Terkini
- Infrastruktur Terus Dikebut, TMMD Depok Optimistis Selesai Tepat Waktu
- RSUD Tarakan Menuju 39 Tahun: Menguat di Tengah Lonjakan Layanan Kesehatan Ibu Kota
- Makalah Sedekah dan Hibah Tugas Kampus Alhikmah Jakarta
- Menhan Sjafrie Menerima Kunjungan Pejabat Baru dari Kedubes Palestina, Perkuat Kerja Sama
- Kado Bulan K3, Menaker Gratiskan Pembinaan Ahli K3 Umum
- Kemnaker Siapkan Penguatan Hubungan Industrial 2026: Kerja Tenang, Usaha Pasti
- Belum Genap 2 Bulan, Jalan Aspal BKKD Rp1,8 Miliar di Desa Ngampal Sumberrejo Bojonegoro Sudah Tambal Sulam
- Menkop: Ekspor Manggis Oleh Koperasi Produsen Upland Subang Farm Bukti Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi Desa
- August PSI Kritik Langkah Pramono Impor 3.100 Sapi Dari Australia
- Relawan ILS Berencana Menambal Jalan Berlubang di Kemasan Krian
Sambut Imlek dan Ramadhan Yayasan Bagin Indonesia Centre Gelar Acara Bedah Buku

JAKARTA,- Di Cafe Digra Coffee yang beralamat di Jalan Lebak bulus 2, No 21 d Jakarta selatan, pada Sabtu, tanggal 14 Februari 2026, Yayasan Bagin Indonesia Centre menyelenggarakan acara bedah buku Muslim Tionghoa di Yogyakarta, untuk menyambut Imlek dan Ramadhan. Buku tersebut merupakan karya dari sekertaris Yayasan Bagin Indonesia Centre, Sunano.
Menurut ketua Yayasan Bagin Indonesia Centre Murniati Ginting, Acara ini tidak sekedar mengupas tuntas sebuah sejarah Muslim Tionghoa yang ada di Yogyakarta , namun acara ini juga menguatkan kampanye tentang pentingnya Toleransi dimana Indonesia memiliki banyak keberagaman, oleh karena itu acara ini sengaja digelar menjelang Imlek sebagai penghormatan terhadap etnis Tionghoa yang akan merayakannya.
Tak hanya menyambut Imlek, acara ini juga bertujuan untuk silaturahmi yang mana bagi umat Islam yang akan menyambut bulan suci Ramadhan memiliki tradisi acara yang biasa disebut Munggahan.
Lebih lanjut Murniati berharap Acara ini mampu menjadi vitamin penguat persatuan dan kesatuan Indonesia, dan sarana informasi positif dimana kita ketahui banyak tersebar berita hoax yang bisa mengikis persatuan Indonesia.
Selanjutnya Murniati menjelaskan perlu diketahui adapun Narasumber yang akan tampil mengikuti Acara Bedah Buku ini diantaranya yakni : Sunano ( Penulis buku Muslim Tionghoa) , Untuk Resentator di isi oleh seorang tokoh aktivis mantan presedium GMNI yang juga merupakan Pembina di Yayasan Bagin Indonesia Centre, Yakni Yusuf Blegur
Sedangkan untuk keynote speaker akan di isi oleh seorang akademisi Nadhatul Ulama yang juga merupakan Wakil Dekan Fakultas Ilmu sosial yakni Amsar A Dulmanan, serta akan di moderatori oleh tokoh muda Mochamad Nuruddin beliau merupakan Founder Rumah SDM.
Untuk itu Murniati selaku ketua Yayasan Bagin Indonesia Centre dalam wawancaranya bersama awak media juga mengharapkan kehadiran para tokoh - tokoh lintas generasi dari elemen manapun untuk bisa hadir dan berdiskusi agar acara ini lebih kuat lagi secara informasi maupun secara edukasi.
Acara ini juga dihadiri beberapa dewan pembina dari Yayasan Bagin , Bob Randilawe yang juga penulis buku "Kiprah Kiyai", serta pemerhati politik Bung Yukendro yang juga ada dalam keluarga Besar Alumni GMNI, serta keluarga dan kerabat serta murid dari Alm Bagin.
Di akhir keterangan Murniati selaku ketua Yayasan Bagin Indonesia Centre menyampaikan sebuah jargon ," Salam Generasi Perubahan untuk Indonesia Emas , Jaya Indonesiaku, " pastikan Anda Menghadiri Acara ini, Merdeka pungkasnya.
Editor : (Red/San)
_-_Copy.png)






_(1).png)

.jpg)

