- Ratusan Buruh Kepung Kemenaker, Desak Pemerintah Hentikan Gelombang PHK Nasional
- Polres Gresik Libatkan Ratusan Personel Layanan Pengamanan Haul Habib Abu Bakar Assegaf ke-71
- IPDA Zulhamsyah Putra Resmi Dilantik, Sosok Polisi Humanis Kebanggaan Polda Kepri
- Bupati Pimpin Apel Pagi, Jadi Momentum Penguatan Kinerja Aparatur Dinas PUPR
- FGD Indeks Ketahanan Daerah 2026 Jadi Wadah Validasi Data Ketahanan Daerah
- Sertijab Walikota Jaksel, Syafrin Liputo: Kita Adalah Pelayan Masyarakat
- Humas Polres Lingga Bersama IJTI Kepri Ajak Santri Berkreasi Melalui Lomba Hari Bhayangkara ke-80
- Di Tengah Lonjakan Utang Global, SBY Tekankan Keseimbangan Pertumbuhan dan Keberlanjutan
- Kasus Nadiem dan Rasa Keadilan Publik
- Ketika Darurat (Buatan) Menjadi Kekuasaan (Tanpa Batas)
Lebaran Betawi 2026 Digelar di Lapangan Banteng, Sekda DKI: Momentum Perkuat Persatuan Warga

Keterangan Gambar : Sekda DKI Jakarta, Uus Kuswanto Kus
Jakarta — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan penyelenggaraan Lebaran Betawi 2026 akan digelar pada 10–12 April di Lapangan Banteng. Kegiatan tahunan ini kembali dihadirkan sebagai ruang pertemuan budaya sekaligus memperkuat kohesi sosial warga ibu kota.
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Uus Kuswanto, menegaskan bahwa Lebaran Betawi bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian penting dari upaya merawat identitas lokal di tengah dinamika Jakarta sebagai kota metropolitan.
“Lebaran Betawi menjadi momentum untuk mempererat persatuan masyarakat sekaligus menjaga warisan budaya Betawi agar tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman,” ujar Uus dalam keterangannya.
Baca Lainnya :
- Menata Ulang Bantar Gebang: Antara Tragedi dan Tanggung Jawab Tata Kelola.0
- PAM Jaya Targetkan Akses Air Bersih 100 Persen di Jakarta pada 20290
- Ketua PW. Formula DKI Jakarta Apresiasi Ketua Umum FLO, Mengajak Ormas Untuk Jaga Jakarta 0
- Elva PSI Bicara Pentingnya Psikolog Anak dan Guru Bimbingan Konseling di Jakarta0
- Charly Van Houten Meriahkan Buka Puasa Ayo Jaga Jakarta, 100 Yatim Terima Bingkisan0
Menurutnya, penyelenggaraan tahun ini dirancang lebih inklusif dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Tidak hanya komunitas Betawi, kegiatan ini juga terbuka bagi seluruh warga Jakarta sebagai bentuk perayaan kebersamaan pasca-Idulfitri.
Rangkaian acara akan mencakup kegiatan religius, pertunjukan seni tradisional, hingga aktivitas sosial yang mencerminkan nilai gotong royong dan kekeluargaan. Pemerintah Provinsi DKI juga mendorong partisipasi aktif masyarakat agar Lebaran Betawi menjadi ruang interaksi lintas budaya.
Lebih lanjut, Uus menyebut bahwa keberlanjutan acara ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam melestarikan budaya lokal di tengah tantangan modernisasi. Ia menilai, identitas budaya merupakan fondasi penting dalam menjaga karakter Jakarta sebagai kota yang beragam namun tetap memiliki akar yang kuat.
“Jakarta ini besar karena keberagamannya. Lewat Lebaran Betawi, kita ingin memastikan bahwa nilai-nilai kebersamaan tetap terjaga,” katanya.
Dengan lokasi strategis di pusat kota, penyelenggaraan Lebaran Betawi 2026 diharapkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat sekaligus menjadi etalase budaya Betawi bagi publik yang lebih luas.
_-_Copy.png)




.jpg)



_(1).png)

