- Ratusan Buruh Kepung Kemenaker, Desak Pemerintah Hentikan Gelombang PHK Nasional
- Polres Gresik Libatkan Ratusan Personel Layanan Pengamanan Haul Habib Abu Bakar Assegaf ke-71
- IPDA Zulhamsyah Putra Resmi Dilantik, Sosok Polisi Humanis Kebanggaan Polda Kepri
- Bupati Pimpin Apel Pagi, Jadi Momentum Penguatan Kinerja Aparatur Dinas PUPR
- FGD Indeks Ketahanan Daerah 2026 Jadi Wadah Validasi Data Ketahanan Daerah
- Sertijab Walikota Jaksel, Syafrin Liputo: Kita Adalah Pelayan Masyarakat
- Humas Polres Lingga Bersama IJTI Kepri Ajak Santri Berkreasi Melalui Lomba Hari Bhayangkara ke-80
- Di Tengah Lonjakan Utang Global, SBY Tekankan Keseimbangan Pertumbuhan dan Keberlanjutan
- Kasus Nadiem dan Rasa Keadilan Publik
- Ketika Darurat (Buatan) Menjadi Kekuasaan (Tanpa Batas)
Lebih dari 100 UMKM Ramaikan Bazar Ramadhan Kementerian UMKM di Jakarta

Keterangan Gambar : Menteri UMKM Maman Abdurrahman
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya menjaga dan mengoptimalkan potensi pasar domestik Indonesia yang sangat besar agar tidak didominasi oleh produk impor.
Di sisi lain, pemerintah juga terus mendorong penguatan produk unggulan UMKM agar mampu menembus pasar ekspor.
Hal tersebut disampaikan Menteri Maman saat membuka Bazar Ramadhan bertajuk “Harmoni Ramadhan Bangkit Bersama UMKM: Menenun Tradisi Memperkuat Ekonomi UMKM” yang diinisiasi oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian UMKM bekerja sama dengan Epic Market Kriya Nusantara di Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Baca Lainnya :
- Sembako Murah PLN Diserbu Warga, Programnya Juga Bantu Listrik Puskesmas hingga Rumah Ibadah0
- Menteri UMKM Tekankan Pentingnya Perkuat Pasar Dalam Negeri0
- Perkuat Sinergi Kamtibmas Kapolres Gresik Hadiri Safari Ramadan bersama Forkopimda di Driyorejo0
- KUR 2026 Naik Jadi Rp295 Triliun, Menteri UMKM: Pasar Domestik Dipenuhi Produk Impor0
- Pemerintah Siapkan Bantuan Rp3 Juta bagi 200 Ribu Usaha Mikro Korban Bencana di Sumatera0
“Tanpa mengesampingkan upaya mendorong produk unggulan UMKM menembus pasar ekspor, pasar domestik kita harus dijaga dengan baik. Dengan jumlah penduduk sekitar 250 juta orang, potensi pasar kita sangat besar. Jika tidak besar, tidak mungkin pasar domestik kita menjadi sasaran berbagai produk impor,” kata Menteri Maman.
Ia menegaskan pemerintah terus memperkuat berbagai langkah strategis untuk menjaga potensi pasar dalam negeri sekaligus melindungi pelaku UMKM dari persaingan yang tidak sehat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menertibkan peredaran barang impor ilegal yang dapat mengganggu keberlangsungan usaha pelaku UMKM lokal.
“Saya berharap seluruh pihak dapat fokus pada optimalisasi penggunaan produk lokal. Langkah ini penting untuk memperkuat posisi pengusaha UMKM dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap produk impor,” ujarnya.
Menurut Menteri Maman, penguatan konsumsi produk lokal, penataan pasar domestik, serta sinergi kebijakan lintas sektor menjadi langkah penting untuk memastikan UMKM tidak hanya mampu bertahan di tengah dinamika ekonomi global, tetapi juga semakin berkembang sebagai pilar utama ketahanan ekonomi nasional.
“Saat ini pemerintah sedang melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan kompetitif. Dengan ekosistem yang kondusif, pengusaha UMKM diharapkan memiliki ruang yang lebih luas untuk tumbuh dan berkembang di pasar domestik,” tambahnya.
Sementara itu, Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian UMKM Tina Astari menyampaikan bahwa kegiatan bazar yang telah memasuki tahun kedua penyelenggaraannya ini akan berlangsung hingga 12 Maret 2026.
Menurutnya, bazar tersebut diikuti lebih dari 100 pelaku UMKM yang menampilkan berbagai produk dari sektor kriya, kuliner, fesyen, hingga produk kreatif lainnya.
“Bazar Ramadhan ini tidak hanya menjadi ruang transaksi ekonomi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi, kolaborasi, serta jejaring usaha. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pengusaha UMKM untuk terus meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam mengembangkan produknya,” ujar Tina.
Ia berharap para pelaku UMKM yang terlibat dalam kegiatan ini dapat terus meningkatkan daya saing produk mereka, baik di pasar domestik maupun di pasar global. (***)
_-_Copy.png)




.jpg)



_(1).png)

