- Menteri Haji dan Umroh akan Hadir pada Muktamar XXIII Al Washliyah
- BNI Rayakan HUT ke-80, Transformasi Digital Jadi Kunci Perkuat Kinerja dan Daya Saing
- KPID di Persimpangan Zaman: Bertahan atau Tertinggal di Tengah Disrupsi Digital
- PB. Formula Akan Mengelar Turnamen Futsal Nasional Antar Ormas Pemuda Memperebutkan Piala Menteri Pertanian
- Era Baru Biodiesel Dimulai, B50 Resmi Diluncurkan Bertahap Selama Tiga Bulan
- 125 Ribu Kunjungan ke Layanan Kesehatan Jiwa Elva Minta Pemprov DKI Lebih Perhatikan Kesehatan Mental
- Pasca Kongres XI GPM, USDEK BIRAWA ADI GUNA Mulai Konsolidasi Nasional dan Siapkan Agenda Strategis
- MUBES jakmania: Seluruh Jakmania Harus Memiliki Hak yang Sama dalam Demokrasi
- Workshop Robotik PRSI dan Anjungan Kalsel Perkuat Pendidikan STEM bagi Pelajar
- Pelatihan Robotik PRSI di SDN Pancoran 07 Pagi Perkuat Literasi Digital Pelajar
Menteri Haji dan Umroh akan Hadir pada Muktamar XXIII Al Washliyah
Ahmad Doli Kurnia Tanjung Apresiasi Kesuksesan Penyelenggaraan Haji 2026

Keterangan Gambar : Menteri Haji dan Umroh RI KH.Dr. Mochamad Irfan Yusuf DAN Pengurus Al Jam’iyatul Al Washliyah
BERNUSA.COM: Jakarta-Menteri Haji dan Umroh RI KH.Dr. Mochamad Irfan Yusuf menyatakan kesediaannya menghadiri Muktamar ke XXIII Al Jam’iyatul Al Washliyah. Hal tersebut disampaikan saat menerima kunjungan panitia muktamar di kantornya, Jl. MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin 29 Juni 2026.
”Insya Allah saya akan hadir,” ujar Kyai Irfan kepada rombongan panitia muktamar yang terdiri dari, Ketua Panitia Nasional Ahmad Doli Kunia Tanjung, Sekjen Panitia Nasional Charles Purnama Siregar, Ketua Organizing Committee (OC), Prof. Dr. H. Deding Ishak S.H., MM, Sekretaris OC H. Muhammad Razvi Lubis, S.Sos, M.Pd, Bendahara Umum Al Washliyah Drs. H. Rijal Naibaho MM dan KH Julian Lukman.
Pada kesempatan itu Kyai Irfan mengatakan peran organisasi keagamaan, termasuk Al Washliyah, sangat besar dalam menyukseskan perjalanan ibadah haji. Makanya ia merasa senang masalah perhajian menjadi salah satu tema yang didiskusikan dalam muktamar.
Baca Lainnya :
- UMKM Naik Kelas Jadi Kunci Pertumbuhan Daerah, Kementerian UMKM Gelar Festival Nasional0
- Wamen FaridaTegaskan Dekopinwil Ujung Tombak Gerakan Koperasi0
- UMKM Dapat Kepastian Pajak, Kementerian UMKM Siapkan Pendampingan dan Konsultasi Gratis0
- Pigai Usul Jabatan Strategis Non-Operasional Polri Bisa Diisi Kalangan Sipil0
- Di Tengah Lonjakan Utang Global, SBY Tekankan Keseimbangan Pertumbuhan dan Keberlanjutan0
Kyai Irfan pun menyampaikan rasa syukur karena perjalanan ibadah haji 2026 yang hampir berakhir berjalan lancar dan sukses.
”Alhamdulillah berkat persiapan yang matang dan dukungan semua pihak perjalanan ibadah haji 2026 berjalan sukses,” tambah Kyai Irfan.
Menjawab kesediaan Menteri Haji dan Umrah KH Mochamad Irfan Yusuf untuk hadir, Ketua Panitia Nasional Muktamar Ahmad Doli Kurnia Tanjung menyampaikan rasa terima kasihnya. Ia mengatakan kehadiran Kyai Irfan merupakan sebuah kehormatan dan penghargaan besar kepada organisasi keagamaan Islam yang lahir di Medan, Sumatera Utara, tahun 1930 ini.
Doli pun mengapresiasi perjalanan ibadah haji 2026 yang berlangsung lancar dan sukses, meskipun Kementerian Haji dan Umroh baru pertama kali sebagai pihak penyelenggara.
”Prestasi ini patut dibanggakan. Kerja keras Kemenhaj patut diapresiasi, ” ujar Doli kepada media usai pertemuan. Doli juga menyampaikan terima kasihnya kepada Kementerian Haji dan Umroh yang telah mempercayai kader-kader Al Washliyah berpartisipasi dalam kepanitiaan ibadah haji tahun 2026. Ia berharap ke depannya kerjasama tersebut terus ditingkatkan.
Kesediaan Menteri Haji dan Umroh RI KH.Dr. Mochamad Irfan Yusuf menghadiri Muktamar ke XXIII Al Washliyah melengkapi jumlah menteri Kabinet Merah Putih yang memastikan kesertaannya.
Sebelumnya Mendikdasmen Abdul Mu’ti, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri ATR/BPN Nustron Wahid, Wamenag Romo Syafi’i dan Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., juga sudah mengkonfirmasi untuk datang.
Informasi terbaru dari sekretariat panitia, muktamar akan dibuka oleh Ketua MPR Ahmad Muzani. Presiden Prabowo Subianto yang sedianya direncanakan berhalangan karena mempunyai jadual lain pada saat bersamaan.
Peserta yang sudah melakukan registrasi kehadirannya sebanyak 650 orang, berasal dari 38 propinsi (wilayah) di seluruh Indonesia. Selain itu perwaklian luar Negeri juga akan ikut meramaikan, seperti dari Inggris, Amerika dan seluruh negara Asean.
Muktamar ke XXIII Alwashliyah akan berlangsung pada tanggal 7-10 Juli 2026 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Direncakan akan dihadiri 1400 kader. Peserta yang berhalangan hadir bisa mengikuti via zoom (hibrid).
Selain Muktamar Alwashliyah juga akan digelar Muktamar Muslimat Alwashliyah yang waktu dan tempatnya bersamaan.*()
_-_Copy.png)








_(1).png)

