- Infrastruktur Terus Dikebut, TMMD Depok Optimistis Selesai Tepat Waktu
- RSUD Tarakan Menuju 39 Tahun: Menguat di Tengah Lonjakan Layanan Kesehatan Ibu Kota
- Makalah Sedekah dan Hibah Tugas Kampus Alhikmah Jakarta
- Menhan Sjafrie Menerima Kunjungan Pejabat Baru dari Kedubes Palestina, Perkuat Kerja Sama
- Kado Bulan K3, Menaker Gratiskan Pembinaan Ahli K3 Umum
- Kemnaker Siapkan Penguatan Hubungan Industrial 2026: Kerja Tenang, Usaha Pasti
- Belum Genap 2 Bulan, Jalan Aspal BKKD Rp1,8 Miliar di Desa Ngampal Sumberrejo Bojonegoro Sudah Tambal Sulam
- Menkop: Ekspor Manggis Oleh Koperasi Produsen Upland Subang Farm Bukti Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi Desa
- August PSI Kritik Langkah Pramono Impor 3.100 Sapi Dari Australia
- Relawan ILS Berencana Menambal Jalan Berlubang di Kemasan Krian
Maulid di Mushollah Nursyafiudin: Koperasi Merah Putih Kelurahan Kalibata Akan di Laouncing Januari 2026

Keterangan Gambar : Maulid di Mushollah Nursyafiudin Subuh pagi
BERITA NUSANTARA.COM: Jakarta - Maulid Nabi Muhammad SAW, bertempat di Mushollah Nursyafiudin pada ahad subuh pagi di hadiri oleh penceramah kondang KH. Izzat Soleh Jaelani dan Kyai Muchlis As'ad sebagai guru tetap pengajian bulanan di Forum Kajian Subuh Kelurahan Kalibata, dulu bernama Shalat Subuh Gabungan Kalibata saat pemerintahan Gubernur Fauzi Bowo. Ahad, 30/11/25
Kyai Muchlis As'ad dalam pandangannya mengacu pada kitab Nashaihul Ibaad, karya sang mujahid da'wah, Syeikh Nawawi Al Bantani mengatakan, jika orang tidak suka kritik, bisa dikatakan orang tersebut kategori riya, sebab hidup tanpa kritik ibarat mobil tanpa rem, tentunya dengan kritik yang benar dan membangun, serta apa adanya.
Pimpinan pondok Pesantren Asaa'adah Alchilshiyyah, Kyai Muchlis membacakan satu baris dari kitab tersebut yang artinya, orang yang tidak terpengaruh dengan gemerlapnya dunia, ia termasuk orang yang dicintai Allah, dan orang yang menghindari perbuatan dosa, ia dicintai para malaikat, dan siapa yang selalu memperbaiki hubungannya dengan sesama muslim, pasti ia di cintai oleh kum muslimin.
Baca Lainnya :
- Ketum Eka Jaya: Milad Ormas Pejabat Ke- 6, Insya Allah di Hadiri Anies Rasyied Baswedan dan Pramono Anung0
Kyai Kondang Izzat Soleh Jaelani asal Mampang Prapatan menyampaikan kehebatan pengarang kitab Nashaihul Ibaad, Syekh Nawawi al-Bantani atau nama aslinya ialah Abu ‘Abd Al-Mu’ti Muhammad Nawawi bin Umar bin Arabi. Nama al-Bantani di belakang namanya merupakan gelar yang diberikan lantaran beliau lahir di Banten, yakni di Kampung Tanara, sebuah desa kecil di kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.
Syekh Nawani al-Bantani lahir pada tahun 1230 H atau 1815 M. dari segi nasab, ia masih keturunan Maulana Hasanuddin, putra Sunan Gunung Jati dari Cirebon. Ia juga merupakan keturunan ke-12 dari Sultan Banten. Bapaknya bernama KH. Umar bin Arabi, seorang penghulu dan ulama di Tanara, Banten
Lurah Kalibata, Herman dalam sambutannya mengatakan Koperasi Merah Putih Kelurahan Kalibata akan di louncing pada bulan Januari 2026, Koperasi Merah Putih Desa/Kelurahan adalah program dari pemerintahan Prabowo Subianto.
" Koperasi Merah Putih Kelurahan Kalibata adalah koperasi serba usaha, bukan koperasi simpan pinjam, Lurah meminta kepada masyarakat Kalibata untuk mendukung keberadaan Koperasi Merah Putih Kelurahan Kalibata" kata Lurah Kalibata
" Januari nanti warga bisa mendaftar menjadi anggota koperasi , tanpa dukungan warga, koperasi tidak akan berjalan secara maksimal, menjadi anggota adalah modal utama koperasi, harapannya kopersai ini dapat berjalan baik dan berdampak positif secara ekonomi buat masyarakat" pungkasnya
Forum Kajian Subuh Kelurahan Kalibata adalah pengajian bulanan yang di dukung oleh, RT,RW,LMK dan FKDM bekerjasama dengan DKM Mushollah dan Masjid sekelurahan Kalibata, secara bergantian yang ditunjuk oleh Ketua RW setempat dengan dana swadaya hasil sumbangan dari jama'ah, RT, RW, LMK, FKDM se kelurahan Kalibata. Selain itu FKS Kelurahan Kalibata menjadi ajang silaturrahim antar warga , ulama dan umaro.
_-_Copy.png)






_(1).png)

.jpg)

