Kang Heru CN : Momentum Lebaran Idul Fitri 1447H/2026M, Ketum Parpol Berebut Mendekat Ingin Berduet Dengan Presiden Prabowo Di Pilpres 2029

By Ichsan 26 Mar 2026, 17:54:21 WIB Politik
Kang Heru CN : Momentum Lebaran Idul Fitri 1447H/2026M, Ketum Parpol Berebut Mendekat Ingin Berduet Dengan  Presiden Prabowo Di Pilpres 2029

JAKARTA, Pengamat Ekonomi, Sosial, Politik dan Budaya  ( Ekosospolbud)  yang  juga Politisi Senior Partai Amanat Nasional ( PAN) H. Heru Cipto Nugroho biasa di panggil Kang Heru CN atau Den Heru. Ketika ditanya oleh sejumlah awak media dikantornya  kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis 26 Maret 2026.

Terkait pandangannya terhadap kepemimpinan Pemerintah Presiden Prabowo Subianto  dan peta politik nasional kedepannya. Pasalnya menurut beberapa hasil Survey Perpolitikan Nasional bahwa Presiden Prabowo Subianto masih tinggi untuk di percaya menjadi Presiden RI kembali pada Pilpres periode 2029 sd 2034 mendatang.

Kang Heru CN dengan tegas menjawab di momentum Lebaran Idul Fitri 1447H/2026M ini, nampaknya semua pimpinan  Partai Politik (Parpol) secara politis mendekati Partai Gerindra untuk mencari perhatian Presiden Prabowo untuk dijadikan pendamping sebagai Calon Wakil Presiden pada pesta demokrasi Pilpres 2029 mendatang.

Baca Lainnya :

Menurut Kang Heru CN dari hasil pengamatannya  sudah ada 7 Calon Wapres dari berbagai Parpol yang sangat serius ingin berdampingan dengan  Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, diantaranya yakni :

Yang pertama  Cawapres dari Partai Amanat Nasional ( PAN) Partai yang  dianggap selama ini yang paling Setia selalu ikut mendampingi Presiden  Probowo baik dalam kondisi Duka maupun Suka secara otomatis  Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan biasa disapa Zulhas yang siap menjadi Calon kuat Wakil Presiden mendampingi Presiden Prabowo.

Lanjut  Kang Heru CN  yang kedua Cawapres dari Partai Golkar adalah Partai tertua ini Walau berebut Ketum tapi selalu bisa berdampingan dan mau dirangkul yang selalu ikut dalam pemerintahan, kemungkinan Cawapres dari internal Partai Golkar yang akan diusungnya Ketum Golkar Bahlil, bisa juga Menteri Airlangga, Anggota DPR RI, Bansoet dan Anindya Bakri, ataupun bisa juga kalau dari eksternal Partai Golkar  seperti Wakil Presiden RI, Mas Gibran atau Anggota DPR RI, Mbak Titiek Soeharto tentunya dengan proses Diel- diel politiknya.

Sedangkan Partai Demokrat di pastikan akan mengusung Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudoyono atau AHY karena partai Demokrat dinilai masih sangat Solid.

Sementara itu dari Partai Nasdem dan PKS kalau ingin menguasai Parlemen pasti menyodorkan mantan Panglima Jenderal TNI ( Purn) Gatot Nurmantyo.

"Gatot Nurmantiyo bisa saja menjadi Cawapres untuk mendampingi Presiden Prabowo asalkan bisa Diel politik antara Partai Nasdem dengan  PKS , " Tegas Kang Heru CN.

Sementara itu kata Kang Heru CN kalau dari Partai PKB  kemungkinan Cawapresnya  mengusung Ketumnya, Cak Muhaimin Iskandar  akan tetapi sangat kecil  bisa terpilih bergandengan dengan Presiden  Prabowo Subianto.

Sedangkan dalam Pertemuan Prabowo Subianto  dengan Ketum PDIP, Megawati beberapa waktu yang lalu diperkirakan juga melakukan  bergening, untuk mendampingi Presiden Prabowo kemungkinan Ketum PDIP mengajukan  Cawapresnya Ketua DPR RI, Puan Maharani ataupun Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Mantan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo serta Mantan Ketua MK, Manfud MD,

"Sedangkan Partai yang ketujuh adalah dari internal Partai Gerindra sendiri mengusung Calon Wakil Presiden untuk mendampingi Presiden Prabowo diantaranya yakni : ada Ketua MPR RI, Ahmad Muzani,  ada juga Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad dan Anggota DPR RI, Titiek Soeharto.

"Adapun salah satu dari mereka bertiga Cawapres dari Partai Gerindra yang bisa maju untuk mendampingi Presiden Prabowo Subianto pada Pilpres 2029 Mendatang tentunya semua itu asalkan mendapatkan Rekomudasi dari Koalisi Partai Politik (Parpol) Lainnya. Seperti : Partai Nasdem, Golkar dan PKS, " pungkasnya.

Editor : (Re/San).