Terkini
- Infrastruktur Terus Dikebut, TMMD Depok Optimistis Selesai Tepat Waktu
- RSUD Tarakan Menuju 39 Tahun: Menguat di Tengah Lonjakan Layanan Kesehatan Ibu Kota
- Makalah Sedekah dan Hibah Tugas Kampus Alhikmah Jakarta
- Menhan Sjafrie Menerima Kunjungan Pejabat Baru dari Kedubes Palestina, Perkuat Kerja Sama
- Kado Bulan K3, Menaker Gratiskan Pembinaan Ahli K3 Umum
- Kemnaker Siapkan Penguatan Hubungan Industrial 2026: Kerja Tenang, Usaha Pasti
- Belum Genap 2 Bulan, Jalan Aspal BKKD Rp1,8 Miliar di Desa Ngampal Sumberrejo Bojonegoro Sudah Tambal Sulam
- Menkop: Ekspor Manggis Oleh Koperasi Produsen Upland Subang Farm Bukti Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi Desa
- August PSI Kritik Langkah Pramono Impor 3.100 Sapi Dari Australia
- Relawan ILS Berencana Menambal Jalan Berlubang di Kemasan Krian
Mahasiswa FISIP UHAMKA Gelar CSR GETCANA di SMPN 55 Jakarta, Bekali Remaja dengan Edukasi Anti-Narkoba
.jpg)
Keterangan Gambar : (Dokumentasi Kegiatan GECTANA yang dilaksanakan oleh Mahasiswa FISIP UHAMKA di SMP Negeri 55 Jakarta)
BERNUSA.COM, Jakarta ,— Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) sukses menyelenggarakan kegiatan CSR Generasi Cerdas Tanpa Narkoba (GETCANA) di SMP Negeri 55 Jakarta Utara. Program ini menghadirkan akademisi sekaligus komunikolog dan public speaker, Dr. Nurlina Rahman, S.Pd., M.Si., sebagai narasumber utama.
Mengangkat tema “Membangun Generasi Muda yang Cerdas, Sehat, dan Bebas dari Narkoba”, kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada siswa kelas 8 tentang bahaya narkoba sekaligus memperkuat konsep diri sebagai bentuk pencegahan dini. Acara berlangsung pukul 08.20–10.30 WIB dan diikuti 50 peserta berusia 13–15 tahun.
Sekolah Apresiasi Inisiatif Mahasiswa UHAMKA
Kepala Sekolah SMPN 55 Jakarta, Leonora Agustina Hutabarat, M.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa sekolahnya merupakan mitra Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam penguatan program anti-narkoba.
“Betapa bahayanya narkoba. Kegiatan GETCANA ini sangat bagus dan harus dilakukan secara masif oleh berbagai instansi. Materi dari Ibu Nurlina sangat bermanfaat agar anak-anak selalu ingat bahaya narkoba,” ujarnya.
.jpg)
Poto:(Dr. Nurlina Rahman, S.Pd., M.Si. memaparkan materi Penguatan Konsep Diri Positif Dalam Pencegahan Penyalahgunaan narkoba)
Paparan Dr. Nurlina: Remaja Rentan Karena Konsep Diri yang Lemah
Dalam materinya, Dr. Nurlina menjelaskan jenis-jenis narkoba, dampaknya bagi perkembangan remaja, serta faktor yang membuat mereka rentan terjerumus. Ia menekankan besarnya pengaruh lingkungan sosial terhadap perilaku seseorang.
“Jika ada satu orang di satu wilayah menggunakan narkoba, maka ada sepuluh orang di sekitarnya yang terindikasi. Pembentukan konsep diri dimulai dari diri sendiri,” tegasnya.
Ia juga menguraikan teori psikologi komunikasi terkait pembentukan konsep diri, meliputi refleksi diri, penilaian diri, lingkungan sosial, dan perbandingan sosial. Melalui pendekatan ini, siswa diajak memahami cara mengenali diri, mengendalikan tekanan, dan menolak ajakan negatif.
Diskusi Interaktif: Kenali Kepribadian & Kuatkan Diri
Kegiatan dilengkapi sesi interaktif seperti refleksi konsep diri, diskusi kepribadian, dan pengenalan tipe kepribadian (sanguinis, melankolis, koleris, plegmatis). Peserta juga belajar bagaimana mengembangkan keputusan yang matang melalui pola pikir positif.
Testimoni Peserta dan Guru: Program Dinilai Sangat Membantu
Guru BK kelas 9, Nyai Kusmawati, berharap program ini berkelanjutan.
“Semoga tidak hanya berhenti di sini. Ini luar biasa bagus, dan harapannya dapat meluas ke luar,” ujarnya.
Beberapa siswa juga memberikan respons positif:
Owen, peserta:
“Bagus sekali untuk edukasi remaja. Harapan saya tidak banyak lagi orang memakai narkoba.”
Riffat, Ketua Divisi IT OSIS:
“Ini membantu saya tahu apa yang harus dilakukan jika ada teman yang terkena narkoba.”
Verly, Divisi IT OSIS:
“Seru banget, pembawaannya enak. Saya juga belajar dokumentasi dari kakak-kakak.”
Mahasiswa UHAMKA: Turun Langsung Karena Lingkungan Rawan
Ketua pelaksana, Farid Maulana Awaludin, menjelaskan bahwa kegiatan dipicu kondisi lingkungan sekolah yang berada di kawasan rawan penyalahgunaan narkoba.
“Kami turun langsung agar siswa lebih paham bahaya narkoba,” katanya.
Program Berkelanjutan untuk Bangun Generasi Tangguh
Selain edukasi, panitia juga menyiapkan sertifikat bagi sekolah dan narasumber sebagai bentuk apresiasi. Dokumentasi kegiatan akan menjadi arsip CSR Prodi Ilmu Komunikasi UHAMKA dan menjadi rujukan kegiatan lanjutan di sekolah lain.
Program GETCANA menjadi bukti komitmen FISIP UHAMKA dalam membentuk generasi muda yang sehat, kuat secara mental, dan mampu menjauh dari penyalahgunaan narkoba. Melalui kolaborasi kampus dan sekolah, kegiatan ini diharapkan dapat terus diperluas agar semakin banyak remaja memiliki kesadaran untuk berkata “Tidak pada Narkoba.”(AS/BNI).
Penulis: Adna Fika Ardelia
_-_Copy.png)






_(1).png)

.jpg)

