allah SWT
Siapa yang ingin mengetahui kedudukannya di sisi Allah hendaklah dia mengamati bagaimana kedudukan Allah dalam dirinya, sesungguhnya Allah menempatkan hamba-Nya dalam kedudukan sebagaimana dia menempatkan kedudukan Allah pada dirinya
_-_Copy.png)






_(1).png)


.jpg)