- PRSI Sumut Perkuat Edukasi Teknologi Lewat Program Robotika Untuk Negeri di Nias
- Dangdut Pecah di Halal Bihalal Sidoarjo Damai Bersatu, Warga Gedangan Bergoyang Tanpa Henti
- DPR Soroti Minimnya Dukungan Negara, Studio Alam Gamplong Jadi Simbol Perjuangan UMKM Kreatif
- Lebih Hemat, Lebih Sehat: Air PAM Jaya Kurangi Beban Warga
- Lebaran Betawi 2026 Digelar di Lapangan Banteng, Sekda DKI: Momentum Perkuat Persatuan Warga
- Tak Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal JKB Jadi Ajang Strategi Jaga NKRI
- Di Balik Gugurnya Prajurit TNI, Kritik Muhammad Husein Menyasar Arah Diplomasi Indonesia
- Budi Mulyawan Desak Penataan Total Perfilman Indonesia Lewat Jakarta Millennial Film Festival 2026
- Iran Tegaskan Dukungan ke Hizbullah, Kirim Pesan Langsung ke Sekjen Baru
- Data DBD Dinilai Bias, Rekan Indonesia DKI: Kita Melawan Wabah Dengan Peta Yang Salah
Tak Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal JKB Jadi Ajang Strategi Jaga NKRI

Keterangan Gambar : JKB akan menggelar Halal Bihalal (HBH), Minggu, 5 April 2026, di Penjaringan, Jakarta Utara.
BERNUSA.COM, Jakarta, – Di tengah meningkatnya tantangan terhadap persatuan bangsa, organisasi kemasyarakatan Jembatan Kemajuan Bangsa (JKB) mengambil langkah strategis dengan menggelar Halal Bihalal (HBH), Minggu, 5 April 2026, di Penjaringan, Jakarta Utara.

Baca Lainnya :
- Charly Van Houten Meriahkan Buka Puasa Ayo Jaga Jakarta, 100 Yatim Terima Bingkisan0
- Aga Khan: Pekat IB Harus Jadi Tempat Berlindung Masyarakat Indonesia 0
Kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi pasca-Lebaran, tetapi menjadi momentum konsolidasi besar untuk memperkuat peran organisasi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Seluruh jajaran pengurus JKB, mulai dari tingkat pusat hingga daerah se-DKI Jakarta, dijadwalkan hadir dalam acara tersebut.
Ketua Pelaksana HBH, Robert Siagian, menegaskan bahwa kegiatan ini digelar sebagai respons terhadap dinamika sosial, ekonomi, hingga politik yang dinilai semakin kompleks.
“Ke depan, tantangan terhadap bangsa ini tidak ringan. Ada berbagai potensi yang bisa mengganggu persatuan dan kesatuan. Karena itu, JKB harus memperkuat barisan,” ujarnya.
Ia menekankan, Halal Bihalal ini juga menjadi ruang mempererat hubungan antara organisasi dengan pemerintah serta aparat keamanan seperti TNI dan Polri.
Tak hanya itu, JKB juga menegaskan komitmennya dalam menangkal penyebaran paham radikalisme dan intoleransi hingga ke level masyarakat paling bawah.
“Kita ingin memastikan nilai persatuan tetap hidup sampai ke tingkat RT dan RW. Ini penting untuk menjaga NKRI tetap kokoh,” tambahnya.
Sejumlah pejabat dari unsur pemerintah dan aparat keamanan dijadwalkan hadir untuk memberikan arahan, di antaranya dari Kesbangpol DKI Jakarta, Polda Metro Jaya, hingga Korem 052.
Melalui kegiatan ini, JKB ingin menegaskan posisinya sebagai bagian dari kekuatan masyarakat sipil yang aktif menjaga stabilitas nasional.(AS/BN).
_-_Copy.png)






_(1).png)

.jpg)

