- Ratusan Buruh Kepung Kemenaker, Desak Pemerintah Hentikan Gelombang PHK Nasional
- Polres Gresik Libatkan Ratusan Personel Layanan Pengamanan Haul Habib Abu Bakar Assegaf ke-71
- IPDA Zulhamsyah Putra Resmi Dilantik, Sosok Polisi Humanis Kebanggaan Polda Kepri
- Bupati Pimpin Apel Pagi, Jadi Momentum Penguatan Kinerja Aparatur Dinas PUPR
- FGD Indeks Ketahanan Daerah 2026 Jadi Wadah Validasi Data Ketahanan Daerah
- Sertijab Walikota Jaksel, Syafrin Liputo: Kita Adalah Pelayan Masyarakat
- Humas Polres Lingga Bersama IJTI Kepri Ajak Santri Berkreasi Melalui Lomba Hari Bhayangkara ke-80
- Di Tengah Lonjakan Utang Global, SBY Tekankan Keseimbangan Pertumbuhan dan Keberlanjutan
- Kasus Nadiem dan Rasa Keadilan Publik
- Ketika Darurat (Buatan) Menjadi Kekuasaan (Tanpa Batas)
Pemkab Barito Utara Gelar Pelatihan Pengelolaan Arsip dan Penerapan Aplikasi Srikandi
.jpg)
BERNUSA.COM: Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dissiptaka) menggelar pelatihan pengelolaan arsip dinamis dan penerapan aplikasi Srikandi bagi perangkat daerah, Selasa (11/11/2025) di aula utama kantor Dissiptaka Muara Teweh.
Kegiatan dibuka oleh Bupati Barito Utara melalui staf ahli, drg. Dwi Agus Setyowaty, serta dihadiri narasumber dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
Dalam sambutannya, drg. Dwi menyampaikan bahwa aplikasi Srikandi merupakan bagian dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang bertujuan mewujudkan tata kelola arsip digital yang aman, efisien, dan terintegrasi.
Baca Lainnya :
- Kemenkop Dorong Kopdes Merah Putih Tingkatkan Produksi Berbasis Komoditi Unggulan di Aceh0
- Mentan Amran: Bela Kementerian dan Petani, Bukan Pribadi Saya0
- Polisi Sebut Hansip yang Meninggal di Cakung adalah Pahlawan Lingkungan0
- Soal Gugatan ke Tempo, Hasan Nasbi: Ini Bukan Kriminalisasi, Tapi Hak Konstitusional0
- KRT Romo Asun Gotama, Deputy VP for Finance and Budgeting, Installs Majubuthi South Sumatra Leadership0
Ia menegaskan pentingnya kesadaran seluruh perangkat daerah dalam menjaga kearsipan sebagai bagian dari akuntabilitas publik, bukan sekadar tugas Dissiptaka.
“Melalui pelatihan ini diharapkan peserta dapat memahami dan menerapkan sistem pengelolaan arsip modern berbasis elektronik guna mendukung pemerintahan yang efisien dan paperless,” ujar drg. Dwi.
(Ai)
_-_Copy.png)




.jpg)



_(1).png)

