- FSPMKI dukung pemogokan dokter Spesialis di Belu NTT : Bupati Belu jangan Baper !
- Mendag Busan Resmikan Pasar Tematik Industri Sidayu di Gresik: Perkuat Ekonomi Rakyat Berbasis Wisata dan Budaya
- PRSI Audiensi dengan BRIN, Perkuat Arah dan Kolaborasi Nasional
- Robotika untuk Negeri Hadir di Padang, Cetak Generasi Inovator dari MAN 1 Kota Padang
- Pengamat Sebut Posisi AS dan Israel Terdesak, Iran Pegang Kendali di Selat Hormuz.
- Terungkap! Kisah Perselingkuhan Suami dalam, Dalam Sujudku, Istri Pilih Bersujud di Tengah Luka
- Ketergantungan Impor Picu Krisis Plastik, Pemerintah Dorong Bioplastik Lokal
- Langkah Nyata Pemerintah: Koperasi Desa Merah Putih Resmi Beroperasi di Mimika
- Perang Timur Tengah dan Perebutan Energi Dunia
- Kowapta Soroti Kinerja Jakpro: Ambisi Besar Dinilai Tak Sejalan dengan Akuntabilitas
Keluarga Besar Ikatan Alumni PTS Jayabaya Rayakan HUT 67 Universitas Jayabaya Gelar Giat Gerak Jalan Sehat

JAKARTA. Fenomena Perguruan Tinggi Negeri (PTN) berlomba-lomba menerima sejumlah mahasiswa dan Mahasiswi baru dengan berbagai jalur diantaranya yakni Jalur mandiri, online maupun jalur khusus mencapai puluhan ribu per tahun tanpa memperhatikan kualitas dan keunggulan akademik lebih mengejar kuantitas/kuota pola ini tidak sehat tentu berdampak pada Perguruan Tinggi Swasta (PTS).
Alhasil penurunan mutu, riset dan inovasi terasa tak penting. Sehingga ekosistem pendidikan tinggi di Indonesia mengalami disorientasi bahkan melemahkan tradisi akademik dan daya saing bangsa.
Menurut ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Jayabaya (IKA Jayabaya) DR. H. Efri Jhonly, SH.,MH bagaimanapun juga perguruan tinggi swasta, diketahui mereka hidup karena mahasiswa- mahasiswi baru.
Baca Lainnya :
- Sinergi Kemenkop dan Pertamina Launching Percontohan PLTS, Listrik Bagi Koperasi Nelayan Di Pulau Sembur0
- Menteri Kebudayaan Apresiasi Lawang Sewu Short Film Festival 2025, Tegaskan Peran Film sebagai Soft Power Bangsa0
- BNI Perkuat Aksi Kemanusiaan BUMN Peduli di Sumut, Sumbar, dan Aceh0
- Gelar Holding UMKM Expo, KemenUMKM Perkuat Ekosistem Bisnis Cetak Jagoan Ekspor0
- Menkop Lakukan Groundbreaking SPBU Nelayan Dan Gerai Kopdes Merah Putih Tukak Sadai Serentak0
Sekarang ini penerimaan mahasiswa baru inilah yang menjadi problem bagi PTS di Indonesia untuk keberlangsungan hidupnya, bagaimana tidak terutama kita lihat bahwa PTN berlomba- lomba untuk menerima mahasiswa baru dengan semua jalur termasuk jalur khusus, ada jalur online Universitas Terbuka (UT) yang biaya sangat murah, kemudian ada juga jalur mandiri dan banyak jalur lainnya.
'Jadi kue- kuenya ini sudah diserap hampir 70 persen diserap oleh PTN sehingga kita berharap kedepanya Pemerintah perlu membuat regulasi tentang keberlangsungan PTS agar tumbuh sehingga bisa membiayai dan pengelolaan universitasnya sendiri, "ujar H. Efri Jhonly, SH, MH ketika dijumpai disela-sela Gerak Jalan dikawasan Monumen Nasional, kepada suararakyat. info, di Jakarta Pusat, pada Minggu (21/12/2025).
Kemudian tambah Efri Jhonly sebagai Ketua Ikatan Alumni Universitas Jayabaya menghimbau kepada rekan- rekan universitas swasta lainnya, nanti kita akan mengadakan suatu pertemuan khusus untuk bisa bertemu dalam rangka membuat suatu organisasi persatuan Ikatan Alumni- Alumni Universitas Swasta khususnya yang ada di Jakarta.
"Hal ini berguna untuk kita bawa persoalan ini ke DPR sebagai wakil rakyat keluh kesah kami bisa didengar oleh DPR sebagai Wakil Rakyat tersebut untuk diajukan segera kepada pemerintah, " tegasnya.
Dikatakan Efri Jhonly Universitas Jayabaya seiring dengan usianya yang ke 67 tahun ini, kami harapkan juga pihak universitas mengutamakan kualitas internal.
"Khususnya pendidikan ini harus ditingkatkan mutunya, " imbuhnya.
Terkait kegiatan gerak jalan dalam rangka menyambut HUT ke 67 dibarengi dengan akreditasi Unggul Universitas Jayabaya menurutnya selaku Ketua Alumni Universitas Jayabaya pertama- tama mengucapkan terimakasih terutama untuk Pendidikan Tinggi ( Dikti) yang telah mempercayakan Universitas Jayabaya untuk program- program khusus menjadi Universitas Unggulan
"Bagi kami ini suatu apresiasi khusus dari Pemerintah yang telah menilai kami sebagai salah satu Perguruan Tinggi Swasta yang terpercaya di Indonesia, " terangnya.
Lebih lanjut Efri Jhonly menyebut adapun kaitannya dengan digeralarnya kegiatan gerak Jalan ini yang pertama kami mengundang beberapa perguruan tinggi lainnya untuk turut serta pada acara gerak Jalan dalam rangka HUT ke 67 Universitas Jayabaya tersebut.
Efri Jhonly menyatakan kami Ikatan Alumni Universitas Jayabaya mengucapkan terimakasih kepada Ketua Yayasan Universitas Jayabaya yaitu drg. H. Moestar Putrajaya Moeslim Taher yang telah berperan aktif untuk mendukung mahasiswa dan mahasiswi ini antara rektorat bersama Ikatan Alumni Universitas Jayabaya berkolaborasi dan bersinergi berkat dukungan Ketua Yayasan yang sangat perhatian sekali dekat dengan seluruh mahasiswa.
"Saya selaku Ketua Ikatan Alumni Universitas Jayabaya beserta seluruh anggota Alumni Universitas Jayabaya berdoa mudah- mudahan semoga Universitas Jayabaya selalu sukses amin yarobal alamin, " harapnya.
Disinggung Kampus Jayabaya mendapat predikat unggul Wakil Rektor Hendra Dinatha, S.H., M.H S
saya mengucapkan rasa syukur Alhamdulillah semenjak di pimpin Rektor Prof Fauzie Yusuf Hasibuan yang menargetkan dalam rangka untuk mencapai predikat unggul, Alhamdulillah tercapai kampus kita Jayabaya dapat meraih predikat unggul. Kebetulan dapat informasi pada Prodi Teknik Kimia mendapat predikat unggul.
"Tentu setelah melalui aspek penelitian, kemudian aspek pengajaran dan tentunya salah satunya adalah kontribusi para Alumni Jayabaya yang menambah akreditasi karena mereka adalah stakeholder, " urainya.
Hendra Dinatha bilang terkait Kontribusi Jayabaya terhadap bangsa dan negara, perlu diketahui kalau bicara SDM Jayabaya ini kan berdiri sejak tahun 1958 tentu sebaran alumninya sudah sekitar 70 ribu lebih dari berbagai macam lembaga baik dari institusi pemerintah, politik, maupun lembaga Yudisial.
"Sehingga dengan kehadiran para Alumni Jayabaya ini telah memberikan sumbangsih pikiran terhadap keberlangsungan bangsa dan negara Republik Indonesia, " ungkapnya.
Wakil Rektor juga menyoroti terkait penerimaan mahasiswa baru tentang kualitas dan kuantitas seolah -olah PTN memonopoli penerimaan mahasiswa tentunya memang ada dampaknya, semestinya pemerintah harus melihat betul- betul bagaimana proses penerimaan mahasiswa baru tersebut khusus di jalur negeri, karena kita liat memang ada beberapa jalur yang dilakukan oleh pihak PTN untuk melakukan proses penerimaan mahasiswa baru itu secara mandiri
Sementara setiap tahun itu ada 12 juta lulusan SMA, yang baru menikmati PTS sekitar 8 jutaan dan sekitarnya 4 jutaan yang belum, kenapa banyak yang masuk negeri karena peluang masuk negeri itu sangat terbuka lebar,
"PTN boleh - boleh saja menerima mahasiswa baru dengan berbagai macam jalur,
akan tetapi saya berharap pada PTN harus menetapkan kuotanya itu berapa? Sehingga tidak akan berdampak terhadap perguruan tinggi
swasta atau universitas swasta.
"Kami berharap pemerintah harus menetapkan kuota tersebut agar PTS tidak gulung tikar karena PTS sangat berkompeten juga dalam mencetak sarjana untuk membantu dan mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara Republik Indonesia, " tegasnya.
Sementara itu DR. H. MS Kaban, S.E., MSi mengatakan tentunya saya sangat bersyukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa karena usia Universitas Jayabaya telah mencapai 67 tahun yang tumbuh bertahan dan eksis yang telah menciptakan puluhan ribu alumni- alumni dari multi disiplin ilmu dan ini adalah merupakan salah satu sumbangsih pendiri- pendiri Jayabaya keluarga besar Moeslim Tahir yang terus menata dan mengelola membangun Universitas Jayabaya
Diketahui Universitas Jayabaya ini salah satu sumbangsih besar untuk melahirkan sumber daya manusia Indonesia yang berilmu memiliki keterampilan dan berintegritas karena Universitas Jayabaya itu sejak berdirinya 1958 adalah merupakan Universitas yang nasionalis dan sepiritualis keagamaannya itu sangat unggu.
"Universitas Jayabaya juga salah satu Universitas pionir yang membangun kampus ditengah- tengah kampusnya itu ada Masjid karena itu merupakan ciri khas Universitas Jayabaya yang melahirkan para cendikiawan maupun para ahli sehingga hal ini merupakan salah satu sumbangsih Universitas Jayabaya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, "terangnya.
MS Kaban menyebut Universitas Jayabaya setelah usia 67 tahun ini perkembangan semua sistem pendidikan di negara kita.
"Universitas Jayabaya tetap eksis menjadi lompatan kedepan supaya Universitas Jayabaya semakin berkontribusi untuk memajukan dan mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara Republik Indonesia, "imbuhnya.
Menurutnya kiprahnya alumni Jayabaya sudah masuk kesemua level kehidupan Institusi Negara. Hampir semua institusi negara alumni universitas Jayabaya itu hadir dan berkontribusi sangat baik dari dedikasi loyalitas maupun integritas didalam institusi negara maupun swasta.
"Kemudian berapa banyak juga alumni Universitas Jayabaya ikut wajib militer sampai pangkat yang bergengsi dengan reputasi yang sangat bagus kemudian juga di kepolisian Republik Indonesia banyak juga alumni Universitas Jayabaya dan juga hampir semua di kementerian dalam dan luar negeri kemudian juga di daerah-daerah mulai tingkat provinsi maupun Kabupaten /Kota sudah terisi oleh beberapa alumni Jayabaya yang juga Sukses, " Pungkasnya
Editor : (RED/SAN)
_-_Copy.png)






_(1).png)


.jpg)