Menkop Dorong KSP TLM Indonesia Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Dengan KDKMP

By Achmad Soleh 26 Apr 2026, 17:53:15 WIB Bisnis
Menkop Dorong KSP TLM Indonesia Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Dengan KDKMP

Keterangan Gambar : Menkop Ferry Juliantono pada pembukaan RAT KSP TLM Indonesia Ke-XV di Kupang, NTT, Sabtu malam (25/4/2026).


BERNUSA.COM, Kupang - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi pada Koperasi Simpan Pinjam Tanaoba Lais Manekat (KSP TLM) Indonesia di Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Ke-XV Tahun Buku 2025. 

Berdasarkan catatannya, KSP TLM Indonesia menjadi salah satu koperasi yang sukses dalam menjalankan kegiatan usahanya. Total aset KSP TLM Indonesia tercatat mencapai Rp1,38 triliun, dengan pendapatan usaha Rp380,97 miliar dan Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp172,75 miliar. Dari sisi keanggotaan, jumlah anggota meningkat signifikan menjadi 340.117 orang. Pertumbuhan ini menegaskan kepercayaan masyarakat terhadap koperasi.

Menkop Ferry menyatakan dengan catatan positif tersebut menandakan bahwa di era modern seperti saat ini, koperasi masih tetap menjadi andalan bagi perekonomian dan mampu berkontribusi bagi masyarakat. Praktik baik dari KSP TLM Indonesia tersebut sangat layak menjadi model percontohan bagi koperasi-koperasi lainnya di Indonesia.

Baca Lainnya :

"Capaian tersebut menunjukkan bahwa KSP TLM Indonesia bukan hanya tumbuh secara angka, tetapi juga tumbuh dalam kepercayaan anggota, tata kelola, dan kontribusi terhadap ekonomi masyarakat," kata Menkop Ferry dalam sambutannya pada pembukaan RAT KSP TLM Indonesia Ke-XV di Kupang, NTT, Sabtu malam (25/4/2026).  

Ia menegaskan Kementerian Koperasi (Kemenkop) komitmen untuk mendorong kemajuan dan pengembangan koperasi di Indonesia terutama Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang saat ini ditetapkan sebagai program strategis nasional oleh Presiden Prabowo Subianto. Menkop Ferry menegaskan bahwa KDKMP menjadi strategi utama dalam membangun ekonomi nasional dari desa atau pinggiran.

Menurutnya, KSP TLM Indonesia memiliki kapasitas kelembagaan dan jaringan usaha yang strategis untuk mendampingi dan membantu KDKMP di Kupang agar bisa operasionalisasi dapat berjalan optimal. 

"Di NTT saat ini ada 1.399 unit (KDKMP) yang sedang dibangun dan sudah selesai sekitar 40 unit. Nanti pada saat operasional kita akan dorong agar KDKMP juga dapat menyuplai kebutuhan bahan baku dan bermitra dengan SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) untuk program MBG (Makan Bergizi Gratis)," ujarnya.

Menkop Ferry juga menegaskan bahwa sinergi dengan Pemerintah Daerah NTT akan terus diperkuat terutama dalam upaya membangun ekosistem koperasi yang terintegrasi melalui pembangunan pusat distribusi di tingkat Kecamatan/ Kabupaten. Melalui pusat distribusi ini diharapkan seluruh kebutuhan dari produk-produk yang akan dipasarkan melalui KDKMP di setiap desa dapat terpenuhi. 

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena juga memberikan apresiasi atas capaian KSP TLM Indonesia yang dinilai sebagai koperasi terbaik di NTT. Menurutnya, berbagai ukuran kinerja menunjukkan TLM patut menjadi inspirasi bagi koperasi lain di daerah. Ia mendorong agar KSP TLM dapat terus berkembang dengan masuk ke sektor produktif demi keberlanjutan usahanya di masa mendatang.

“TLM harus berani keluar dari zona nyaman, kami berharap TLM Indonesia untuk spin off atau mengembangkan produksi agar bisa mengamankan anggota dan usaha dalam jangka panjang,” ujar Emanuel Melkiades Laka Lena.

Pemerintah daerah bersama pemerintah pusat melalui Kemenkop menegaskan komitmennya untuk memajukan koperasi di NTT melalui sinergi dengan KDKMP. Sinergi antara KDKMP dengan NTT Mart juga akan dilakukan oleh Pemerintah Daerah untuk memastikan produk lokal dapat dipasarkan dengan baik dan memberi nilai tambah bagi masyarakat.

“Kita akan mensinergikan NTT Mart dengan KDKMP agar produk lokal bisa dijual dengan harga pantas dan diterima pasar,” tegas Gubernur NTT. 

Direktur Utama KSP TLM Indonesia Zelsy N. W. Pah, menegaskan komitmen pengurus untuk terus meningkatkan kapasitas usaha koperasi di tahun 2026. Program baru yang akan diluncurkan adalah pinjaman pendidikan bagi anggota agar anak-anak mereka dapat menempuh pendidikan hingga perguruan tinggi tanpa terhalang biaya. Selain itu, koperasi juga berencana membuka dua cabang baru di Bali, melakukan pemekaran kantor cabang di NTT dan Sulawesi Tengah, serta melaksanakan transformasi digital.

Zelsy menegaskan dengan mayoritas anggotanya adalah perempuan yang disiplin, berdedikasi, dan pekerja keras ia optimis KSP TLM Indonesia akan tumbuh semakin besar dan menjadi tumpuan bagi perekonomian masyarakat terutama di NTT.(AS/BN).