Terkini
- FSPMKI dukung pemogokan dokter Spesialis di Belu NTT : Bupati Belu jangan Baper !
- Mendag Busan Resmikan Pasar Tematik Industri Sidayu di Gresik: Perkuat Ekonomi Rakyat Berbasis Wisata dan Budaya
- PRSI Audiensi dengan BRIN, Perkuat Arah dan Kolaborasi Nasional
- Robotika untuk Negeri Hadir di Padang, Cetak Generasi Inovator dari MAN 1 Kota Padang
- Pengamat Sebut Posisi AS dan Israel Terdesak, Iran Pegang Kendali di Selat Hormuz.
- Terungkap! Kisah Perselingkuhan Suami dalam, Dalam Sujudku, Istri Pilih Bersujud di Tengah Luka
- Ketergantungan Impor Picu Krisis Plastik, Pemerintah Dorong Bioplastik Lokal
- Langkah Nyata Pemerintah: Koperasi Desa Merah Putih Resmi Beroperasi di Mimika
- Perang Timur Tengah dan Perebutan Energi Dunia
- Kowapta Soroti Kinerja Jakpro: Ambisi Besar Dinilai Tak Sejalan dengan Akuntabilitas
Sambut Imlek dan Ramadhan Yayasan Bagin Indonesia Centre Gelar Acara Bedah Buku

JAKARTA,- Di Cafe Digra Coffee yang beralamat di Jalan Lebak bulus 2, No 21 d Jakarta selatan, pada Sabtu, tanggal 14 Februari 2026, Yayasan Bagin Indonesia Centre menyelenggarakan acara bedah buku Muslim Tionghoa di Yogyakarta, untuk menyambut Imlek dan Ramadhan. Buku tersebut merupakan karya dari sekertaris Yayasan Bagin Indonesia Centre, Sunano.
Menurut ketua Yayasan Bagin Indonesia Centre Murniati Ginting, Acara ini tidak sekedar mengupas tuntas sebuah sejarah Muslim Tionghoa yang ada di Yogyakarta , namun acara ini juga menguatkan kampanye tentang pentingnya Toleransi dimana Indonesia memiliki banyak keberagaman, oleh karena itu acara ini sengaja digelar menjelang Imlek sebagai penghormatan terhadap etnis Tionghoa yang akan merayakannya.
Tak hanya menyambut Imlek, acara ini juga bertujuan untuk silaturahmi yang mana bagi umat Islam yang akan menyambut bulan suci Ramadhan memiliki tradisi acara yang biasa disebut Munggahan.
Lebih lanjut Murniati berharap Acara ini mampu menjadi vitamin penguat persatuan dan kesatuan Indonesia, dan sarana informasi positif dimana kita ketahui banyak tersebar berita hoax yang bisa mengikis persatuan Indonesia.
Selanjutnya Murniati menjelaskan perlu diketahui adapun Narasumber yang akan tampil mengikuti Acara Bedah Buku ini diantaranya yakni : Sunano ( Penulis buku Muslim Tionghoa) , Untuk Resentator di isi oleh seorang tokoh aktivis mantan presedium GMNI yang juga merupakan Pembina di Yayasan Bagin Indonesia Centre, Yakni Yusuf Blegur
Sedangkan untuk keynote speaker akan di isi oleh seorang akademisi Nadhatul Ulama yang juga merupakan Wakil Dekan Fakultas Ilmu sosial yakni Amsar A Dulmanan, serta akan di moderatori oleh tokoh muda Mochamad Nuruddin beliau merupakan Founder Rumah SDM.
Untuk itu Murniati selaku ketua Yayasan Bagin Indonesia Centre dalam wawancaranya bersama awak media juga mengharapkan kehadiran para tokoh - tokoh lintas generasi dari elemen manapun untuk bisa hadir dan berdiskusi agar acara ini lebih kuat lagi secara informasi maupun secara edukasi.
Acara ini juga dihadiri beberapa dewan pembina dari Yayasan Bagin , Bob Randilawe yang juga penulis buku "Kiprah Kiyai", serta pemerhati politik Bung Yukendro yang juga ada dalam keluarga Besar Alumni GMNI, serta keluarga dan kerabat serta murid dari Alm Bagin.
Di akhir keterangan Murniati selaku ketua Yayasan Bagin Indonesia Centre menyampaikan sebuah jargon ," Salam Generasi Perubahan untuk Indonesia Emas , Jaya Indonesiaku, " pastikan Anda Menghadiri Acara ini, Merdeka pungkasnya.
Editor : (Red/San)
_-_Copy.png)






_(1).png)


.jpg)