- Transformasi Besar Stasiun Gambir Dimulai, KAI Investasi Rp1 Triliun dari Dana Internal
- Heikal Safar SH Dukung TNI Menolak Backingin Koruptor.!! Saat Polisi Geledah 12 Lokasi Terkait 3 Kasus Korupsi Raksasa
- Maman Abdurrahman: AI Bukan Lagi Masa Depan, Kini Jadi Kebutuhan UMKM Indonesia
- Walikota Munjirin Resmikan Bank Sampah Pintar Kemilau, Perkuat Gerakan Pilah Sampah di Pulo Gadung
- Partai Buruh Jogyakarta Sambangi Akademisi UGM, Bahas Arah Kebijakan UU Ketenagakerjaan
- Dirut PAM JAYA: Infrastruktur Air Tangguh Jadi Kunci Ketahanan Air Nasional
- Dosen Hukum Trisakti: Anggota DPRD DKI HK Ancam Polisi Bisa Diproses Pidana
- Peran Strategis Dinas PPKUKM DKI Jakarta di Tengah Krisis Ekonomi Global
- Hari Bhayangkara Ke-80, BEMNUS Dorong Polri Profesional, Transparan Dan Humanis
- Farida Farichah Dorong Mahasiswa Jadi Wirausaha, Koperasi Jadi Motor Ekonomi Desa
Transformasi Besar Stasiun Gambir Dimulai, KAI Investasi Rp1 Triliun dari Dana Internal

Keterangan Gambar : Stasiun Gambir.
BERNUSA.COM, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengumumkan rencana transformasi besar-besaran Stasiun Gambir, Jakarta, melalui proyek revitalisasi senilai Rp1 triliun. Pengembangan tersebut bertujuan menjadikan Stasiun Gambir sebagai pusat transportasi modern yang terintegrasi dengan ruang publik ikonik di kawasan Monumen Nasional (Monas).
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, mengatakan seluruh pembiayaan proyek berasal dari kas internal perusahaan tanpa menggunakan pendanaan eksternal. Menurutnya, investasi tersebut merupakan bagian dari strategi pengembangan bisnis KAI di luar layanan inti transportasi kereta api.
"Anggaran yang disiapkan mencapai Rp1 triliun. Kami mendanai sendiri karena ini adalah murni langkah bisnis," ujar Bobby, Kamis (9/7/2026).
Baca Lainnya :
- Walikota Munjirin Resmikan Bank Sampah Pintar Kemilau, Perkuat Gerakan Pilah Sampah di Pulo Gadung0
- Dirut PAM JAYA: Infrastruktur Air Tangguh Jadi Kunci Ketahanan Air Nasional0
- Peran Strategis Dinas PPKUKM DKI Jakarta di Tengah Krisis Ekonomi Global0
- GMNI DKI Tuntut Kemenhan-TNI: Jangan Lindungi Kolonel Koruptor!0
- Baznas Bazis Jakarta Timur Serahkan Rumah Layak Huni bagi Keluarga Penerima Manfaat di Makasar0
Revitalisasi dijadwalkan mulai dikerjakan pada akhir 2026 dan ditargetkan rampung pada 2028. Pengembangan tidak hanya berfokus pada peningkatan layanan kereta api, tetapi juga menghadirkan pengalaman baru bagi masyarakat dan pengguna jasa transportasi.
KAI ingin menjadikan Stasiun Gambir sebagai "teras" kawasan Monas, sehingga masyarakat dapat menikmati panorama ikon ibu kota dengan lebih nyaman melalui konsep in-journey experience.
Menurut Bobby, selama ini kawasan Monas belum memiliki ruang publik yang benar-benar menjadi titik pandang utama bagi pengunjung. Karena itu, wajah baru Stasiun Gambir diharapkan mampu menjadi pintu gerbang sekaligus ruang terbuka yang memperkuat daya tarik kawasan tersebut.
Selain mendukung mobilitas antarkota dan perkotaan, revitalisasi juga akan mengintegrasikan berbagai fasilitas pendukung seperti area kuliner, ritel, dan ruang publik yang lebih ramah bagi masyarakat.
Dengan lokasinya yang berada di jantung Jakarta, Stasiun Gambir akan diposisikan sebagai simpul transportasi modern yang menghubungkan perjalanan kereta api dengan aktivitas perkotaan dan destinasi wisata nasional.
Melalui proyek ini, KAI berharap Stasiun Gambir tidak hanya menjadi tempat keberangkatan dan kedatangan penumpang, tetapi juga menjadi landmark baru yang memperkuat citra Jakarta sebagai ibu kota yang modern, nyaman, dan terintegrasi.(AS/BN).
_-_Copy.png)








_(1).png)

