Satpam Tumbang Usai Jaga Malam, Keluarga Panik Karena BPJS Tak Aktif, Rekan Indonesia Tangsel Turun Tangan

By Goenk1975 27 Jun 2026, 14:36:21 WIB Kesehatan
Satpam Tumbang Usai Jaga Malam, Keluarga Panik Karena BPJS Tak Aktif, Rekan Indonesia Tangsel Turun Tangan

Keterangan Gambar : Sulsitiyo saat mendampingi warga


Bernusa.com. TANGERANG SELATAN – Nasib nahas menimpa Sahrul Bakri, seorang petugas keamanan (sekuriti) di salah satu kafe di Tangerang Selatan. Usai menjalani tugas jaga malam, Sahrul mendadak pingsan akibat serangan tekanan darah tinggi (hipertensi) dan harus segera dilarikan ke Rumah Sakit Insan Permata untuk mendapatkan pertolongan medis.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (21/6/2026). Menurut keterangan keluarga, Sahrul baru saja pulang bekerja ketika tiba-tiba kondisinya menurun hingga tidak sadarkan diri. Keluarga yang panik kemudian segera membawa Sahrul ke rumah sakit.

Namun, di tengah kondisi darurat itu, keluarga dihadapkan pada persoalan lain. BPJS Ketenagakerjaan milik Sahrul diketahui belum aktif, sehingga keluarga khawatir pengobatan yang dibutuhkan tidak dapat berjalan dengan lancar.

Baca Lainnya :

Dalam situasi penuh kepanikan tersebut, keluarga akhirnya meminta bantuan Relawan Kesehatan (Rekan) Indonesia untuk melakukan pendampingan.

Ketua KPD Rekan Indonesia Tangerang Selatan, Sulistiyo, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari keluarga pasien.

"Begitu menerima informasi, kami segera melakukan pendampingan agar pasien tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan. Jangan sampai masyarakat kesulitan berobat hanya karena terkendala administrasi," ujar Sulistiyo, Sabtu (27/6/2026).

Ia menjelaskan, setelah dilakukan koordinasi dengan pihak keluarga, Rekan Indonesia membantu proses pendaftaran BPJS Mandiri agar keberlangsungan pengobatan Sahrul dapat terjamin.

Menurut Sulistiyo, kasus yang dialami Sahrul menjadi pengingat bahwa masih banyak masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan aktif, terutama para pekerja yang bergantung pada kepesertaan dari tempat kerja.

"Kesehatan adalah hak setiap warga negara. Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan status kepesertaan BPJS dalam kondisi aktif. Jika mengalami kendala, Rekan Indonesia siap hadir untuk mendampingi," tegasnya.

Selain mendampingi proses pengobatan, Rekan Indonesia juga turut membantu keluarga yang saat ini sedang mengurus proses perpindahan administrasi kependudukan dari Jawa Tengah ke Tangerang Selatan.

Kehadiran Rekan Indonesia dalam kasus ini kembali menunjukkan pentingnya solidaritas sosial di tengah masyarakat, terutama bagi warga yang sedang menghadapi kondisi darurat kesehatan.