- Ratusan Buruh Kepung Kemenaker, Desak Pemerintah Hentikan Gelombang PHK Nasional
- Polres Gresik Libatkan Ratusan Personel Layanan Pengamanan Haul Habib Abu Bakar Assegaf ke-71
- IPDA Zulhamsyah Putra Resmi Dilantik, Sosok Polisi Humanis Kebanggaan Polda Kepri
- Bupati Pimpin Apel Pagi, Jadi Momentum Penguatan Kinerja Aparatur Dinas PUPR
- FGD Indeks Ketahanan Daerah 2026 Jadi Wadah Validasi Data Ketahanan Daerah
- Sertijab Walikota Jaksel, Syafrin Liputo: Kita Adalah Pelayan Masyarakat
- Humas Polres Lingga Bersama IJTI Kepri Ajak Santri Berkreasi Melalui Lomba Hari Bhayangkara ke-80
- Di Tengah Lonjakan Utang Global, SBY Tekankan Keseimbangan Pertumbuhan dan Keberlanjutan
- Kasus Nadiem dan Rasa Keadilan Publik
- Ketika Darurat (Buatan) Menjadi Kekuasaan (Tanpa Batas)
Kemenkop Fasilitasi Pelaku Usaha Binaan Koperasi Lewat Bazaar Harmoni Ramadan 2026

Keterangan Gambar : Menkop Ferry Juliantono
BERNUSA.COM, Jakarta – Kementerian Koperasi menggelar kegiatan bazaar bertajuk “Harmoni Ramadan Bersama Koperasi” sebagai upaya memberikan akses pasar kepada koperasi dan pelaku usaha binaan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan kegiatan bazaar Ramadan tersebut merupakan hasil sinergi antara Kementerian Koperasi dan Dharma Wanita Persatuan Kementerian Koperasi.
Menurutnya, bazaar ini menjadi langkah awal untuk memperluas akses pasar bagi produk-produk hasil binaan koperasi dari berbagai daerah di Indonesia.
Baca Lainnya :
- Lebih dari 100 UMKM Ramaikan Bazar Ramadhan Kementerian UMKM di Jakarta0
- Menkop: Proyek Backbone Fiber Optik Didorong Jadi Penopang Layanan Internet Kopdes Merah Putih0
- Menkop Ajak KB PPI untuk Bersinergi dengan Kopdes Merah Putih0
- Sembako Murah PLN Diserbu Warga, Programnya Juga Bantu Listrik Puskesmas hingga Rumah Ibadah0
- Menteri UMKM Tekankan Pentingnya Perkuat Pasar Dalam Negeri0
“Bazaar Ramadan ini adalah inisiasi dari DWP Kementerian Koperasi dengan menampilkan produk-produk hasil binaan koperasi di seluruh Indonesia. Tapi ini masih awalan, karena tahun depan saya berharap kegiatan ini bisa lebih besar dan lebih masif lagi,” ujar Ferry di Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara luas di berbagai daerah agar semakin banyak pelaku usaha koperasi yang mendapatkan akses pasar.
“Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi tradisi yang terus kita selenggarakan ke depan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kementerian Koperasi, Sita Komaladewi Juliantono, menjelaskan bazaar Ramadan tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara Kementerian Koperasi dan DWP dalam mendukung pemberdayaan koperasi dan pelaku usaha.
Kegiatan bazaar digelar selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 Maret 2026, dengan melibatkan berbagai koperasi serta pelaku usaha, baik yang telah tergabung dalam koperasi maupun yang belum.
“Tiga hari dilaksanakan sampai hari Jumat 13 Maret. Semua yang ikut adalah pelaku usaha binaan koperasi, termasuk pelaku usaha yang belum masuk koperasi,” jelas Sita.
Ia menegaskan kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan daya saing koperasi serta memperluas jaringan pemasaran produk lokal.
“Ini dalam rangka menyediakan akses pasar bagi koperasi sehingga meningkatkan daya saing mereka. Diharapkan koperasi semakin berkembang, tumbuh, dan menunjukkan kualitas serta daya saingnya,” katanya.
Dalam bazaar tersebut, para pelaku usaha menampilkan berbagai produk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran, mulai dari aneka makanan hingga produk kebutuhan lainnya.
Seluruh kegiatan berlangsung di halaman depan Kantor Kementerian Koperasi di Jakarta.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Koperasi berharap eksistensi koperasi di Indonesia semakin kuat dan produk-produk lokal semakin dikenal masyarakat luas.(AS/BN).
_-_Copy.png)




.jpg)



_(1).png)

