- FSPMKI dukung pemogokan dokter Spesialis di Belu NTT : Bupati Belu jangan Baper !
- Mendag Busan Resmikan Pasar Tematik Industri Sidayu di Gresik: Perkuat Ekonomi Rakyat Berbasis Wisata dan Budaya
- PRSI Audiensi dengan BRIN, Perkuat Arah dan Kolaborasi Nasional
- Robotika untuk Negeri Hadir di Padang, Cetak Generasi Inovator dari MAN 1 Kota Padang
- Pengamat Sebut Posisi AS dan Israel Terdesak, Iran Pegang Kendali di Selat Hormuz.
- Terungkap! Kisah Perselingkuhan Suami dalam, Dalam Sujudku, Istri Pilih Bersujud di Tengah Luka
- Ketergantungan Impor Picu Krisis Plastik, Pemerintah Dorong Bioplastik Lokal
- Langkah Nyata Pemerintah: Koperasi Desa Merah Putih Resmi Beroperasi di Mimika
- Perang Timur Tengah dan Perebutan Energi Dunia
- Kowapta Soroti Kinerja Jakpro: Ambisi Besar Dinilai Tak Sejalan dengan Akuntabilitas
Cokroaminoto Jadi Inspirasi Ferry Juliantono Bangkitkan Koperasi Berbasis Dakwah Ekonomi

Keterangan Gambar : Menkop Ferry di sela sela acara rakernas II Syarikat Islam, di Jakarta, Selasa malam (4/11/2025).
BERNUSA.COM, Jakarta- Menteri Koperasi dan UKM (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan pentingnya menghidupkan kembali semangat tokoh besar Syarikat Islam (SI), HOS Tjokroaminoto, dalam membangun gerakan ekonomi kerakyatan berbasis koperasi.
Menurut Ferry, Cokroaminoto telah memberikan teladan bahwa koperasi bukan sekadar lembaga ekonomi, melainkan gerakan sosial dan dakwah ekonomi yang menegakkan keadilan serta kesejahteraan rakyat kecil.
“Terutama bagi petani dan pedagang kecil. Cokroaminoto melihat koperasi sebagai solusi strategis untuk melawan penindasan ekonomi dan mewujudkan kesejahteraan bersama,” ujar Ferry saat memberikan pembekalan pada Rakernas II Syarikat Islam, di Jakarta, Selasa malam (4/11/2025).
Baca Lainnya :
- Pasar Senen Siap Berubah: Dari Thrifting ke Etalase Produk Lokal Unggulan Indonesia0
- Bank Jakarta Catat Kinerja Positif pada Triwulan III 2025, Perkuat Sinergi untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Jakarta0
- PLN UID Jakarta Raya Perluas Akses Pasar UMKM Lewat Kerja Sama Internasional di Korea Selatan0
- Menteri UMKM Apresiasi NTT Mart untuk Perluasan Pasar Produk Lokal0
- Entrepreneur Hub Lampung 2025: Lahirkan Generasi Pengusaha Muda Berbasis Teknologi0
Dalam kegiatan yang dihadiri Ketua Koperasi Sidogiri Abdul Majid Umar dan Ketua Umum Syarikat Islam Hamdan Zoelva, Ferry menegaskan bahwa koperasi sejatinya sejalan dengan nilai-nilai Islam dan prinsip syariah — menekankan keadilan, kebersamaan, dan tolong-menolong dalam perekonomian umat.
Bangkitkan Gerakan Koperasi Syariah
Ferry mengajak Syarikat Islam untuk bersama-sama membesarkan gerakan koperasi di Indonesia sebagai pilar ekonomi kerakyatan. Ia juga menyampaikan dukungan penuh pemerintah bagi SI untuk membentuk dan mengembangkan koperasi berbasis syariah demi kemajuan ekonomi umat.
“Saya mendapat amanah dari Presiden Prabowo Subianto untuk membesarkan kembali koperasi sebagai badan usaha yang merupakan perwujudan dari ekonomi konstitusi, yaitu ekonomi Pancasila,” tegasnya.
Ferry menambahkan, gagasan ekonomi kerakyatan dalam Pasal 33 UUD 1945 sejatinya bersumber dari nilai-nilai keislaman yang berkembang di masyarakat.
80 Ribu Koperasi Desa Merah Putih
Sebagai bentuk konkret dari amanah Presiden, Kementerian Koperasi tengah menyiapkan pembangunan 80 ribu lebih Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.
Langkah ini, kata Ferry, bertujuan mempercepat kebangkitan koperasi setelah sekian lama tertinggal dari badan usaha lain seperti BUMN dan swasta.
“Pasca krisis 1998, setelah Indonesia menandatangani LoI dengan IMF, banyak pelaku ekonomi kecil termasuk koperasi yang terpinggirkan karena sistem ekonomi diserahkan pada mekanisme pasar bebas,” ungkapnya.
Kopontren: Koperasi dan Dakwah Satu Nafas
Lebih lanjut, Ferry mencontohkan keberhasilan Koperasi Pondok Pesantren Sidogiri yang telah memiliki aset hingga triliunan rupiah sebagai bukti nyata kekuatan koperasi berbasis nilai keislaman.
“Masih banyak koperasi pesantren (Kopontren) lain yang sukses seperti Sunan Giri dan At-Ittifaq. Ini membuktikan koperasi dengan dakwah Islam itu satu nafas,” pungkasnya.
Dengan semangat kebersamaan, Menkop Ferry optimistis gerakan koperasi syariah dapat menjadi fondasi kuat menuju kemandirian ekonomi nasional dan kesejahteraan umat.(AS/BN).
_-_Copy.png)






_(1).png)


.jpg)