- PRSI Sumut Perkuat Edukasi Teknologi Lewat Program Robotika Untuk Negeri di Nias
- Dangdut Pecah di Halal Bihalal Sidoarjo Damai Bersatu, Warga Gedangan Bergoyang Tanpa Henti
- DPR Soroti Minimnya Dukungan Negara, Studio Alam Gamplong Jadi Simbol Perjuangan UMKM Kreatif
- Lebih Hemat, Lebih Sehat: Air PAM Jaya Kurangi Beban Warga
- Lebaran Betawi 2026 Digelar di Lapangan Banteng, Sekda DKI: Momentum Perkuat Persatuan Warga
- Tak Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal JKB Jadi Ajang Strategi Jaga NKRI
- Di Balik Gugurnya Prajurit TNI, Kritik Muhammad Husein Menyasar Arah Diplomasi Indonesia
- Budi Mulyawan Desak Penataan Total Perfilman Indonesia Lewat Jakarta Millennial Film Festival 2026
- Iran Tegaskan Dukungan ke Hizbullah, Kirim Pesan Langsung ke Sekjen Baru
- Data DBD Dinilai Bias, Rekan Indonesia DKI: Kita Melawan Wabah Dengan Peta Yang Salah
PRSI Kembangkan Prototype TaniBot System untuk Pertanian Presisi Nasional
Sistem smart farming yang dikembangkan melalui riset Dewan Pakar dan Divisi Riset PRSI di Bandung untuk mendukung pertanian berbasis data.

Keterangan Gambar : Tampilan prototype TaniBot System yang dikembangkan oleh Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI) di Bandung.
Bandung — Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI) terus mendorong pemanfaatan teknologi robotika dan kecerdasan buatan dalam berbagai sektor strategis nasional. Salah satu inovasi terbaru yang tengah dikembangkan adalah TaniBot System — Precise Farming, sebuah sistem teknologi pertanian modern yang dirancang untuk mendukung transformasi menuju pertanian cerdas dan berbasis data. (14/3/2026)
Teknologi ini saat ini masih berada pada tahap prototype dan dalam proses pengembangan riset, yang dilakukan oleh Dewan Pakar PRSI Lukman Falah bersama Divisi Riset PRSI. Kegiatan penelitian dan pengembangan sistem tersebut dilaksanakan di Bandung, Jawa Barat, sebagai bagian dari kontribusi PRSI dalam menghadirkan solusi teknologi bagi sektor pertanian di Indonesia.
Baca Lainnya :
- Universitas Bandar Lampung Siapkan Guru Lampung Hadapi Era AI dan Robotik0
- Ketua PRSI Kalsel Hadiri Buka Puasa Bersama Wagub Hasnuryadi Sulaiman di Banjarmasin0
- RoboSports Menuju Indonesia sebagai Creative-Tech Powerhouse0
- PRSI dan Wapres Gibran Tinjau Proyek Robotik Santri di Pesantren Baitul Arqom Bandung0
- Audiensi Strategis PRSI–Kemenekraf RI: Dorong RoboSports sebagai Wajah Baru Creative-Tech Indonesia0
PRSI menilai bahwa integrasi teknologi seperti Internet of Things (IoT), Big Data, dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dapat membantu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus efisiensi dalam pengelolaan lahan.
Prototype TaniBot System dirancang dengan berbagai konsep Smart Farming, di antaranya sistem monitoring jarak jauh berbasis IoT yang memungkinkan petani memantau kondisi lahan secara real-time melalui perangkat smartphone atau komputer. Sistem ini dapat menampilkan berbagai data penting seperti kondisi tanah, status nutrisi tanaman, hingga informasi cuaca.
Selain itu, sistem ini juga dirancang memiliki fitur irigasi otomatis yang dapat mengatur aliran air berdasarkan data sensor kelembapan tanah maupun prediksi cuaca, sehingga penggunaan air dapat dilakukan secara lebih efisien.
Pada tahap pengembangan berikutnya, sistem ini juga dirancang untuk dilengkapi dengan analisis prediktif berbasis AI yang dapat membantu petani memperkirakan waktu panen optimal, potensi serangan hama, hingga perubahan harga pasar. Sistem tersebut juga direncanakan terintegrasi dengan manajemen logistik digital untuk menghubungkan data produksi pertanian dengan sistem inventaris dan platform pemasaran.
TaniBot System juga mengusung konsep Precision Farming (Pertanian Presisi), yaitu pendekatan pertanian yang mengedepankan tindakan yang tepat pada lokasi dan waktu yang tepat. Teknologi ini mencakup Variable Rate Technology (VRT) yang memungkinkan pemberian pupuk, benih, dan pestisida secara otomatis sesuai kebutuhan spesifik setiap titik lahan.
Selain VRT, sistem ini juga dirancang dilengkapi dengan Yield Mapping untuk menganalisis variasi produktivitas lahan, serta sensor tanah (On-field Soil Sensors) yang mampu mengukur kelembapan, pH, dan suhu tanah secara real-time.
Dewan Pakar PRSI Lukman Falah menjelaskan bahwa pengembangan TaniBot System merupakan bagian dari upaya menghadirkan teknologi robotika yang dapat memberikan manfaat langsung bagi sektor pertanian.
“Prototype TaniBot System ini merupakan hasil riset awal yang kami kembangkan bersama tim riset PRSI di Bandung. Saat ini teknologi tersebut masih dalam tahap pengembangan prototype, dan ke depan akan terus kami sempurnakan menuju sistem yang lebih matang dengan integrasi kecerdasan buatan serta otomatisasi yang lebih adaptif terhadap kondisi pertanian di Indonesia,” ujar Lukman Falah.
Melalui pengembangan prototype TaniBot System, PRSI berharap teknologi robotika dan kecerdasan buatan tidak hanya berkembang di sektor industri dan pendidikan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian nasional.
Inovasi ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen PRSI dalam mendorong pemanfaatan teknologi robotika untuk mendukung ketahanan pangan nasional serta pembangunan ekonomi berbasis teknologi di Indonesia.
_-_Copy.png)






_(1).png)

.jpg)

