- Infrastruktur Terus Dikebut, TMMD Depok Optimistis Selesai Tepat Waktu
- RSUD Tarakan Menuju 39 Tahun: Menguat di Tengah Lonjakan Layanan Kesehatan Ibu Kota
- Makalah Sedekah dan Hibah Tugas Kampus Alhikmah Jakarta
- Menhan Sjafrie Menerima Kunjungan Pejabat Baru dari Kedubes Palestina, Perkuat Kerja Sama
- Kado Bulan K3, Menaker Gratiskan Pembinaan Ahli K3 Umum
- Kemnaker Siapkan Penguatan Hubungan Industrial 2026: Kerja Tenang, Usaha Pasti
- Belum Genap 2 Bulan, Jalan Aspal BKKD Rp1,8 Miliar di Desa Ngampal Sumberrejo Bojonegoro Sudah Tambal Sulam
- Menkop: Ekspor Manggis Oleh Koperasi Produsen Upland Subang Farm Bukti Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi Desa
- August PSI Kritik Langkah Pramono Impor 3.100 Sapi Dari Australia
- Relawan ILS Berencana Menambal Jalan Berlubang di Kemasan Krian
Kedudukan

Keterangan Gambar : Abi Riwan/Kyai Gaul
BERNUSA.COM: Betapa seringnya kita berpikir dan berjuang keras untuk mendapat penilaian manusia dan mencari kedudukan di hati manusia, terkadang kitaIngin diakui, ingin dipuji, ingin dihargai, ingin dikagumi, ingin dicintai. Begitu penuhnya harapan kepada manusia, sehingga melupakan kedudukan Allah di hatinya, padahal hati orang sepenuhnya dalam genggaman Allah,
kita sama sekali tak kuasa membolak baliknya, kalaupun manusia dibuat suka dan kagum bahkan cinta, semua itu tiada arti bila Allah SWT sendiri tak menyukai kita. Kedudukan di sisi Allah lah yang menjadi jaminan kebahagiaan dan kemuliaan dunia akherat, selainnya tiada arti tanpa izin Allah SWT
Siapa yang ingin mengetahui kedudukannya di sisi Allah hendaklah dia mengamati bagaimana kedudukan Allah dalam dirinya, sesungguhnya Allah menempatkan hamba-Nya dalam kedudukan sebagaimana dia menempatkan kedudukan Allah pada dirinya
_-_Copy.png)






_(1).png)

.jpg)

