- PRSI Sumut Perkuat Edukasi Teknologi Lewat Program Robotika Untuk Negeri di Nias
- Dangdut Pecah di Halal Bihalal Sidoarjo Damai Bersatu, Warga Gedangan Bergoyang Tanpa Henti
- DPR Soroti Minimnya Dukungan Negara, Studio Alam Gamplong Jadi Simbol Perjuangan UMKM Kreatif
- Lebih Hemat, Lebih Sehat: Air PAM Jaya Kurangi Beban Warga
- Lebaran Betawi 2026 Digelar di Lapangan Banteng, Sekda DKI: Momentum Perkuat Persatuan Warga
- Tak Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal JKB Jadi Ajang Strategi Jaga NKRI
- Di Balik Gugurnya Prajurit TNI, Kritik Muhammad Husein Menyasar Arah Diplomasi Indonesia
- Budi Mulyawan Desak Penataan Total Perfilman Indonesia Lewat Jakarta Millennial Film Festival 2026
- Iran Tegaskan Dukungan ke Hizbullah, Kirim Pesan Langsung ke Sekjen Baru
- Data DBD Dinilai Bias, Rekan Indonesia DKI: Kita Melawan Wabah Dengan Peta Yang Salah
Universitas Bandar Lampung Siapkan Guru Lampung Hadapi Era AI dan Robotik
Sebanyak 100 peserta mengikuti pelatihan Coding, Artificial Intelligence (AI), dan Robotik yang digelar selama empat hari di Bandar Lampung.

Keterangan Gambar : Suasana kegiatan pelatihan Coding, AI, dan Robotik yang diselenggarakan Pusat Studi Mekatronika dan Otomatisasi Universitas Bandar Lampung.
Lampung—Universitas Bandar Lampung melalui Pusat Studi Mekatronika dan Otomatisasi menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers (ToT) Guru Coding, Artificial Intelligence (AI), dan Robotik yang berlangsung selama empat hari, mulai 9 hingga 12 Maret 2026 di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung. (14/3/2026)
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan teknologi digital, kecerdasan artifisial, dan robotika yang telah membawa perubahan besar dalam sistem pembelajaran. Sekolah saat ini dituntut untuk mampu menyiapkan peserta didik yang memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, serta literasi teknologi yang kuat. Oleh karena itu, guru sebagai ujung tombak pendidikan perlu memiliki kompetensi yang memadai dalam bidang coding, AI, dan robotik.
Baca Lainnya :
- Ketua PRSI Kalsel Hadiri Buka Puasa Bersama Wagub Hasnuryadi Sulaiman di Banjarmasin0
- RoboSports Menuju Indonesia sebagai Creative-Tech Powerhouse0
- PRSI dan Wapres Gibran Tinjau Proyek Robotik Santri di Pesantren Baitul Arqom Bandung0
- Audiensi Strategis PRSI–Kemenekraf RI: Dorong RoboSports sebagai Wajah Baru Creative-Tech Indonesia0
- Sinergi PRSI–PT Filosi Exider Inovasi Dorong Ekosistem Robotika di NTT0
Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Provinsi Lampung, pelatihan ini juga menjadi bagian dari upaya mengisi Bulan Suci Ramadan 1447 H dengan kegiatan yang produktif, edukatif, dan inspiratif. Menariknya, kegiatan pelatihan ini diselenggarakan secara gratis tanpa dipungut biaya bagi para guru, sehingga memberikan kesempatan yang lebih luas bagi tenaga pendidik untuk meningkatkan kompetensi di bidang teknologi.
Pelatihan ini diikuti oleh 60 orang guru dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK negeri maupun swasta se-Provinsi Lampung, serta 40 peserta non-guru, sehingga total peserta yang mengikuti kegiatan ini mencapai 100 orang.
Selama pelatihan berlangsung, para peserta mendapatkan berbagai materi terkait pengembangan teknologi dan robotika di dunia pendidikan. Materi tersebut meliputi pendidikan DIY (Do It Yourself), pembuatan coding untuk robot, pemrograman videotron, pengenalan sensor dan aktuator, hingga praktik pembuatan berbagai jenis robot seperti robot explorer, robot soccer, robot obstacle, dan robot kreatif.
Kepala Pusat Studi Mekatronika dan Otomatisasi Universitas Bandar Lampung yang juga merupakan Ketua Dewan Pakar Persatuan Robotika Seluruh Indonesia, Riza Muhida, M.Eng., Ph.D., menyampaikan bahwa pelatihan ini mendapat respons yang sangat positif dari para guru.
“Alhamdulillah pada hari ini kita telah melaksanakan pelatihan coding, AI, dan robotik untuk guru-guru se-Provinsi Lampung dari tingkat SD, SMP, hingga SMA dan SMK. Antusiasme para guru sangat luar biasa. Ketika mereka mempelajari dasar-dasar coding, mereka langsung tertarik untuk mencoba menerapkannya pada robot yang sebenarnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa dalam pelatihan tersebut para guru tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga langsung mempraktikkan berbagai proyek teknologi.
“Kami mengenalkan mulai dari cara menggunakan robot, memprogram robot, hingga membuat beberapa proyek sederhana. Misalnya membuat proyek lampu lalu lintas, membuat program videotron yang dapat menampilkan kalimat selamat datang, hingga bagaimana robot dapat membaca data dari sensor. Dari sensor tersebut robot dapat mengambil keputusan apakah harus bergerak atau tidak,” jelasnya.
Riza Muhida juga menegaskan bahwa kegiatan pelatihan ini memberikan pengalaman baru bagi para guru dalam memahami teknologi robotika dan kecerdasan artifisial.
“Para guru sangat tertarik dan merasa senang mengikuti pelatihan coding, AI, dan robotik ini karena mereka mendapatkan pengetahuan serta pengalaman baru dalam dunia teknologi, khususnya robotika dan AI,” tambahnya.
Melalui pelatihan ini, Universitas Bandar Lampung berharap para guru mampu mengimplementasikan pembelajaran berbasis proyek yang terintegrasi teknologi di sekolah masing-masing. Selain itu, para peserta juga diharapkan dapat menjadi trainer internal dan penggerak program coding serta robotik di lingkungan sekolah, sehingga ekosistem pembelajaran digital di Provinsi Lampung dapat terus berkembang secara berkelanjutan.
_-_Copy.png)






_(1).png)

.jpg)

