- Ratusan Buruh Kepung Kemenaker, Desak Pemerintah Hentikan Gelombang PHK Nasional
- Polres Gresik Libatkan Ratusan Personel Layanan Pengamanan Haul Habib Abu Bakar Assegaf ke-71
- IPDA Zulhamsyah Putra Resmi Dilantik, Sosok Polisi Humanis Kebanggaan Polda Kepri
- Bupati Pimpin Apel Pagi, Jadi Momentum Penguatan Kinerja Aparatur Dinas PUPR
- FGD Indeks Ketahanan Daerah 2026 Jadi Wadah Validasi Data Ketahanan Daerah
- Sertijab Walikota Jaksel, Syafrin Liputo: Kita Adalah Pelayan Masyarakat
- Humas Polres Lingga Bersama IJTI Kepri Ajak Santri Berkreasi Melalui Lomba Hari Bhayangkara ke-80
- Di Tengah Lonjakan Utang Global, SBY Tekankan Keseimbangan Pertumbuhan dan Keberlanjutan
- Kasus Nadiem dan Rasa Keadilan Publik
- Ketika Darurat (Buatan) Menjadi Kekuasaan (Tanpa Batas)
Melalui Tempoer, PRSI Bangun Minat Robotika dan AI di Kalangan Pelajar
Program edukasi ini menargetkan penguatan pemahaman robotika dan kecerdasan buatan sejak jenjang pendidikan menengah.

Keterangan Gambar : Ketua Umum PRSI Wahyu Hidayat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan pengenalan RoboSports Tempoer di hadapan para pelajar dan tamu undangan.
Jakarta — Upaya penguatan pemahaman teknologi sejak usia sekolah terus dilakukan Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI). Melalui sebuah kegiatan edukatif, PRSI memperkenalkan Tempoer, cabang RoboSports yang mengintegrasikan robotika dan kecerdasan buatan, kepada pelajar tingkat SMP dan SMA di wilayah Jakarta Selatan, Senin (15/12).
Program ini diikuti oleh perwakilan siswa dari sejumlah SMP Negeri (SMPN) dan SMA Negeri (SMAN) di Jakarta. Para peserta tidak hanya diperkenalkan pada konsep dasar RoboSports, tetapi juga diajak memahami bagaimana teknologi robotik dan kecerdasan buatan diterapkan dalam bentuk olahraga berbasis inovasi digital.

Baca Lainnya :
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua Umum PRSI, Wahyu Hidayat. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa pengenalan Tempoer merupakan bagian dari strategi jangka panjang PRSI untuk menanamkan kemampuan berpikir komputasional serta meningkatkan literasi teknologi di kalangan pelajar.
Menurut Wahyu, RoboSports memiliki nilai edukatif yang kuat karena memadukan unsur olahraga, teknologi, dan pembelajaran berbasis praktik.
"Kegiatan ini sangat penting sebagai sarana untuk mensosialisasikan RoboSports sekaligus meningkatkan literasi teknologi robotik dan membangun computational thinking siswa. Di era yang serba canggih seperti saat ini, kita mau tidak mau harus terus meng-upgrade dan meningkatkan keterampilan, khususnya di bidang robotik,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemahaman terhadap kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menjadi salah satu kompetensi penting yang perlu diperkenalkan sejak dini. Dengan pendekatan pembelajaran yang tepat, siswa diharapkan mampu mengikuti perkembangan teknologi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan global di masa depan.
Melalui kegiatan pengenalan Tempoer ini, PRSI berharap minat generasi muda terhadap robotika dan AI dapat terus tumbuh. Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mencetak talenta-talenta unggul yang kelak mampu berkontribusi bagi pengembangan teknologi nasional dan daya saing Indonesia di era digital.
_-_Copy.png)




.jpg)



_(1).png)

