- FSPMKI dukung pemogokan dokter Spesialis di Belu NTT : Bupati Belu jangan Baper !
- Mendag Busan Resmikan Pasar Tematik Industri Sidayu di Gresik: Perkuat Ekonomi Rakyat Berbasis Wisata dan Budaya
- PRSI Audiensi dengan BRIN, Perkuat Arah dan Kolaborasi Nasional
- Robotika untuk Negeri Hadir di Padang, Cetak Generasi Inovator dari MAN 1 Kota Padang
- Pengamat Sebut Posisi AS dan Israel Terdesak, Iran Pegang Kendali di Selat Hormuz.
- Terungkap! Kisah Perselingkuhan Suami dalam, Dalam Sujudku, Istri Pilih Bersujud di Tengah Luka
- Ketergantungan Impor Picu Krisis Plastik, Pemerintah Dorong Bioplastik Lokal
- Langkah Nyata Pemerintah: Koperasi Desa Merah Putih Resmi Beroperasi di Mimika
- Perang Timur Tengah dan Perebutan Energi Dunia
- Kowapta Soroti Kinerja Jakpro: Ambisi Besar Dinilai Tak Sejalan dengan Akuntabilitas
Melalui Tempoer, PRSI Bangun Minat Robotika dan AI di Kalangan Pelajar
Program edukasi ini menargetkan penguatan pemahaman robotika dan kecerdasan buatan sejak jenjang pendidikan menengah.

Keterangan Gambar : Ketua Umum PRSI Wahyu Hidayat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan pengenalan RoboSports Tempoer di hadapan para pelajar dan tamu undangan.
Jakarta — Upaya penguatan pemahaman teknologi sejak usia sekolah terus dilakukan Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI). Melalui sebuah kegiatan edukatif, PRSI memperkenalkan Tempoer, cabang RoboSports yang mengintegrasikan robotika dan kecerdasan buatan, kepada pelajar tingkat SMP dan SMA di wilayah Jakarta Selatan, Senin (15/12).
Program ini diikuti oleh perwakilan siswa dari sejumlah SMP Negeri (SMPN) dan SMA Negeri (SMAN) di Jakarta. Para peserta tidak hanya diperkenalkan pada konsep dasar RoboSports, tetapi juga diajak memahami bagaimana teknologi robotik dan kecerdasan buatan diterapkan dalam bentuk olahraga berbasis inovasi digital.

Baca Lainnya :
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua Umum PRSI, Wahyu Hidayat. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa pengenalan Tempoer merupakan bagian dari strategi jangka panjang PRSI untuk menanamkan kemampuan berpikir komputasional serta meningkatkan literasi teknologi di kalangan pelajar.
Menurut Wahyu, RoboSports memiliki nilai edukatif yang kuat karena memadukan unsur olahraga, teknologi, dan pembelajaran berbasis praktik.
"Kegiatan ini sangat penting sebagai sarana untuk mensosialisasikan RoboSports sekaligus meningkatkan literasi teknologi robotik dan membangun computational thinking siswa. Di era yang serba canggih seperti saat ini, kita mau tidak mau harus terus meng-upgrade dan meningkatkan keterampilan, khususnya di bidang robotik,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemahaman terhadap kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menjadi salah satu kompetensi penting yang perlu diperkenalkan sejak dini. Dengan pendekatan pembelajaran yang tepat, siswa diharapkan mampu mengikuti perkembangan teknologi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan global di masa depan.
Melalui kegiatan pengenalan Tempoer ini, PRSI berharap minat generasi muda terhadap robotika dan AI dapat terus tumbuh. Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mencetak talenta-talenta unggul yang kelak mampu berkontribusi bagi pengembangan teknologi nasional dan daya saing Indonesia di era digital.
_-_Copy.png)






_(1).png)


.jpg)