- Permudah Akses Warga Ciracas-Rambutan, Jembatan Pule Ciracas Kembali Beroperasi
- GMNI Jakarta Laporkan Dugaan Korupsi Proyek KDMP ke Kejagung
- Pelatihan AI Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Beri Dampak Nyata bagi UMKM Binaan
- Ketum Garuda Nofalia Heikal Safar Gelar BREAKFAST JAKARTA BERSIH Gema Bela Negara Dihadiri Menko Pangan Zulkifli Hasan
- DR. Chairul Hakim,SP., SE., MM Terpilih Menjadi Ketua PP. Pemuda Formula
- 1.023 Dokter Muda Adukan Kebijakan Pendidikan ke Komnas HAM
- Pramono: Pengelolaan Sampah Harus Dimulai dari Rumah Tangga, Biopori Jumbo Jadi Solusi Jakarta
- Perseroda dan Masa Depan PAM JAYA
- DPD GMNI Jakarta Laporkan Dugaan Korupsi KDMP Hari Ini
- Ketua SP PLN Indonesia Hadiri Kongres III KPBI
Pelatihan AI Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Beri Dampak Nyata bagi UMKM Binaan

Keterangan Gambar : Yuni Eliza Pelaku UMKM Produksi Pempek Palembang
Bernusa.com. JAKARTA – Program pengenalan dan pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) yang diselenggarakan Dinas PPKUKM DKI Jakarta pada Mei 2026 mulai dirasakan manfaatnya oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan. Sejumlah peserta mengaku kini lebih mudah mengembangkan strategi pemasaran, membuat konten promosi, hingga mengelola usaha secara lebih efisien dengan bantuan teknologi AI.
Pengenalan dan pelatihan tersebut dilaksanakan pada Senin, 25 Mei 2026, secara daring melalui Google Meet selama dua jam penuh. Mengusung tema "Bikin Gebrakan Bisnismu: Strategic Thinking for Business Owner with Gemini AI", kegiatan ini menghadirkan Agnes Aprilia (@hepi_mommy), CEO Hepi Belajar sekaligus Trainer Gemini Academy, sebagai mentor.

Baca Lainnya :
- Perseroda dan Masa Depan PAM JAYA0
- Pengamat UMKM Soroti Pendampingan Jakpreneur, Minta Evaluasi Kinerja Pendamping di Lapangan0
- Isu Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret Tak Terkait Dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih0
- Wamen UMKM Luncurkan ACCES 2026, Perluas Akses Pendanaan Pengusaha Menengah0
- IPAL Andre Raja Nusantara Hadir Berikan Solusi Modern Sistem Pengolahan Air Limbah0
Salah satu peserta pelatihan, Yuni Eliza, pelaku UMKM pempek binaan Dinas PPKUKM, mengatakan ilmu yang diperolehnya dalam pelatihan tersebut masih terus ia gunakan hingga saat ini untuk mendukung pengembangan usahanya.
“Setelah mengikuti pelatihan AI, saya jadi lebih sering memanfaatkan teknologi ini untuk membantu kegiatan usaha sehari-hari. Sekarang saya lebih mudah membuat caption promosi, mencari ide konten media sosial, hingga menyusun konsep pemasaran produk pempek yang saya jual,” ujar Yuni.
Menurutnya, sebelum mengenal AI, proses pembuatan materi promosi membutuhkan waktu yang cukup lama karena harus memikirkan konsep dan menyusun kalimat secara mandiri. Namun kini pekerjaan tersebut dapat dilakukan dengan lebih cepat tanpa mengurangi kualitas hasilnya.
Yuni juga mengaku pelatihan tersebut membantunya memahami cara berpikir strategis dalam menjalankan usaha. Ia tidak lagi hanya berfokus pada penjualan harian, tetapi mulai memanfaatkan AI untuk mencari peluang pengembangan produk, memahami tren pasar, dan menyusun rencana promosi yang lebih terarah.
“Yang paling terasa adalah efisiensi waktu. Saya bisa lebih fokus pada produksi dan pelayanan pelanggan karena proses mencari ide promosi atau membuat konten menjadi lebih mudah. AI menjadi alat bantu yang sangat berguna bagi pelaku UMKM seperti saya,” katanya.
Ia menilai pelatihan yang diberikan Dinas PPKUKM DKI Jakarta menjadi langkah penting dalam meningkatkan kemampuan digital pelaku UMKM. Selain memperkenalkan teknologi baru, pelatihan tersebut juga memberikan pemahaman praktis yang dapat langsung diterapkan dalam kegiatan usaha.
Yuni berharap program serupa dapat terus dilaksanakan agar semakin banyak UMKM yang mampu memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usahanya.
“Pelatihan ini membuka wawasan saya bahwa teknologi AI tidak hanya untuk perusahaan besar. UMKM juga bisa memanfaatkannya untuk meningkatkan produktivitas, kreativitas, dan daya saing usaha,” tuturnya.
Pengalaman Yuni menunjukkan bahwa pelatihan AI yang diberikan Dinas PPKUKM DKI Jakarta tidak berhenti pada transfer pengetahuan semata, tetapi telah memberikan dampak nyata dalam mendukung transformasi digital UMKM binaan dan membantu pelaku usaha beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang terus bergerak cepat.
_-_Copy.png)







_(1).png)

