- Angkat Jejak Sejarah Jalan Pos dan KAA, Bandung Siapkan Forum Kota Pusaka Indonesia 2027
- Meneladani Akhlak Nabi untuk Jakarta yang Beradab dan Indonesia yang Bersatu
- Analisa KOMRAD 98, 27 Agustus 2026: Menanti Gelombang Besar Perlawanan Masyarakat.
- Teh Java Preanger Dilirik Investor Belanda di KKI 2026
- Wali Kota Munjirin Tinjau Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati, Dorong Penataan Kawasan
- Mengenal Joe Thunder, Sang \"Seribu Wajah\" Yang Menjadi Mentor Di Balik Layar Magis Indonesia
- Gus Ipul Pastikan Kemensos Tangani Korban Kebakaran Kampung Adat Sade
- Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 91 Orang, Ancaman Penyakit Mulai Mengintai Pengungs
- 1.660 Warga Ramaikan Fun Run HUT RI di Jakarta Barat
- Bangkit dari Mati Suri, Karang Taruna RW 09 Kalibata Gelar Pesta Kemerdekaan Meriah pada 29 Agustus 2026
Kedudukan

Keterangan Gambar : Abi Riwan/Kyai Gaul
BERNUSA.COM: Betapa seringnya kita berpikir dan berjuang keras untuk mendapat penilaian manusia dan mencari kedudukan di hati manusia, terkadang kitaIngin diakui, ingin dipuji, ingin dihargai, ingin dikagumi, ingin dicintai. Begitu penuhnya harapan kepada manusia, sehingga melupakan kedudukan Allah di hatinya, padahal hati orang sepenuhnya dalam genggaman Allah,
kita sama sekali tak kuasa membolak baliknya, kalaupun manusia dibuat suka dan kagum bahkan cinta, semua itu tiada arti bila Allah SWT sendiri tak menyukai kita. Kedudukan di sisi Allah lah yang menjadi jaminan kebahagiaan dan kemuliaan dunia akherat, selainnya tiada arti tanpa izin Allah SWT
Siapa yang ingin mengetahui kedudukannya di sisi Allah hendaklah dia mengamati bagaimana kedudukan Allah dalam dirinya, sesungguhnya Allah menempatkan hamba-Nya dalam kedudukan sebagaimana dia menempatkan kedudukan Allah pada dirinya
_-_Copy.png)









_(1).png)
