Terkini
- Ketua Harian DPP Partai Ummat Heikal Safar Menggelar Diskusi Bulanan Perdana Dan Temu Media Dalam Rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
- Angkat Jejak Sejarah Jalan Pos dan KAA, Bandung Siapkan Forum Kota Pusaka Indonesia 2027
- Meneladani Akhlak Nabi untuk Jakarta yang Beradab dan Indonesia yang Bersatu
- Analisa KOMRAD 98, 27 Agustus 2026: Menanti Gelombang Besar Perlawanan Masyarakat.
- Teh Java Preanger Dilirik Investor Belanda di KKI 2026
- Wali Kota Munjirin Tinjau Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati, Dorong Penataan Kawasan
- Mengenal Joe Thunder, Sang \"Seribu Wajah\" Yang Menjadi Mentor Di Balik Layar Magis Indonesia
- Gus Ipul Pastikan Kemensos Tangani Korban Kebakaran Kampung Adat Sade
- Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 91 Orang, Ancaman Penyakit Mulai Mengintai Pengungs
- 1.660 Warga Ramaikan Fun Run HUT RI di Jakarta Barat
Sambut Imlek dan Ramadhan Yayasan Bagin Indonesia Centre Gelar Acara Bedah Buku

JAKARTA,- Di Cafe Digra Coffee yang beralamat di Jalan Lebak bulus 2, No 21 d Jakarta selatan, pada Sabtu, tanggal 14 Februari 2026, Yayasan Bagin Indonesia Centre menyelenggarakan acara bedah buku Muslim Tionghoa di Yogyakarta, untuk menyambut Imlek dan Ramadhan. Buku tersebut merupakan karya dari sekertaris Yayasan Bagin Indonesia Centre, Sunano.
Menurut ketua Yayasan Bagin Indonesia Centre Murniati Ginting, Acara ini tidak sekedar mengupas tuntas sebuah sejarah Muslim Tionghoa yang ada di Yogyakarta , namun acara ini juga menguatkan kampanye tentang pentingnya Toleransi dimana Indonesia memiliki banyak keberagaman, oleh karena itu acara ini sengaja digelar menjelang Imlek sebagai penghormatan terhadap etnis Tionghoa yang akan merayakannya.
Tak hanya menyambut Imlek, acara ini juga bertujuan untuk silaturahmi yang mana bagi umat Islam yang akan menyambut bulan suci Ramadhan memiliki tradisi acara yang biasa disebut Munggahan.
Lebih lanjut Murniati berharap Acara ini mampu menjadi vitamin penguat persatuan dan kesatuan Indonesia, dan sarana informasi positif dimana kita ketahui banyak tersebar berita hoax yang bisa mengikis persatuan Indonesia.
Selanjutnya Murniati menjelaskan perlu diketahui adapun Narasumber yang akan tampil mengikuti Acara Bedah Buku ini diantaranya yakni : Sunano ( Penulis buku Muslim Tionghoa) , Untuk Resentator di isi oleh seorang tokoh aktivis mantan presedium GMNI yang juga merupakan Pembina di Yayasan Bagin Indonesia Centre, Yakni Yusuf Blegur
Sedangkan untuk keynote speaker akan di isi oleh seorang akademisi Nadhatul Ulama yang juga merupakan Wakil Dekan Fakultas Ilmu sosial yakni Amsar A Dulmanan, serta akan di moderatori oleh tokoh muda Mochamad Nuruddin beliau merupakan Founder Rumah SDM.
Untuk itu Murniati selaku ketua Yayasan Bagin Indonesia Centre dalam wawancaranya bersama awak media juga mengharapkan kehadiran para tokoh - tokoh lintas generasi dari elemen manapun untuk bisa hadir dan berdiskusi agar acara ini lebih kuat lagi secara informasi maupun secara edukasi.
Acara ini juga dihadiri beberapa dewan pembina dari Yayasan Bagin , Bob Randilawe yang juga penulis buku "Kiprah Kiyai", serta pemerhati politik Bung Yukendro yang juga ada dalam keluarga Besar Alumni GMNI, serta keluarga dan kerabat serta murid dari Alm Bagin.
Di akhir keterangan Murniati selaku ketua Yayasan Bagin Indonesia Centre menyampaikan sebuah jargon ," Salam Generasi Perubahan untuk Indonesia Emas , Jaya Indonesiaku, " pastikan Anda Menghadiri Acara ini, Merdeka pungkasnya.
Editor : (Red/San)
_-_Copy.png)









_(1).png)
