Wamen HAM: Penguatan Budaya HAM Harus Dimulai dari Generasi Muda

By Goenk1975 16 Jul 2026, 23:03:20 WIB Nusantara
Wamen HAM: Penguatan Budaya HAM Harus Dimulai dari Generasi Muda

Keterangan Gambar : Wamenham, Mugiyanto (foto hasil olahan )


Bernusa.com. BEKASI – Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) Mugiyanto menegaskan bahwa penguatan budaya penghormatan terhadap hak asasi manusia (HAM) harus dimulai dari generasi muda. Hal itu disampaikannya saat memberikan kuliah umum dalam kegiatan President Model United Nations (PresMUN) 2026 di President University, Bekasi. 

Dalam pemaparannya, Mugiyanto mengatakan Kementerian HAM terus memperkuat komitmen membangun budaya penghormatan HAM bersama kalangan muda. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam memastikan nilai-nilai HAM tidak hanya dipahami sebagai konsep, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

"Penguatan budaya penghormatan HAM bersama anak-anak muda adalah sebuah keharusan," ujar Mugiyanto. 

Baca Lainnya :

Pada kesempatan tersebut, Mugiyanto menjelaskan arah kebijakan HAM Indonesia, mulai dari penguatan kelembagaan Kementerian HAM hingga upaya mempersempit kesenjangan antara komitmen HAM di tingkat internasional dengan implementasinya di tingkat nasional maupun daerah.

Ia menekankan bahwa ratifikasi berbagai instrumen HAM internasional harus diikuti dengan manfaat nyata yang dapat dirasakan masyarakat. Menurutnya, komitmen internasional tidak akan memiliki makna apabila tidak diwujudkan dalam kebijakan dan pelayanan yang berpihak kepada hak-hak warga negara.

Sebagai informasi, Indonesia telah meratifikasi delapan dari sembilan instrumen utama HAM internasional. Capaian tersebut, menurut Mugiyanto, perlu diiringi dengan implementasi yang semakin efektif di berbagai sektor pembangunan. 

Lebih lanjut, Mugiyanto menegaskan bahwa HAM bukanlah konsep asing bagi bangsa Indonesia. Ia menyebut nilai-nilai penghormatan terhadap martabat manusia telah hidup dalam sejarah dan budaya Nusantara sejak masa Kerajaan Sriwijaya serta telah tercermin dalam konstitusi Indonesia, bahkan sebelum Perserikatan Bangsa-Bangsa mengadopsi Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia.

Melalui dialog bersama mahasiswa, Wamen HAM berharap lahir generasi yang tidak hanya memahami prinsip-prinsip HAM, tetapi juga mampu menjadi penggerak dalam membangun budaya penghormatan hak asasi manusia di Indonesia.